Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER III YANG MENJALANKAN PROGRAM SENAM HAMIL DENGAN LAMA PERSALINAN DI RS PANTI WILASA CITARUM SEMARANG Widyastuti, Fitri; -, Wagiyo; -, Purnomo
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya minat ibu hamil yang mengikuti program senam hamil meskipun mereka tahu tentang manfaat senam hamil dalam proses persalinan dan kelahiran, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul hubungan tingkat kepatuhan ibu hamil trimester III yang menjalankan program senam hamil dengan lama persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian crosectional untuk melihat adanya hubungan tingkat kepatuhan ibu hamil trimester III yang menjalankan program senam hamil dengan lama persalinan di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III yang menjalani program senam hamil di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Metode pengambilan data dalam penelitian ini melalui studi dokumentasi. Uji analisis statistik yang digunakan adalah chi-square dengan hasil x2hitung (4,041) lebih besar dari x2tabel (3,841) artinya ada hubungan antara tingkat kepatuhan menjalankan program senam hamil selama trimester III dengan lama persalinan. Kata Kunci : Senam Hamil dan Lama Persalinan
Improving Learning Outcomes in Fraction Multiplication Through Problem-Based Learning Models Assisted by Edutainment Media in Grade V Harlinda, Ayu; Somakim; Widyastuti, Fitri
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i4.p705-714

Abstract

This study aims to improve students' learning outcomes in fraction multiplication material through the application of the Problem Based Learning model assisted by edutainment media in grade V of SD Negeri 55 Palembang. This study is a Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles using the Kemmis and McTaggart action model, through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 grade V students. Data collection techniques used learning outcome tests and observation of learning activities, which were analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that the average student score increased from 36.82 in the pretest to 68.73 in the post-test of cycle I, and reached 76.45 in the post-test of cycle II. The learning completeness level also increased from 0% in the pretest to 77% in the post-test of cycle II. Student learning activities increased from the category "Good" to "Very Good". This increase in learning outcomes and activeness shows that the combination of Problem Based Learning with edutainment media is able to create a more interactive and enjoyable learning atmosphere, and encourage students to better understand the material on fraction multiplication in a more systematic and contextual manner.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Media Pembelajaran Articulate Storyline 3 Pada Mata Pelajaran IPAS Azizah, Annida Nurul; Somakim, Somakim; Fitri Widyastuti
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/z160hc86

Abstract

Pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara harus disesuaikan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Maknanya, pendidikan harus ditujukan dan dilaksanakan sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan dalam persiapan masa depan. Di kelas 5 D, SDN 55 Palembang, setelah dilakukan observasi atau pengamatan saat pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran IPAS oleh guru IPAS di SDN 55 Palembang, peneliti menemukan permasalahan kurangnya antusias peserta didik dalam menyimak pembelajaran terbukti dari hasil belajar peserta didik setelah dilaksanakan asesmen formatif. Dalam pembelajaran abad 21 guru tidak hanya menciptakan pembelajaran yang menarik tetapi juga pembelajaran harus terpusat pada peserta didik agar dapat meningkatkan motivasi dalam belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk melihat bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS, penyajian materi dikolaborasikan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi yaitu Articulate Storyline 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi Articulate Storyline efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan presentase ketuntasan sebesar 87,5% dan rata-rata nilai 80,4.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Siswa Kelas 5C SDN 55 Palembang Fadila, Bella Martha; Somakim, Somakim; Widyastuti, Fitri
Reflection Journal Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v5i1.2786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 5C SDN 55 Palembang. Pendekatan CRT dipilih untuk menjawab permasalahan rendahnya keterlibatan dan capaian kognitif siswa akibat metode pembelajaran konvensional yang belum mempertimbangkan latar belakang budaya peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada persentase peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Target Pembelajaran (KKTP): dari 3,70% pada pra-siklus, menjadi 62,96% pada siklus pertama, dan 85,18% pada siklus kedua. Pendekatan CRT terbukti meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta pemahaman konseptual siswa melalui integrasi nilai budaya lokal ke dalam materi pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang inklusif dan kontekstual serta memberikan bukti empiris tentang efektivitas CRT dalam mewujudkan tujuan Kurikulum Merdeka dan filosofi Ki Hadjar Dewantara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan pembuat kebijakan dalam menerapkan pembelajaran berbasis budaya di tingkat sekolah dasar. Improving Learning Outcomes through the Culturally Responsive Teaching Approach in IPAS for Grade 5C Students at SDN 55 Palembang This study aimed to evaluate the effectiveness of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach in improving student learning outcomes in the Integrated Science and Social Studies (IPAS) subject for Grade 5C students at SDN 55 Palembang. CRT was applied to address the lack of student engagement and low cognitive achievement caused by conventional, teacher-centered methods that overlooked students’ cultural backgrounds. The research utilized a Classroom Action Research (CAR) method conducted over two cycles. Data were collected through observation, learning outcome tests, and documentation. Findings revealed a significant increase in students achieving the Learning Mastery Criteria (KKTP): from 3.70% in the pre-cycle to 62.96% in Cycle I and 85.18% in Cycle II. CRT was proven to enhance student motivation, engagement, and conceptual understanding by integrating local cultural values into learning materials. This study emphasizes the importance of inclusive, contextualized pedagogy and provides empirical evidence supporting CRT's effectiveness in realizing the goals of the Independent Curriculum and the educational philosophy of Ki Hadjar Dewantara. The results may serve as practical guidance for teachers and policymakers to adopt culturally-based instruction in elementary education.