Dedi Leko
Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP Universitas Khairun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 SANANA Endang Purwati; Dedi Leko; Mukhtar Yusuf; Rusman Rasyid; Muhammad Iksan
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 1 (2022): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v1i1.4621

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi inquiry terbimbing dalam pembelajaran online pada kelas XI IPS di SMAN 1 Sanana selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif diuraikan dengan kata-kata menurut responden, apa adanya sesuai dengan pertanyaan penelitiannya, kemudian dianalisis dengan kata-kata apa yang melatarbelakangi responden dalam berperilaku (berpikir, berperasaan, dan bertindak). Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Geografi kelas XI sebanyak 2 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan guru melaksanakan pembelajaran inquiry dengan menggukana 2 tahapan yaitu; 1). Tahapan perencanaan guru geografi berdiskusi untuk menentukan materi yang akan diajarkan kepada peserta didik dengan melakukan analisis silabus dan RPP yang telah disusun dalam kurikulum sebelumnya dan disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia. Tugas yang diberikan kepada peserta didik dirancang dengan memperhatikan ciri-ciri inquiry yang melatih kemampuan peserta didik untuk mengajukan pertanyaan, mencari informasi sendiri dari berbagai sumber, dan melakukan penyelidikan dalam menyelesaikan tugas tersebut. 2) Tahapan implementasi, guru menggunakan media whatssapp group dalam pembelajaran online, sedang peserta didik yang tidak memiliki fasilitas yang mendukung dalam pembelajaran tersebut, pembelajaran dilakukan secara offline dengan melakukan kunjungan di rumah peserta didik.