Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG DISMENOREA (NYERI HAID) PADA SISWI SMK MUTIARA 17 AGUSTUS BEKASI BULAN JULI 2019 Niko Prasetya; Mega Efrilia; Maria Margaretha Ika D.A
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Farmasi IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In adolescent girls there is a physical change that is a change in the reproductive organs which is marked by the arrival of menstruation. Menstruation experienced by young women can cause problems, one of which is dysmenorrhoea. Almost all women experience discomfort during menstruation, such as discomfort in the lower abdomen and are usually accompanied by nausea, dizziness, even fainting. Most women experience dysmenorrhoea in varying degrees of severity. The occurrence of dysmenorrhoea in adolescents causes disturbed activity and concentration. Efforts to manage dysmenorrhoea during mestruation are by using anti-pain medications (analgesics), compressing with warm water and consuming fruits and vegetables. The purpose of this study is the author wants to know the description of knowledge about dysmenorrhoea (menstrual pain) which includes understanding, prevention, causes and treatment of dysmenorrhoea in SMK Mutiara 17 Agustus Bekasi students. This type of research is a type of non-experimental research with descriptive methods. The sampling technique used by the writer is Stratified Random Sampling and to calculate the determination of the number of samples carried out based on the Slovin formula. Where the population of Mutiara August 17 Bekasi Bekasi students numbered 177 students after being calculated using the Slovin formula, then a sample of 123 students was obtained which would be divided into 36 class X students, 41 class XI students, and 46 class XII students. The data needed in this study is the data used through the results of distributing questionnaires to respondents. The results showed that of the 123 respondents, 112 students (91%) had good knowledge of dysmenorrhoea, 9 students (7%) had sufficient knowledge about dysmenorrhoea, and 2 students (2%) lacked knowledge of dysmenorrhoea.
Potensi Antibiotika Alami dari Mikroalga Aurantiochytrium Mega Efrilia; Vony Nofrika; Andri Hutari
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v6i1.1060

Abstract

Aurantiochytrium sp. merupakan mikroalga laut yang diketahui menghasilkan berbagai senyawa bioaktif berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol Aurantiochytrium sp. MAK1 terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta menilai tingkat toksisitas akutnya. Isolat Aurantiochytrium sp. MAK1 diperoleh dari ekosistem mangrove Angke Kapuk, Jakarta, kemudian dikultivasi untuk menghasilkan biomassa kering yang diekstraksi menggunakan etanol 96%. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 200, 400, dan 600 µg/cakram. Uji toksisitas akut dilakukan pada mencit jantan galur ddY berdasarkan OECD Guideline 420. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Aurantiochytrium sp. MAK1 mampu menghambat pertumbuhan E. coli dengan diameter zona hambat sebesar 6,16–10,66 mm dan S. aureus sebesar 11,85–21,11 mm. Aktivitas antibakteri meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak dan menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Uji toksisitas akut menunjukkan tidak adanya kematian maupun gejala toksik hingga dosis 5000 mg/kg BB. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak Aurantiochytrium sp. MAK1 berpotensi dikembangkan sebagai sumber antibakteri alami berbasis mikroalga dengan tingkat keamanan akut yang relatif baik.
ANALISIS KANDUNGAN SIPROHEPTADIN HIDROKLORIDA PADA JAMU PENGGEMUK BADAN DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DI KELURAHAN PONDOK BAMBU PERIODE APRIL-MEI 2023 Mega Efrilia; Pra Panca Bayu Chandra; Nurul Novianti; Ivan Santoso; Pricillya Maria Loimalitna; Yanthy Susanti; Senny Listy Kartika Falestin
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini banyak sekali jamu dan obat tradisional yang tidak terdaftar pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka dan obat tradisional tidak boleh mengandung bahan kimia hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat. Siproheptadin Hidroklorida merupakan antihistamin generasi pertama yang sering digunakan sebagai obat off label. Penggunaan obat off label siproheptadin hidroklorida digunakan sebagai kasus pengobatan anorexia. Hasil pengawasan BPOM tahun 2022 ditemukan dua jenis produk jamu yang terdapat kandungan Siproheptadin Hidroklorida dan tidak terdaftar di BPOM yaitu produk GS Serbuk Guna Sehat dan Gaining Weight Capsule. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Bahan Kimia Obat Siproheptadin Hidroklorida pada jamu penggemuk badan dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif secara kualitatif. Analisis menggunakan fase diam silika gel 60 F254, fase gerak yaitu kloroform : metanol (9:1). Pengujian sampel, hasil dinyatakan positif jika Rf sampel sama atau mendekati kurang dari 0,05 dari Rf baku pembanding. Hasil uji organoleptis pada warna jamu umumnya adalah coklat, kehijauan dan kuning kecoklatan. Dari hasil pengujian rasa, ada satu jamu yang mempunyai rasa pahit yang berbeda dari sampel jamu yang lainnya yaitu pada sampel jamu GSP. Pengujiann reaksi warna, hampir semua sampel dicurigai kecuali pada sampel GS karena warna sampel mendekati warna baku pembanding. Dilanjutkan dengan uji KLT dari keenam sampel jamu penggemuk badan nilai Rf sampel SW mendekati baku pembanding sebesar 0,69 dan baku pembanding 0,7. Lalu pada sampel GW nilai Rf mendekati baku pembanding dengan nilai Rf sampel sebesar 0,59 dan Rf baku pembanding 0,61. Dapat disimpulkan bahwa pada sampel SW dan GW dinyatakan positif mengandung siproheptadin hidroklorida pada jamu penggemuk badan.