Khulaimata Zalfa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Figur K.H Badawi Hanafi sebagai Pendidik Karakter: Analisis Bibliometrik Amalia Dwi Nur Hikmah; Eka Nuraeni; Khulaimata Zalfa
YASIN Vol 6 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10156

Abstract

Character education is an important part of shaping learners who are morally upright, responsible, and socially concerned. However, studies on the use of local figures’ biographies as a source of character education remain limited, particularly regarding the figure of K.H. Badawi Hanafi. This study aims to analyze the character education values contained in the biography of K.H. Badawi Hanafi and their relevance to pesantren education. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through documentation study, interviews, and scientific literature review. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the biography of K.H. Badawi Hanafi contains the character values of religiosity, discipline, responsibility, social concern, and integrity, as reflected in his personal life, pesantren educational practices, and socio-religious activities. These values are internalized through role modeling, habituation, and students’ direct experience in everyday life. This study concludes that the biographies of local figures can serve as a contextual source of character education learning that is relevant to community culture. The implications of this study indicate that integrating local figures’ biographies into learning can strengthen students’ character education through role-modeling and real-life experience approaches, particularly in the context of pesantren education.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KURIOSITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Lutfia Nur Kharisma; Khulaimata Zalfa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61373

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kuriositas siswa kelas V pada pembelajaran IPAS materi rantai makanan di SD Negeri Donan 06 Cilacap Tengah. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam mengeksplorasi pengetahuan sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan siswa, yaitu model pembelajaran Discovery Learning . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, kuriositas, serta keduanya secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain nonequivalent control group design . Subjek penelitian berjumlah 58 siswa kelas V yang terdiri atas 29 siswa kelas eksperimen dan 29 siswa kelas kontrol dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan angket untuk mengukur kuriositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen meningkat dari 10,75 menjadi 22,41, sedangkan kelas kontrol dari 7,51 menjadi 17,79. Rata-rata kuriositas kelas eksperimen meningkat dari 48,62 menjadi 63,82, sedangkan kelas kontrol dari 46,00 menjadi 55,27. Hasil uji MANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kuriositas siswa kelas V pada pembelajaran IPAS materi rantai makanan.