Rabukit Damanik
STKIP Budidaya

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KORELASI LINIERITAS KUALITAS PELAYANAN DAN AKREDITASI PADA SATUAN TINGKAT PENDIDIKAN SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI KECAMATAN BINJAI UTARA Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (JSAP) MARET 2022
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsap.v11i1.578

Abstract

Korelasi linieritas kualitas pelayanan dan akreditasi pada satuan tingkat pendidikan Sekolah Menegah Pertama  se-kecamatan Binjai Utara. Jenis penelitian ini adalah metode  penelitian korelatif kuantitatif. Jumlah sampel yang didesripsikan sesuai adalah berasal dari lingkungan masyarakat dalam hal ini orang tua siswa SMP Negeri Kecamatan Binjai Utara dengan jumlah 30 [tigapuluh] orang. Purposive sampling adalah metode sampling yang sesuai digunakan untuk menentukan sampel. Agar validitas instrument dapat dinyatakan signifikan maka instrument harus diuji dengan; [1] uji validitas dan [2] uji reabilitas kemudian;  [1] uji nomalitas, [2] uji linearitas, [3] uji hipotesis, [4] uji t dan [5] regresi linear sederhana digunakan untuk teknik analisia data. Setelah dianalisa maka analisis penelitian menunjukkan hasil terdapat korelasi linieritas kualitas pelayanan dan akreditasi pada Satuan Tingkat Pendidikan Sekolah Menegah Pertama  se-Kecamatan Binjai Utara. Analisis ini dapat terlihat dari hasil uji t dengan perolehan t hitung [3,480] > t tabel [2,051] sehungga  H1 diterima dan H0 ditolak. Nilai uji signifikan t variabel bebas [akreditasi sekolah] terhadap variabel terikat [kualitas pelayanan sekolah] adalah 0.00. Maka  apabila nilai signifikan t < 0,005 artinya bahwa penelitian ini mendeskripsikan  terdapatnya  korelasi linieritas antara akreditasi sekolah dengan kualitas pelayanan Sekolah Menengah Peryama se-kecamatan Binjai Utara.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (MARET 2020)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsap.v9i1.252

Abstract

Motivasi berprestasi merupakan daya penggerak untuk mencapai taraf prestasi belajar yang setinggi mungkin demi pengharapan kepada dirinya sendiri. Motivasi berprestasi dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor intern dan ekstern. Ciri-ciri seseorang yang memiliki motivasi berprestasi tinggi antara lain : a) Mempunyai keinginan untuk bersaing secara sehat dengan dirinya sendiri maupun dengan orang lain, b) Mempunyai keinginan bekerja dengan baik, c) Berfikir realistis, tahu kemampuan serta kelemahan dirinya, d) Memiliki tanggung jawab pribadi, e) Mampu membuat terobosan dalam berpikir, Berpikir strategis dalam jangka panjang, f) Selalu memanfaatkan umpan balik untuk perbaikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Administrasi Pendidikan STKIP Budi Daya Binjai sebanyak 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh kepemimpinan terhadap motivasi berprestasi mahasiswa sebesar 0,184 (18,4%) pada taraf α=0,05.
HUBUNGAN KOMPETENSI GURU DENGAN KINERJA GURU Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (2019)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.077 KB) | DOI: 10.37755/jsap.v8i2.170

Abstract

Guru adalah komponen yang sangat menentukan dalam keberhasilan suatu pendidikan. Hal ini memang wajar, sebab guru merupakan ujung tombak yang berhubungan langsung dengan siswa sebagai subjek dan objek belajar. Bagaimanapun bagus dan idealnya kurikulum pendidikan, bagaimana lengkapnya sarana dan prasarana pendidikan dan bagaimana kuatnya antusias peserta didik, tanpa diimbangi dengan kemampuan guru, maka semuanya akan kurang bermakna.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan korelasi kompetensi guru dengan kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif jenis korelasi. Pupulasi penelitian ini adalah berjumlah 96 orang guru SMP Negeri di Kecamatan Percut Sie Tuan. Hasil Penelitian menunjukkan : terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi guru dengan kinerja guru. Koefisien Korelasi yang diperoleh adalah 0,603 dengan level signifikansi alpha sebesar 0,05.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (JSAP) MARET 2021
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsap.v10i1.377

Abstract

Belajar pernah dilakukan hampir semua orang baik secara formal di lembaga pendidikan maupun tidak. Kegiatan belajar itu dilakukan karena memiliki motivasi dari diri si belajar untuk mencapai sesuatu. Dengan adanya motivasi ini kegiatan menjadi terlaksana baik dengan fasilitas yang mendukung atau tidak, karena motivasi ini mampu mendorong seseorang untuk mengerahkan segala upaya demi mencapai tujuan.Untuk itu, motivasi harusnya selalu ada dalam setiap kegiatan belajar. Dalam pendidikan formal, komponen yang bertanggung jawab dalam menumbuhkan dan membankitkan reaksi belajar peserta didik adalah tenaga  pendidik. Tenaga  pendidik harus mempu menguasai berbagai upayamengaktualisasikan potendi peserta didik Sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan dari belajar itu tercapai. Kemudian motivasi itu harus selalu ditingkatkan kemudian dijaga.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DENGAN MUTU PEMBELAJARAN Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (Februari 2019)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.659 KB) | DOI: 10.37755/jsap.v8i1.204

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan nasional telah dilakukan dengan perbaikan kurikulum, peningkatan mutu guru, penyediaan sarana prasarana, perbaikan kesejahteraan guru, perbaikan manajemen, pengawasan dan perundang-undangan. Guru yang profesional dan handal akan mengetahui manajemen kelas dengan baik guna mengelola  proses pembelajaran  yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui hubungan kepemimpinan dengan mutu pembelajaran; Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif  korelasi. Sampel adalah guru SMA Rayon 3 Medan  yang berjumlah 67 orang. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan dengan mutu pembelajaran. Koefisien Korelasi yang diperoleh adalah 0,604 dengan level signifikansi alpha sebesar 0,05.
KEEFEKTIFAN PENGELOLAAN SEKOLAH DI SMK TARUNA MARITIM DIRGANTARA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2021-2022 Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (JSAP) OKTOBER 2021
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsap.v10i2.522

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan bagaimanakah keefektifan pengelolaan sekolah di SMK Taruna Maritim Dirgantara Medan pada tahun pelajaran 2021-2022  dimana  terdapat 2 [dua] bentuk kegiatan yang diteliti yaitu peneglolaan sekolah di dalam pengelolaan kegiatan sekolah.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun sivitas akademika yang dijadikan sebagai subjek pada penelitian ini yaitu;  [1] kepala sekolah, [2] guru dan [3] komite SMK Taruna Maritim Dirgantara Medan. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik; [1]  wawancara, [2] observasi dan [3] dokumentasi. Untuk mendapatkan data yang lebih valid maka untuk menganalisis data digunakan teknik; [1] reduksi data, [2] penyajian data dan [3] penarikan kesimpulan. Kemudian untuk menguji keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: [1] perencanaan program untuk pengelolaan sekolah sudah terlaksana dengan mengacu kepada adalah visi, misi, tujuan dan  rencana sekolah, tetapi keterlibatan orang tua untuk merumuskan rencana sekolah masih rendah; [2] dari beberapa indicator pengelolaan sekolah untuk melaksanakan rencana yang masih ybelum sesuai dengan rencana tetpi khusus beberapa indictor seperti bidang; 1] kesiswaan, 2] kurikulum dan 3] bidang pendidik dan tenaga kependidikan telah sesuai dengan rencana [3] pengelolaan sekolah dalam kepemimpinan sudah terlaksana dengan acuan;  1] merumuskan tujuan, 2] menganalisis potensi sekolah, 3] memberikan motivasi, 4] penghargaan kepada pendidik 5]  dan menciptakan armosfir atau lingkungan sekolah yang nyaman, tentram, sejuk dan asri, tetapi indicator  pengawasan kepala sekolah masih rendah; [4] Evaluasi Diri [Sekolah] yang telah dilaksanakan dengan baik meliputi;  1] pengawasan pengelolaan sekolah, 2] pengembangan kurikulum dan 3] evaluasi sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan, namun khusus untuk  program pengawasan masih tergolong rendah.
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KIRKPATRICK Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (2019)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.479 KB) | DOI: 10.37755/jsap.v8i2.187

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) makin tinggi penguasaan kompetensi pedagogik guru maka makin tinggi pula tingkat penguasaan reaksi siswa, belajar siswa, perilaku siswa, dan hasilnya; (2) makin tinggi penguasaan kompetensi profesional guru maka makin tinggi pula tingkat penguasaan reaksi siswa, belajar siswa, perilaku siswa, dan hasilnya. (3) makin tinggi penguasaan kompetensi pedagogik guru  dan professional guru secara bersama-sama maka makin tinggi pula tingkat penguasaan reaksi siswa, belajar siswa, perilaku siswa, dan hasilnya. Metode penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan desain penelitian expost facto.  Tujuan penelitian evaluasi adalah untuk mengukur efek program, yang dimaksudkan untuk memperbaiki program atau mengembangkan program yang akan datang, sebagai pranata untuk membuat keputusan yang akan datang tentang program tersebut. Populasi penelitian ini adalah guru dan siswa SMA Sub Rayon 3 Kota Medan, sebanyak 258 orang siswa dan 14 orang guru pada mata pelajaran matematika. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah kuesioner skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) makin tinggi penguasaan kompetensi pedagogic guru maka makin tinggi pula tingkat penguasaan reaksi siswa, belajar siswa, perilaku siswa, dan hasilnya; (2) bila ubahan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dikendalikan maka tingkat penguasaan reaksi dan perilaku yang signifikan sedangkan belajar dan hasil tidak signifikan; dan (3) ubahan kanonis bebas (kompetensi pedagogic dan kompetensi professional berpengaruh terhadap reaksi (dengan muatan kanonis 0,99), terhadap belajar (dengan muatan kanonis 0,09), terhadap perilaku (dengan muatan kanonis 0,59), dan terhadap hasil (dengan muatan kanonis 0,19).
EVALUASI KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN STKIP BUDIDAYA BINJAI [PROBLEM, LOCATION, OBSERVATION DAN REFENSES] Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (JSAP) OKTOBER 2021
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsap.v10i2.519

Abstract

Ekspektasi kinerja dosen dangat dipengaruhi oleh kompetensi seorang pimpinan untuk mempengaruhi kinerja dosen. Dalam hal ini kemampuan kepemimpinan untuk memberikan motivasi dan kepuasan dalam melaksanakan tugas atau kierja di lingkungan  satuan pendidikan tinggi di STKIP Budidaya Binjai dapat dikategorikan baik, walaupuan belum secara maksimal dapat memberikan fakta kinerja yang maksimal terhadap kinerja dosen. Permasalahan penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa besar  pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen STKIP Budidaya Binjai yang dikonsentrasikan pada problem, location, observation dan refenses secara minor  maupun mator. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen secara minorl dan mayor berdasarkan analisa problem, location, observation dan refenses.Adapun yang dijadikan populasi peneltian adalah seluruh dosen tetap yayasan  STKIP Budidaya Binjai berjumlah 65 [enampuluh lima] orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik sensus. Teknik sensus digunakan karena jumlah sampel yang akan diteliti kurang dari 100 peserta. Untuk merelevansikan antara teknik sesnsus. Metode pengumpulan data digunakan metode angket [kuesioner] dan dokumentasi. Analisis Regresi Liniear Berganda dengan pengujian hipotesis uji parsial  Uji-T [T-TEST] dan simultant-f [F-Test] digunakan untuk menganalisis data dengan pengujian hipotesis uji parsial [partial test]. Dari hasil analisis regresi data diperoleh adanya persamaan = 6,325 + 0,714 X1 + 0,151 X2. Hasil dari data analisis ini menyatakan bahwa indicator  kepemimpinan [X1] memberikan  pengaruh sebesar 0,714 terhadap kinerja dosen dan motivasi [X2] memberukan  pengaruh sebesar 0,151 terhadap kinerja dosen [Y]. Mengacu kepada uji hipotesis uji-t [uji parsial] memberikan indikasi bahwa variabel kepemimpinan [X1] memberikan hasil pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja dosen karena t-hitung 4,336> t-tabel 1,701 dan pada taraf nyata signifikan 0,000 < 0,05 maka Ha diterima atau Ho ditolak atau oleh sebab itu,  pengaruh nyata positif signifikan dalam formasi parial antara kepemimpinan [X1] terhadap kinerja dosen [Y]. Variabel motivasi [X2] memberikan hasil bahwa  pengaruh positif tidak signifikan antara motivasi [X2] terhadap kinerja dosen [Y] dimana t-hitung 0,915 < t-tabel 1,701 dan taraf signifikan 0,386 < 0,05 maka Ho ditolak atau Ha diterima, sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif signifikan antara kepemimpinan [X1] terhadap kinerja dosen [Y]. Berdasarkan Uji-F [uji simultan] menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan, variabel motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel kinerja dosen dimana F hitung 31,030 > t-hitung 4,21. Uji koefisien determinasi memerikan hasil untuk indicator  kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel kinerja dosen sebesar 67,4%.  Simpulan pada penelitian ini ialah adanya pengaruh secara parsial dan simultan variable kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen. Disarankan  kepada dosen agar terus meningkatkan kualitas kinerjanya dengan baik dan kepada para pemimpin agar tetap meningkatkan kualitas untuk memotivasi dosen.
PENGARUH SUPERVISI TERHADAP KINERJA GURU Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (Februari 2019)
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.365 KB) | DOI: 10.37755/jsap.v8i1.206

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: pengaruh supervisi terhadap kinerja guru. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian expost facto dengan teknik Analisis Jalur. Sampel penelitian ini adalah guru SMA Negeri Se-Kabupaten Deli Serdang sebanyak 88 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah kuesioner skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pengaruh supervisi terhadap kinerja guru sebesar 0,324 = 32,4%, hal ini terlihat pada nilai Sig. 0,00 (0,00 < 0,05.
ELECTRONIC LEARNING [EL] MENINGKATKAN KUALITAS MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA SMK TARUNA MARITIM DIRGANTARA MEDAN Rabukit Damanik
Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SERUNAI ADMINISTRASI PENDIDIKAN (JSAP) OKTOBER 2022
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsap.v11i2.716

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran bahwa dengan  menggunakan Electronic Learning [EL], dapat memberikan  perubahan perilaku belajar untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran dan capaian pembelajaran. Adapaun penggunaan  Electronic Learning [EL] dalam proses kegiatan belajar dan mengajar  pada  SMK Taruna Maritim Dirgantara Medan dirancang untuk mendapatkan kebijakan: [1] manfaat Electronic Learning [EL] dalam proses pembelajaran dan  [2] meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan Electronic Learning [EL]. Penelitian ini diformasi sebagai penelitian kualitif dengan menggunakan pendekatan fenomenologic interactive yang terkorelasi dengan saubjeck penelitian. Adapau sebagai subjek penelitian terdiri dari staf yang bertanggungjawab di divisi admin. Untuk mendapatkan data yang akurat maka instrumen penelitian dibentuk dalam beberapa material sebagai pedoman; [1] wawancara, [2] observasi dan [3] dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa: [1] terdapat korelasi yang positive antara Visi-Misi-Tujuan dan Sasaran SMK Taruna Maritim Dirgantara Medan dengan pemanfaatan Electronic Learning [EL] dan  [2] terdapatnya efektifitas pembelajaran dengan menggunakan Electronic Learning.