Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR INDUSTRIAL PADA BANGUNAN APARTEMEN, STUDI KASUS : KUBIKAHOMY APARTEMEN, INDONESIA Ilham Pane; Ari Widyati Purwantiasning
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 7 No. 1 (2023): Purwarupa Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.7.1.15-20

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur industrial adalah suatu konsep arsitektur yang dapat diterapkan pada bangunan dengan tujuan menampilkan gaya yang khas dengan tema industrial. Pada tulisan ini berisi tentang konsep arsitektur industrial pada bangunan apartemen dengan studi kasus kubikahomy apartemen yang berlokasi di BSD Tangerang, Indonesia. Bagaimana konsep arsitektur industrial yang diterapkan pada baguanan kubikahomy menjadi permasalahan pada tulisan ini, dengan tujuan mengidentifikasi konsep arsitektur industrial dengan bangunan kubikahomy. Pada tulisa ini analisis dilakukan dengan mengkaji prinsip arsitektur industrial dengan ciri-ciri diantaranya penggunaan material, warna, ekspos dan finishing. Penggunaan warna yang diterapkan pada bangunan berkonsep arsitektur industrial adalah warna monokrom dengan material yang mentah menjadi aspek penting pada arsitektur industrial. Bangunan dengan konsep arsitektur industrial banyak memaksimalkan ekspos pada bangunan dengan memainkan sedikit finishing atau disebut semi-finishing bahkan ada juga yang meng-unfinishing seluruh bangunannya. Prinsip arsitektur industrial tersebut akan dikaji satu per satu pada bangunan kubikahomy apartemen sehingga mendapatkan hasil yang realistis bagaimanakah konsep arsitektur industrial pada bangunan apartemen dengan studi kasus kubikahomy apartemen. Kata Kunci:  Arsitektur Industrial, Material, Warna, Ekspos, Apartemen. ABSTRACT. Industrial architecture is an architectural concept that can be applied to buildings with the aim of displaying a distinctive style with an industrial theme. This paper contains the concept of industrial architecture in apartment buildings with a case study of kubikahomy apartments located in BSD Tangerang, Indonesia. How the concept of industrial architecture is applied to kubikahomy buildings is the problem in this paper, with the aim of finding compatibility between industrial architectural concepts and kubikahomy buildings. In this paper the analysis is carried out by examining the principles of industrial architecture with characteristics including the use of materials, colors, exposure and finishing. The use of color applied to buildings with industrial architecture concepts is monochrome color with raw materials which is an important aspect of industrial architecture. Buildings with an industrial architectural concept maximize the exposure of the building by playing a little bit of finishing or it is called semi-finishing and some even finishing the entire building. The principles of industrial architecture will be studied one by one in kubikahomy apartment buildings so that realistic results can be obtained about the concept of industrial architecture in apartment buildings with case studies of kubikahomy apartments. Keywords: Industrial Architecture, Material, Color, Expose, Apartment.
Pengaruh Aktivitas Wisata Danau Laut Tawar Terhadap Kawasan Sekitarnya Dedi Hantono; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi; Ulinata Ulinata; Izzat Fadhlur Rahman; Ilham Pane
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 01 (2026): Purwarupa Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Kota Takengon terletak di dataran tinggi Gayo dan merupakan ibukota Kabupaten Aceh Tengah. Kota ini terbentuk di sebelah barat Danau Laut Tawar yang merupakan objek wisata sehingga memiliki daya tarik untuk dikunjungi dan berpotensi menjadi identitas kota tersebut. Aktivitas wisata dan ruang kota saling memberi hubungan timbal balik  yang menuntut kebutuhan dari aktvitas wisata tersebut. Trancik menjelaskan space (ruang) akan berubah menjadi place (tempat) jika mempunyai arti bagi lingkungan yang berasal dari budaya daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh aktivitas wisata danau Laut Tawar terhadap tata ruang kota Takengon. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas wisata di danau Laut Tawar memengaruhi tata ruang kota dalam bentuk akomodasi yang ditemui di tepi danau maupun di area permukiman sekitarnya. Kata Kunci: Wisata, Takengon, Danau Laut Tawar, Ruang Kota   ABSTRACT. Takengon City is located in the Gayo Highlands and is the capital of Central Aceh Regency. The city was formed to the west of Lake Laut Tawar, a tourist attraction, making it a popular destination and potentially a key city identity. Tourism activities and urban space provide a reciprocal relationship, necessitating the needs of these activities. Trancik explains that space becomes a place if it has meaning for the environment, stemming from the local culture. This study aims to understand the influence of tourism activities at Lake Laut Tawar on the urban planning of Takengon. The method used in this study is a descriptive qualitative method, with literature review and observation as data collection methods. The conclusion of this study is that tourism activities at Lake Laut Tawar influence urban planning in the form of accommodations found on the lakeshore and in the surrounding residential areas. Keywords: Tourism, Takengon, Lake Laut Tawar, Urban Space