Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Strategi Guru dalam Pengelolaan Kelas Daring di Kelas V SDN 35 Ampenan Tahun 2020/2021 Misnawati Misnawati; I Nyoman Karma; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pengelolaan kelas daring yang dilakukan oleh guru serta hambatan dan upaya dalam pelaksanaan pengelolaan kelas daring di Sekolah Dasar Negeri 35 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan penyajian secara deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru/wali kelas V yaitu VA dan VB. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Analisis data pada penelitian menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman, dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah (1) Melakukan pengelolaan kelas daring yang berkaitan dengan pengelolaan kelas jarak jauh melalui media teknologi berupa aplikasi WhatsApp dan Youtube. Adapun dalam menunjukkan sikap tanggap guru selalu berinteraksi dengan peserta didik, membantu peserta didik yang kesulitan dalam mengerjakan tugas dan memberikan komentar positif dalam menegur. Dalam membina hubungan baik guru melakukan pendekatan sosial, melakukan bimbingan kepada peserta didik yang bermasalah serta mengkomunikasikan dengan orangtuanya. (2) Hambatan terbesar dalam pelaksanaan pengelolaan kelas daring yaitu anak-anak banyak yang tidak memiliki handphone, selain itu kuota mahal dan jaringan internet yang sering gangguan sedangkan hambatan dari sekolah yaitu kurangnya fasilitas yang tersedia di sekolah untuk mendukung pembelajaran. Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu memberi keringan untuk peserta didik yang tidak memiliki handphone, mengelompokkan peserta didik ke kelompok belajar dan menerapkan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM), diskusi dengan guru yang bersangkutan dalam penggunaan fasilitas yang akan digunakan. Hambatan terakhir yaitu kurangnya kedisiplinan peserta didik, upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu memberi teguran, nasehat dan mengkomunikasikan dengan orang tua peserta didik yang bermasalah.
Analisis Strategi Guru dalam Pengelolaan Kelas Daring di Kelas V SDN 35 Ampenan Tahun 2020/2021 Misnawati Misnawati; I Nyoman Karma; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pengelolaan kelas daring yang dilakukan oleh guru serta hambatan dan upaya dalam pelaksanaan pengelolaan kelas daring di Sekolah Dasar Negeri 35 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan penyajian secara deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru/wali kelas V yaitu VA dan VB. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Analisis data pada penelitian menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman, dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah (1) Melakukan pengelolaan kelas daring yang berkaitan dengan pengelolaan kelas jarak jauh melalui media teknologi berupa aplikasi WhatsApp dan Youtube. Adapun dalam menunjukkan sikap tanggap guru selalu berinteraksi dengan peserta didik, membantu peserta didik yang kesulitan dalam mengerjakan tugas dan memberikan komentar positif dalam menegur. Dalam membina hubungan baik guru melakukan pendekatan sosial, melakukan bimbingan kepada peserta didik yang bermasalah serta mengkomunikasikan dengan orangtuanya. (2) Hambatan terbesar dalam pelaksanaan pengelolaan kelas daring yaitu anak-anak banyak yang tidak memiliki handphone, selain itu kuota mahal dan jaringan internet yang sering gangguan sedangkan hambatan dari sekolah yaitu kurangnya fasilitas yang tersedia di sekolah untuk mendukung pembelajaran. Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu memberi keringan untuk peserta didik yang tidak memiliki handphone, mengelompokkan peserta didik ke kelompok belajar dan menerapkan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM), diskusi dengan guru yang bersangkutan dalam penggunaan fasilitas yang akan digunakan. Hambatan terakhir yaitu kurangnya kedisiplinan peserta didik, upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu memberi teguran, nasehat dan mengkomunikasikan dengan orang tua peserta didik yang bermasalah.
STRATEGI PENGELOLAAN USAHA PERIKANAN TANGKAP GURITA DI KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Misnawati Misnawati; Ibrahim Ibrahim; Syarif Husni
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 36 No 1 (2026): Jurnal Agroteksos April 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v36i1.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang dapat diimplementasikan dalam pengelolaan perikanan tangkap gurita di Kecamatan Pringgabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Unit analisisnya adalah nelayan gurita dan informan. Lokasi sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu Desa Labuhan Lombok dan Desa Seruni Mumbul. Jumlah responden ditentukan menggunakan teknik quota sampling yang terdiri dari 30 nelayan gurita dan 2 informan dari dinas dan PPL. Jumlah responden di setiap desa kemudian dibagi secara proporsional sampling. Selanjutnya, pemilihan responden yang akan diwawancarai dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Data yang digunakan meliputi data kualitatif dan kuantitatif, dengan sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan perikanan gurita di Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur dapat menggunakan strategi SO (Strengths-Opportunities), yaitu strategi yang memaksimalkan kekuatan yang ada untuk memanfaatkan peluang yang tersedia. Rumusan strategi SO yaitu (a) meningkatkan skala produksi secara terorganisir untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi bisa dilakukan dengan mengoptimalkan kerja sama antar nelayan (b) mengoptimalkan peran koperasi sebagai pusat distribusi dan pemasaran dengan mengumpulkan hasil tangkapan nelayan dalam jumlah besar, kemudian menyalurkan ke pasar domestik dengan memanfaatkan permintaan gurita yang terus meningkat dan akses pasar yang tersedia serta (c) membangun citra produk perikanan gurita yang berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui kampanye promosi Pemerintah Daerah (PEMDA). Hal ini akan menarik minat pasar yang peduli terhadap isu lingkungan dan membuka peluang pasar yang lebih luas.