Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH SIMULASI FIRST AID KEGAWATDARURATAN KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN PENANGANAN FRAKTUR Dessy Suswitha; Dewi Rury Arindari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.369

Abstract

Latar belakang: Kegawatdaruratan merupakan suatu keadaan di mana seseorang berada pada suatu kondisi ancaman kematian yang memerlukan pertolongan segera guna menghindari kecacatan dan kematian. Upaya untuk mengurangi dampak negatif dari kasus kegawatdaruratan adalah dilakukan Pendidikan kesehatan dengan simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan diketahuinya Pengaruh  Simulasi First Aid Kegawatdaruratan kecelakaan Terhadap Pengetahuan penanganan fraktur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah semua mahasiswa tingkat II Prodi DIII Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang berjumlah 71 siswa. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa dengan teknik sampel random sampling. Pengumpulan data penelitianmenggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji t-test. Hasil: Penelitian: uji paired sample t-test pengetahuan sebelum simulasi First Aid Kegawatdaruratan dengan rata- rata 76,19, standar deviasi 9,690 dengan nilai minimal 63 dan nilai maksimal 89, hasilpaired sample t-test pengetahuan sesudah dilakukan simulasi First Aid Kegawatdaruratan dengan rata- rata 85,62, standar deviasi 7,420 dengan nilai minimal 68 dan nilai maksimal 100. terdapat pengaruh Simulasi First Aid Kegawatdaruratan kecelakaan terhadap Pengetahuan penanganan fraktur p-value= 0,000< α = 0,05. Saran: Disarankan peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan melihat efektivitas penggunaan metode simulasi yang telah dibentuk menjadi suatu kurikulum atau program yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan siswa. Kata Kunci: Pengetahuan, simulasi first aid kegawadaruratan, pertolongan pertama fraktur
Efektifitas Penggunaan Electricblanketpada Pasien Yang Mengalami Hipotermi Post Operasi Di Instalasi Bedah Sentral (Ibs) Rumah Sakit Umum Daerah Palembang Bari Tahun 2018 Dessy Suswitha
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v8i1.1067

Abstract

Perubahan fisiologis pada tubuh pasien yang menjalani pembedahan menurut Brunner Suddarth(2002) dapat berupa penurunan suhu tubuh atau hipotermi. Hipotermi merupakan keadaan suhu tubuh berada dibawah batas normal fisiologis, yaitu 36,6oC – 37,5oC.Hipotermi dapat terjadi pada pasien yang mengalami pembedahan dan disebabkan oleh beberapa faktor. Penanganan yang bisa diberikan untuk mengatasi permasalah hipotermi tersebut diantaranya dengan pemberian selimut hangat elektrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas  penggunaan electric blanket dalam mengatasi hipotermi pada pasien post operasi. Penelitian di laksanakan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Palembang BARIpada tanggal 15 Juni – 27 Juni 2018.Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan Posttest Only Control Group Design, dan menggunakan sampel sebanyak 22 responden yang terdiri dari 11 responden
PENGARUH SIMULASI FIRST AID KEGAWATDARURATAN KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN PENANGANAN FRAKTUR Dessy Suswitha; Dewi Rury Arindari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.909

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Kegawatdaruratan merupakan suatu keadaan di mana seseorang berada pada suatu kondisi ancaman kematian yang memerlukan pertolongan segera guna menghindari kecacatan dan kematian. Upaya untuk mengurangi dampak negatif dari kasus kegawatdaruratan adalah dilakukan Pendidikan kesehatan dengan simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan diketahuinya Pengaruh  Simulasi First Aid Kegawatdaruratan kecelakaan Terhadap Pengetahuan penanganan fraktur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah semua mahasiswa tingkat II Prodi DIII Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang berjumlah 71 siswa. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa dengan teknik sampel random sampling. Pengumpulan data penelitianmenggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji t-test. Hasil: Penelitian: uji paired sample t-test pengetahuan sebelum simulasi First Aid Kegawatdaruratan dengan rata- rata 76,19, standar deviasi 9,690 dengan nilai minimal 63 dan nilai maksimal 89, hasilpaired sample t-test pengetahuan sesudah dilakukan simulasi First Aid Kegawatdaruratan dengan rata- rata 85,62, standar deviasi 7,420 dengan nilai minimal 68 dan nilai maksimal 100. terdapat pengaruh Simulasi First Aid Kegawatdaruratan kecelakaan terhadap Pengetahuan penanganan fraktur p-value= 0,000< α = 0,05. Saran: Disarankan peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan melihat efektivitas penggunaan metode simulasi yang telah dibentuk menjadi suatu kurikulum atau program yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan siswa. Kata Kunci: Pengetahuan, simulasi first aid kegawadaruratan, pertolongan pertama fraktur