Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Impact of Macroeconomic Indicators: Economic Growth, Inflation, Interest Rates and Exchange Rates on the Condition of Foreign Direct Invesment (FDI) in Indonesia 2000-2019 Teddy Christianto Leasiwa; Hermi Oppier; Desry Jonelda Louhenapessy; Abdul Muis Kaimuddin
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5379

Abstract

Study this aim for knowing influence growth economy, inflation, Interest Rate, and value exchange rate to FDI investment in Indonesia. Data used in study this is secondary data sourced _ from World Bank Data and Bank Indonesia. Data analysis techniques in study this is analysis regression multiple. Research results showing that Economic Growth and Exchange Rates have an effect positive but no significant to FDI investment, while Inflation and Interest Rates have a negative and significant effect to FDI investment in Indonesia. From result research, can seen that ethnic group flower is the most influential factor strong to FDI investment in Indonesia. In this case, the government should pay more attention to interest rates in order to attract investors to invest.
Pemberdayaan Ekonomi Petani Kepulauan Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Maluku Tengah Desry Jonelda Louhenapessy; Fredy Hendry Louhenapessy; Selvenco Frans Tuasuun; Amin, Amin
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan ekonomi petani merupakan aspek penting dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses pasar dan infrastruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi petani melalui pendekatan berbasis kearifan lokal pada Kelompok Tani Telaga Lega di Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Intervensi difokuskan pada peningkatan kapasitas manajemen usaha serta pengembangan nilai tambah produk melalui penanganan pasca panen dengan melakukan sortasi, grading dan pengepakan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kapasitas petani pada aspek manajemen usaha, dan keterampilan pengolahan hasil. Peningkatan tertinggi terjadi pada diversifikasi produk sebesar 60%, yang didukung oleh penerapan teknologi sederhana dan pendekatan pelatihan berbasis praktik. Selain itu, terjadi peningkatan pendapatan petani sebesar 46,7%, dengan kontribusi produk yang tidak langsung dijual dipasar namun disortir untuk mendapatkan bawamng merah dengan kualitas baik. Integrasi kearifan lokal dalam proses produksi, pengemasan, dan pemasaran juga terbukti meningkatkan partisipasi dan keberlanjutan program. Dengan demikian, model pemberdayaan berbasis kearifan lokal ini efektif dalam memperkuat ekonomi petani dan mendukung ketahanan pangan di wilayah kepulauan, serta memiliki potensi untuk direplikasi pada konteks yang serupa.