Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Santri RQA melalui Pelatihan dan Pendampingan Hidroponik dan Budidaya Lele Rijal Arslan; Bambang Eko Samiono; Asri Noer Rahmi; Aisyah Tiar Arsyad
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4986

Abstract

Meskipun pembinaan Al-Quran di Rumah Quran Askaf (RQA) berjalan baik, santri mukim masih kekurangan program terpadu untuk pengembangan keterampilan kewirausahaan, kondisi ini membatasi kemampuan mereka untuk menciptakan peluang ekonomi mandiri dan berkontribusi pada kesejahteraan diri sendiri, keluarga, maupun komunitas, Santri mukim di Rumah Quran Askaf (RQA) akan memperoleh pembelajaran kewirausahaan terstruktur berupa teori dan praktik yang meningkatkan kompetensi usaha, keterampilan hidup, dan etika kerja dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran baru bagi santri, yaitu enterpreneur yang memberikan pembelajaran teori kewirausahaan, sedangkan pembelajaran praktikum akan dilengkapi dengan pengembangan tempat praktikum berupa hidroponik sayuran dan budidaya ikan lele, program pengabdian kepada masyarakat akan melibatkan 5 orang peserta yang merupakan pengajar di RQA, untuk nantinya para pengajar akan menyampaikan kurikulum tersebut kepada para santri (training to trainer), pelaksanaan kegiatan ini akan dimulai dengan melakukan penyusunan kurikulum wirausaha dan memberikan pelatihan wirausaha bagi pengajar di RQA, selanjutnya akan dilakukan pengembangan tempat praktikum wirausaha, kegiatan ini telah berhasil menghasilkan 5 calon pengajar enterpreneur dan tempat praktikum wirausaha, yang selain hasilnya dapat dikonsumsi santri mukim juga dapat dijual, sehingga santri dapat lebih berdaya.Kata kunci: Enterpreneur, Kurikulum, Pelatihan, Praktikum
PENGARUH PERSEPSI KUALITAS PRODUK, PERSEPSI HARGA DAN GAYA HIDUP HIJAU TERHADAP MINAT BELI MELALUI CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KENDARAAN SEPEDA MOTOR LISTRIK DI JAKARTA Sandi Mega Saputra; Annisa Anindya; Rijal Arslan; Aisyah Tiar Arsyad; Ditha Riyansa
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v15i1.3699

Abstract

Introduction: Worsening air pollution and high exhaust emissions from fossil-fueled motor vehicles have become an urgent environmental issue. The use of electric motorcycles is viewed as a solution to reduce those emissions, yet adoption in Indonesia remains low due to factors such as high initial costs, limited charging infrastructure, and a lack of consumer awareness. Methods: A quantitative approach using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was employed. Data were collected via a questionnaire distributed to 110 respondents in Jakarta. Data analysis evaluated construct validity and reliability, as well as the relationships among variables in the research model.Results: The findings demonstrate that perceived product quality and perceived price significantly impact brand image, yet do not exert a direct influence on purchase intention. A green lifestyle also significantly affects brand image, yet it does not directly influence purchase intention. Brand image was identified as a significant intervening variable that mediates the relationships among perceived product quality, perceived price, and green lifestyle regarding purchase intention.Conclusion and suggestion: Brand image plays a key role in enhancing purchase intention for electric motorcycles. Therefore, manufacturers are advised to strengthen brand image through effective branding strategies and product quality improvements. This study contributes to the development of marketing strategies for electric motorcycles in Indonesia. Keywords: Brand image, green lifestyle, perceived price, perceived product quality, purchase intention