Siufui Hendrawan
Bagian Biokimia Dan Biologi Molekular, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jalan Letjen S. Parman Nomor 1, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tarumanagara Medical Journal

Uji fitokimia, aktivitas antibakteri dan aktivitas antioksidan batang bayam duri Jourdy Keintjem; Siufui Hendrawan
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i1.5872

Abstract

Indonesia, sebagai negara tropis, memiliki banyak tanaman obat atau herbal yang potensial untuk promosi kesehatan dan terapi ajuvan. Penggunaan tanaman herbal sebagai pengganti obat juga sedang popular dikarenakan efek samping lebih sedikit dibandingkan penggunaan obat. Namun tentunya harus dapat teruji secara ilmiah. Maka berangkat dari pemahaman tersebut, penelitian ini dilakukan untuk membuktikan apakah tanaman herbal dapat berguna bagi kesehatan. Bayam duri dipilih sebagai objek penelitian dikarenakan kurangnya pengetahuan atau pengujian akan tanaman herbal ini. Tiga pengujian yang dilakukan dalam penelitian kali ini adalah uji fitokimia, uji aktivitas antibakteri dan uji aktifitas antioksidan. Pengujian antibakteri dilakukan terhadap bakteri Escherichia Coli. Pengujian anti oksidan dilakukan pada 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil penelitian tersebut, batang bayam duri segar menunjukkan hasil steroid positif yang tinggi dan saponin positif rendah. Ekstrak kloroform batang bayam duri juga terdeteksi dengan steroid positif yang tinggi, hasil positif rendah terpenoid, fenolik dan flavonoid. Ekstrak batang bayam duri menunjukkan aktivitas antioksidan (IC50) sebesar 896,87 ppm namun tidak ada aktivitas antibakteri terhadap Escherichia Coli. Maka dapat disimpulkan bahwa batang bayam berduri masih dapat berpotensi sebagai antioksidan.
Uji fitokimia dan kapasitas total antioksidan ekstrak bunga kantong Semar (Nepenthes rafflesiana Jack) Novelee Irawan Putri; Siufui Hendrawan; Frans Ferdinal
Tarumanagara Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2022): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v4i2.20815

Abstract

Stres oksidatif dapat terjadi akibat paparan reactive oxygen species (ROS) sehingga melebihi jumlah antioksidan di dalam tubuh. Kondisi ini dapat diatasi dengan penambahan antioksidan eksogen yang berasal dari bahan alam herbal. Salah satu tanaman yang tumbuh di tanah Borneo, yaitu bunga kantong Semar (Nepenthes rafflesiana Jack) telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Studi ini untuk memeriksa kandungan metabolit sekunder, potensi antioksidan, tingkat toksisitas dan analisis sidik jari biologi bunga kantong Semar. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelaru metanol. Uji fitokimia dilakukan secara semikualitatif. Uji kapasitas total antioksidan dilakukan dengan metode Blois menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-picryhydrazyl). Pada uji fitokimia didapatkan ekstrak bunga kantong Semar mengandung alkaloid, flavonoid, kardioglikosida, glikosida, saponin, kumarin, fenolik, kuinon, antosianin, steroid, terpenoid, dan tanin. Ekstrak bunga kantong Semar memiliki kapasitas total antioksidan (IC50 = 38,83 µg/mL) yang termasuk kategori antioksidan yang tinggi (IC50 ≤ 50 ppm), kadar fenolik total (13.035,60 µg/mL), kadar alkaloid total (130,50 µg/mL). Kesimpulan studi ini ialah ekstrak bunga kantong Semar (Nepenthes rafflesiana Jack) berpotensi sebagai antioksidan.