Muhammad Rizki
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Deep Learning Menggunakan Arsitektur Long Short Term Memory(LSTM) Untuk Prediksi Curah Hujan Kota Malang Muhammad Rizki; Setio Basuki; Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol 2 No 3 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i3.470

Abstract

Tidak selamanya cuaca di Indonesia berjalan dengan normal atau sesuai dengan musimnya, cuaca sering berubah secara tiba-tiba setiap saat karena ada faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan dan peningkatan curah hujan. perkiraan cuaca sangatlah dibutuhkan dan sangat bermanfaat olah berbagai pihak karena bisa menjadi acuan bagi berbagai kalangan untuk menjalani kegiatan mereka sehari-hari. Penelitian dilakukan menggunakan metode Deep Learning karena dari beberapa penelitian sebelumnya yang menggunakan Deep Learning dalam kasus yang berbeda mampu menghasilkan akurasi diatas 85%. Deep learning adalah jaringan yang terdiri dari beberapa layer. Layer-layer tersebut berasal dari kumpulan node-node. Arsitektur yang digunakan yaitu Long Short Term Memory(LSTM) karena pada penelitian-penelitian sebelumnya menggunakan LSTM dalam kasus yang berbeda mendapat hasil yang baik yaitu RME yang dihasilkan kecil. LSTM memiliki struktur seperti rantai dan struktur pada tiap sel terdapat 3 gate yaitu forget gate, input gate, dan output gate. Oleh karena itu, perhitungan yang dilakukan lebih kompleks ditambah lagi dengan Deep Learning diharapkan mendapat hasil yang lebih akurat. Data yang digunakan yaitu data curah hujan kota Malang yang berasal dari BMKG.
Political Ecology of Environmental Conflict in the Tumpang Pitu Gold Mining, Indonesia Muhammad Rafael; Muhammad Rizki; Abiyyu Imamul; Rafli Muhammad; Iradhad Taqwa Sihidi
Internasional Journal of Politics and Public Policy Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Konsultan Surya Buanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70214/snmc8q12

Abstract

This study examines environmental conflict surrounding the Tumpang Pitu gold mine in Banyuwangi through a Political Ecology perspective. The conflict, ongoing since the start of mining operations, reflects not merely technical environmental impacts but unequal power relations among the state, corporations, and local communities. Using a qualitative document-based approach, data were drawn from government policies, Environmental Impact Assessment (EIA) documents, civil society reports, media coverage, and relevant academic literature. Thematic analysis was applied, employing the Environmental Justice framework to assess distributive injustice, procedural exclusion, and the lack of recognition of affected communities’ rights. Findings show that mining governance prioritized economic growth and investment security, while ecological sustainability and meaningful public participation were marginalized. Licensing and EIA processes were largely formalistic, restricting community involvement and overlooking ecological risks to coastal ecosystems and local livelihoods.