Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kriteria Joget Tiktok yang Dianggap Wajar dalam Perspektif Etika Publik dan Norma-Norma Islam Imamul Arifin; Ajeng Amelia Veganesa; Putri Nur Cahyani
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v19i1.451

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hukum berjoget Tiktok menurut perspektif norma-norma Islam dan mengetahui segi pandang sosial terhadap kriteria joget yang wajar. Penelitian ini, merupakan metode penelitian kualitatif dan tafsir maudhu’i yang mengacu pada penerapan ilmu ilmu Al-Qur'an dan pada perspektif masyarakat. Berdasarkan hukum Islam, berjoget adalah suatu hal yang dilarang karena menjurus pada kesenangan duniawi dan bertingkah laku yang berlebihan, selain itu berjoget dan menari biasanya menampakan aurat yang menimbulkan syahwat dan dilarang serta diharamkan dalam Islam. Dalam hukum Islam menari diperbolehkan dengan syarat tidak menampakan aurat, tidak menimbulkan syahwat dan untuk menjaga kesehatan. Tren masyarakat Indonesia saat ini salah satunya adalah joget Tik tok yang seringkali mengadopsi budaya barat baik lagu maupun gerakan, sehingga memberikan dampak positif dan negatif. Joget Tiktok saat ini sering kali diselewengkan oleh para penggunanya yang sudah melanggar etika dalam bersosial maupun norma-norma Islam seperti menggunakan pakaian yang tidak layak, berjoget berlebihan sehingga memancing hawa nafsu, dan menunjukkan sesuatu yang seharusnya tidak ditunjukkan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa, kriteria joget yang dianggap wajar adalah ketika joget itu tidak berlebihan yang mana dapat memancing hawa nafsu.
Combination whale optimization algorithm and fuzzy logic for optimal design battery charging LiFePO₄ Indhana Sudiharto; Mochammad Machmud Rifadil; Ajeng Amelia Veganesa
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 17, No 3: September 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijpeds.v17.i3.pp1994-2003

Abstract

This research proposes an optimized charging strategy for lithium iron phosphate (LiFePO₄) batteries by integrating the whale optimization algorithm (WOA) with a fuzzy logic controller (FLC) for adaptive constant current-constant voltage charging. The method addresses the limitations of conventional CC-CV charging, which uses fixed parameters and has limited adaptability to changing operating conditions. WOA automatically optimizes the FLC scaling factors to improve control performance and system responsiveness. The WOA-fuzzy and WOA-PI models were trained using 226 samples of initial current and voltage data. The system was evaluated in PSIM by comparing fuzzy, PI, WOA-PI, and WOA-fuzzy controllers. Open-loop simulation produced an average voltage error of 1.29%, confirming the need for closed-loop control. Under SOC conditions ranging from 30% to 97%, all controllers maintained the charging voltage near 73 V and the charging current around 10 A. The average voltage errors were 0.6635% for PI, 0.6684% for fuzzy, 0.6618% for WOA-PI, and 0.6601% for WOA-fuzzy. Hardware testing confirmed these results, with average errors of 0.14% for WOA-fuzzy and 0.31% for WOA-PI. Overall, WOA-fuzzy provides stable charging, faster convergence, and improved charging performance.