Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR RISIKO KELELAHAN KERJA PETUGAS INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM PAMBALAH BATUNG AMUNTAI Eka Handayani; Meilya Farika Indah; Muhammad Ferdi Fahdila
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.478 KB) | DOI: 10.35747/jmr.v2i1.317

Abstract

Beberapa penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI didapat 30-40% masyarakat pemberi jasa layanan kesehatan yang bersifat teknis dan beroperasi selama 8-24 jam sehari mengalami kelelahan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada Mei sampai Juli 2018 di Instalasi Farmasi RSUD Pambalah Batung Amuntai dengan jumlah populasi sebanyak 34 responden dan sampel diambil dari seluruh populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur (0,013), shift kerja (0,026) dan waktu kerja (0,026) dengan kelelahan kerja dengan nilai p <0,05 dan tidak ada hubungan antara status gizi (0, 634) dan masa kerja (0,079) petugas dengan kelelahan kerja petugas di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Pambalah Batung Amuntai dengan nilai p >0,05. Disarankan untuk memberikan edukasi kepada petugas farmasi mengenai kelelahan kerja dan melakukan jadwal ulang shift kerja petugas agar memiliki waktu istirahat yang memadai.
Treatment Self Healing di Era Pandemi Covid-19 Pada Anak-Anak di Yayasan Ruang Pelita Kalimantan Norsita Agustina; Meilya Farika Indah; Asrinawaty; Eddy Rahman; Chandra; Zuhrupal Hadi; Hilda Irianty; Norfai
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 2 No 2 (2022): I-Com: Indonesian Community Journal (Agustus 2022)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.571 KB) | DOI: 10.33379/icom.v2i2.1465

Abstract

Permasalahan di masa pandemi covid-19 sangat bervariasi  yang dialami oleh anak-anak dan orangtua. Salah satu permasalahan yang sering muncul pada proses pembelajaran di kalangan anak-anak selama pandemi adalah masalah psikologis seperti perasaan gelisah, dan juga tidak percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sehingga timbul rasa bosan yang disebabkan karena pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada anak-anak dan orangtua dalam mengatasi problematika di masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui Dongeng anak yang diikuti oleh anak-anak di Yayasan Ruang Pelita Kalimantan. Saran yang diharapkan melalui treatment self healing anak-anak dan orangtua ini adalah mereka mampu mengatasi kondisi psikologis yang dihadapai serta diharapkan peran orangtua untuk berkomunikasi dengan baik dengan anaknya dalam mengatasi stress selama belajar online.
Pemberdayaan Masyarakat pada Kelompok Belajar PKBM dalam Pembuatan Lulur Tradisional Berbahan Baku Kayu Bangkal untuk Kesehatan Kulit Chandra Chandra; Eddy Rahman; Meilya Farika Indah; Norsita Agustina; Deni Suryanto
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i1.1020

Abstract

As we age, the skin will undergo an aging process. Aging is caused by sharing factors both from inside and outside the body. The benefits of scrubbing ingredients from kuyu bangkal can soften and smooth the texture of the skin, making it more supple and soft to the touch. This scrub is believed to be able to remove dirt, excess oil, and dead skin cells from the skin, thus making the skin feel fresher and cleaner. Bangkal wood is a material that is often found in the community, the use of bangkal wood scrub for beauty is still very minimal known to the public. Bangkal scrubs are the basic ingredient in the tradition of the balulur of the Banjar tribe community which is currently decreasing. The purpose of this study is to describe the processing and application of bangkal scrubs in the Banjar tribal balulur tradition. The target of this activity is the Al Azhar PKBM study group in Banjarmasin City. The method is by providing training/demonstration in making scrubs made from bangkal wood. The results of community service activities are enthusiastic partners in the implementation of these activities and this activity is carried out pre and post test with the results obtained by pretest of 60% and post test of 95% so that they can find out how to make bangkal wood scrubs where the raw materials are products of local wisdom in the local area and partners get skills to make bangkal wood scrubs. The conclusion in this activity is that partners have gained increased knowledge about the benefits of bangkal wood for scrubs