Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS VIII MTS SABILAL AKHYAR KWALA BEGUMIT putri fadilah; Arsip Perangin angin; Sri Ulina Beru Ginting; Ardian Abdi
Jurnal Serunai Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SERUNAI PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jspk.v10i2.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas VIII Mts Sabilal Akhyar Kwala Begumit  tahun pelajaran 2020-2021. Jenis penelitan ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII Mts Sabilal Akhyar Kwala Begumit. Dengan teknik Random Sampling, diperoleh dua kelas sebagai sampel diperoleh yaitu kelas eksperimen (VIII-D) dan kelas kontrol (VIII-B). Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dengan bentuk pilihan berganda. Soal pilihan berganda yang diberikan kepada siswa berjumlah 15 soal setelah dilakukan perlakuan yang berbeda. Sehingga dapat diperoleh nilai rata2 postes kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitan menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 85,40 dengan standar deviasi 19,36 dan nilai rata-rata postes kelas kontrol 66,34 dengan standar deviasi 10,10. Hasil uji prasyarat data postes menyatakan sampel terdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji t. Dari hasil uji t dapat ditarik kesimpulan bahwasannya dalam penelitian ini ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran group investigation terhadap hasil belajar PPKn kelas VIII Mts Sabilal Akhyar Kwala Begumit.
NILAI ETIKA PADA NOVEL “JIKA KITA TAK PERNAH JADI APA-APA” KARYA ALVI SYAHRIN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMK M Ali Siddiqin; sri ulina beru ginting; Nurul Hasanah
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 20, No 1 (2023): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v20i1.810

Abstract

Nilai etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang arti baik dan buruk, benar dan salah kemudian manusia menggunakan akal dan hati nuraninya untuk mencapai tujuan hidup yang baik dan benar sesuai dengan tujuan yang dikehendaki. Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan nilai etika yang terkandung dalam novel “Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa” Karya Alvi Syahrin dan implikasinya dalam pembelajaran apresiasi sastra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitan ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan mencatat teori-teori yang berkaitan dengan judul dari berbagai referensi untuk diklasifikasikan dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Nilai etika yang terdapat  dalam novel “Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa” yaitu nilai religius, nilai moral dan nilai sosial. Nilai religius yang ditemukan dalam novel “Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa” berupa aspek beribadah, berdoa, bersyukur. Kemudian pada nilai moral yang ditemukan berupa aspek kejujuran, kesetiaan, keberanian, pantang menyerah, pengorbanan, kemandirian. Terakhir nilai sosial yang ditemukan berupa aspek sikap peduli dan kerjasama. (2) Hasil analisis nilai etika dapat digunakan sebagai pembelajaran apresiasi sastra di SMK.  
PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS CERITA PENDEK MELALUI PENGALAMAN DIRI SENDIRI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 101901 LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2024-2025 Dwi Nofita Sari; Risnawaty; Sutikno; Rahmat Kartolo; Sri Ulina Beru Ginting
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve short story writing competence in fifth grade students of SD Negeri 101901 Lubuk Pakam through the use of personal experiences as the main source in developing ideas. This study uses a descriptive design that aims to collect quantitative data related to students' writing abilities in four main aspects: idea development, characterization of characters, use of plot and conflict, and language and grammar. A total of 35 students participated in short story writing activities based on personal experiences, the results of which were assessed using a rubric that had been prepared by researchers and Indonesian language teachers. The results showed that the average writing ability of students was 90, with the percentage of writing ability per aspect as follows: idea development (85%), character characterization (80%), use of plot and conflict (78%), and language and grammar (82%). These findings indicate that students find it easier to develop ideas and character traits when writing about personal experiences, although some students still have difficulty in organizing complex storylines and using good language. Based on these results, it is concluded that the use of personal experiences as writing materials can significantly improve students' writing skills, in line with the theory that personal experiences can motivate and increase student involvement in writing activities. This study also found that short story writing skills require continuous practice so that students can be more skilled in organizing ideas, building plots, and composing language well. The implication of this study is the importance of teacher guidance in honing students' writing skills, especially in determining ideas, building characters, and composing interesting stories.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA MELALUI METODE DONGENG DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SD NEGERI 107982 LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2024-2025 Imelda Simanullang; Risnawaty; Sutikno; Rahmat Kartolo; Sri Ulina Beru Ginting
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.19563

Abstract

This study aims to improve the speaking skills of third grade students of SD Negeri 107982 Lubuk Pakam through the storytelling learning method. The method used is classroom action research (CAR) with two cycles, each consisting of four stages: planning, action, observation, and reflection. Before the first cycle, a pre-cycle survey was conducted which showed that only 23% of 30 students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM) in speaking skills. In the first cycle, storytelling-based learning was carried out and resulted in an increase in students' speaking skills, with 53% of students achieving KKM. In the second cycle, a modification of learning was carried out with paired exercises, which succeeded in increasing the percentage of students achieving KKM to 83%. The storytelling method has been proven to be able to create an interactive and enjoyable learning atmosphere, as well as improve students' verbal and nonverbal aspects, such as intonation, expression, and eye contact. The results of the study indicate that the storytelling method can be an effective strategy in developing students' speaking skills in Indonesian subjects at the elementary school level.