Ekspektasi kinerja dosen dangat dipengaruhi oleh kompetensi seorang pimpinan untuk mempengaruhi kinerja dosen. Dalam hal ini kemampuan kepemimpinan untuk memberikan motivasi dan kepuasan dalam melaksanakan tugas atau kierja di lingkungan satuan pendidikan tinggi di STKIP Budidaya Binjai dapat dikategorikan baik, walaupuan belum secara maksimal dapat memberikan fakta kinerja yang maksimal terhadap kinerja dosen. Permasalahan penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa besar pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen STKIP Budidaya Binjai yang dikonsentrasikan pada problem, location, observation dan refenses secara minor maupun mator. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen secara minorl dan mayor berdasarkan analisa problem, location, observation dan refenses.Adapun yang dijadikan populasi peneltian adalah seluruh dosen tetap yayasan STKIP Budidaya Binjai berjumlah 65 [enampuluh lima] orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik sensus. Teknik sensus digunakan karena jumlah sampel yang akan diteliti kurang dari 100 peserta. Untuk merelevansikan antara teknik sesnsus. Metode pengumpulan data digunakan metode angket [kuesioner] dan dokumentasi. Analisis Regresi Liniear Berganda dengan pengujian hipotesis uji parsial Uji-T [T-TEST] dan simultant-f [F-Test] digunakan untuk menganalisis data dengan pengujian hipotesis uji parsial [partial test]. Dari hasil analisis regresi data diperoleh adanya persamaan = 6,325 + 0,714 X1 + 0,151 X2. Hasil dari data analisis ini menyatakan bahwa indicator kepemimpinan [X1] memberikan pengaruh sebesar 0,714 terhadap kinerja dosen dan motivasi [X2] memberukan pengaruh sebesar 0,151 terhadap kinerja dosen [Y]. Mengacu kepada uji hipotesis uji-t [uji parsial] memberikan indikasi bahwa variabel kepemimpinan [X1] memberikan hasil pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja dosen karena t-hitung 4,336> t-tabel 1,701 dan pada taraf nyata signifikan 0,000 < 0,05 maka Ha diterima atau Ho ditolak atau oleh sebab itu, pengaruh nyata positif signifikan dalam formasi parial antara kepemimpinan [X1] terhadap kinerja dosen [Y]. Variabel motivasi [X2] memberikan hasil bahwa pengaruh positif tidak signifikan antara motivasi [X2] terhadap kinerja dosen [Y] dimana t-hitung 0,915 < t-tabel 1,701 dan taraf signifikan 0,386 < 0,05 maka Ho ditolak atau Ha diterima, sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif signifikan antara kepemimpinan [X1] terhadap kinerja dosen [Y]. Berdasarkan Uji-F [uji simultan] menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan, variabel motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel kinerja dosen dimana F hitung 31,030 > t-hitung 4,21. Uji koefisien determinasi memerikan hasil untuk indicator kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel kinerja dosen sebesar 67,4%. Simpulan pada penelitian ini ialah adanya pengaruh secara parsial dan simultan variable kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen. Disarankan kepada dosen agar terus meningkatkan kualitas kinerjanya dengan baik dan kepada para pemimpin agar tetap meningkatkan kualitas untuk memotivasi dosen.
Copyrights © 2022