Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PRINSIP VALUE FOR MONEY TERHADAP AKUNTABILITAS PUBLIK DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA DI DESA SALAMDARMA KECAMATAN ANJATAN KABUPATEN INDRAMAYU Deddy Suhardi; Aziz Muhammad
The World of Financial Administration Journal Volume 4 Issue 1 Juni 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v4i1.1340

Abstract

Abstrak Anggaran sektor publik penting karena anggaran merupakan alat pemerintah untuk mengarahkan pembangunan social ekonomi, menjalin kesinambungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Anggaran diperlukan karena adanya masalah keterbatasan sumber daya, dan anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggungjawab terhadap rakyat. Pemerintah menggunakan anggaran sebagai alat untuk merancang program kerja atau langkah-langkah yang akan dilakukan agar setiap aktivitas dapat terarah dan terkontrol dengan baik. Anggaran sektor publik menjadi kendali dan tolak ukur untuk setiap aktivitas yang dilakukan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, tetapi peneliti menggunakan metode survei, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi penelitian adalah sebanyak 62 orang. Dari jumlah tersebut, besar sampel yang akan dijadikan responden sebanyak 55 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa secara umum pengaruh Value for Money terhadap Akuntabilitas Publik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Salamdarma dinilai tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor indeks rata-rata tertimbang yang diperoleh oleh variabel laten value for money yaitu 4,34 sedangkan untuk variabel laten akuntabilitas publik mencapai 3,62. Temuan analisis deskriptif Value for Money terhadap Akuntabilitas Publik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Salamdarma ini memberikan implikasi bahwa Value for Money perlu untuk dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada masa-masa mendatang. Bagaimanapun, tingginya penerapan Value for Money yang ditunjukkan oleh Desa Salamdarma akan meningkatkan Akuntabilitas Publik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Kata kunci: Value for Money, Akuntabilitas Publik, APBDes Abstract The public sector budget is important because the budget is a government tool to direct socio-economic development, establish sustainability and improve people's quality of life. The budget is needed because of the problem of limited resources, and the budget is needed to ensure that the government is accountable to the people. The government uses the budget as a tool to design work programs or steps that will be taken so that each activity can be well directed and controlled. The public sector budget becomes the control and benchmark for every activity carried out. This research method uses quantitative research methods. The sampling technique is generally done randomly, but researchers use survey methods, data collection uses research instruments, data analysis is quantitative or statistical in nature with the aim of testing predetermined hypotheses. The research population was 62 people. From this amount, the sample size that will be used as respondents is 55 people. The results of the descriptive analysis show that in general the influence of Value for Money on Public Accountability in the Village Revenue and Expenditure Budget in Salamdarma Village is considered high. This can be seen from the results of the weighted average index score obtained by the latent variable value for money which is 4.34 while for the latent variable of public accountability it reaches 3.62. The findings of this descriptive analysis of Value for Money on Public Accountability in the Village Revenue and Expenditure Budget in Salamdarma Village have implications that Value for Money needs to be maintained, even increased in the future. However, the high application of Value for Money shown by Salamdarma Village will increase Public Accountability in the Village Revenue and Expenditure Budget. Keywords: Value for Money, Public Accountability, APBDes
Pengaruh Green Marketing Terhadap Purchase Intention Produk Garnier Pada Konsumen Di Kabupaten Subang Ade Suparman; Luki Natika; Aziz Muhammad; Alycia Putri Agustin
The World of Business Administration Journal Volume 7 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/phkc3173

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing terhadap purchase intention pada konsumen Garnier di Kabupaten Subang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Subang pengguna Garnier dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan rumus slovin dan Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk memperoleh gambaran mengenai green marketing dan purchase intention produk Garnier di Kabupaten Subang, serta data sekunder diperoleh melalui studi literatur. Teknik analisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 26.0. Berdasarkan perhitungan uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y= 7,162 + 0,343x. Hasil analisis uji t diketahui bahwa variabel green marketing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention pada konsumen produk Garnier di Kabupaten Subang. Berdasarkan perhitungan nilai koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai adjusted R square sebesar 0,493, hal ini menunjukkan bahwa variabel green marketing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap purchase intention produk Garnier pada konsumen di Kabupaten Subang sebesar 49,3% sedangkan sisanya (50,7%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalan penelitian ini. Kata kunci : Pemasaran Hijau, Minat Beli, Garnier   Abstract This research aims to analyze the effect of green marketing on purchase intention among Garnier consumers in Subang Regency. The research employs a quantitative method. The object of this study is the population of Garnier users in Subang Regency, with a sample size of 100 respondents. The sample was determined using the Slovin formula, and the sampling technique used was non-probability sampling. Primary data collection was conducted using a questionnaire to obtain insights into green marketing and purchase intention of Garnier products in Subang Regency, while secondary data was gathered through a literature study. The analysis technique applied was simple linear regression with the assistance of SPSS version 26.0. Based on the calculation of the simple linear regression test, the equation obtained is Y = 7.162 + 0.343x. The results of the t-test analysis revealed that the green marketing variable has a significant effect on purchase intention among Garnier consumers in Subang Regency. The calculation of the coefficient of determination (R²) shows an adjusted R square value of 0.493, indicating that the green marketing variable has a significant influence on purchase intention for Garnier products among consumers in Subang Regency by 49.3%, while the remaining 50.7% is influenced by other factors not examined in this study. Keywords: Green Marketing, Purchase Intention, Garnier.          
Pengaruh Strategi Pemasaran Digital Dan Kualitas Produk Terhadap Penjualan UMKM Kuliner Di Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang Aziz Muhammad; Agus Dedi Subagja; Deddi As Shidik; Pitriyani Rahayu
The World of Business Administration Journal Volume 7 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/5jn7tb88

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital dan kualitas produk terhadap penjualan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya daya saing UMKM kuliner akibat implementasi strategi pemasaran digital yang belum optimal, seperti kurangnya interaksi melalui platform digital, serta ketidaksesuaian kualitas produk dengan ekspektasi konsumen. Di era perkembangan teknologi, strategi pemasaran digital menjadi elemen penting untuk memperluas jangkauan pasar, sedangkan kualitas produk berperan sebagai kunci dalam menjaga loyalitas pelanggan dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM. Penelitian ini menggunakan teori yang mencakup bauran pemasaran digital (marketing mix) dengan dimensi customer engagement, permission marketing, dan content marketing (Chaffey & Chadwick, 2016:43). Variabel kualitas produk diukur melalui dimensi fungsi produk, penampilan luar, dan biaya produk (Assauri, 2010:123). Variabel penjualan dianalisis berdasarkan dimensi volume, pendapatan, dan pertumbuhan penjualan (Swastha & Irawan, 2014:12). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan 29 pelaku UMKM kuliner sebagai responden. Sebelum dianalisis, data diuji validitasnya menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dan reliabilitasnya dengan Cronbach's Alpha. Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner dinyatakan valid dan reliabel. Data diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital memiliki koefisien regresi sebesar 0,025 dengan nilai signifikansi 0,907 (p > 0,05), sementara kualitas produk memiliki koefisien regresi sebesar -0,203 dengan nilai signifikansi 0,369 (p > 0,05). Secara simultan, uji F menghasilkan nilai sebesar 0,418 dengan signifikansi 0,663 (p > 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital dan kualitas produk secara parsial maupun simultan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penjualan UMKM kuliner di Kecamatan Kalijati. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi lokal dan tingkat persaingan pasar, lebih dominan dalam memengaruhi penjualan. Kata Kunci: Strategi Pemasaran Digital, Kualitas Produk, Penjualan, UMKM Kuliner, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang   Abstract This study aims to analyze the influence of digital marketing strategies and product quality on the sales of culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalijati District, Subang Regency. This research is motivated by the low competitiveness of culinary MSMEs due to the suboptimal implementation of digital marketing strategies, such as insufficient interaction through digital platforms, and the misalignment of product quality with consumer expectations. In the era of technological advancement, digital marketing strategies are essential for expanding market reach, while product quality serves as a key factor in maintaining customer loyalty and supporting the sustainability of MSMEs. This study uses theories encompassing the digital marketing mix with dimensions of customer engagement, permission marketing, and content marketing (Chaffey & Chadwick, 2016:43). The product quality variable is measured through dimensions of product functionality, appearance, and cost (Assauri, 2010:123). The sales variable is analyzed based on dimensions of volume, revenue, and sales growth (Swastha & Irawan, 2014:12). This research employs a quantitative approach with multiple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires involving 29 culinary MSME actors as respondents. Before analysis, data validity was tested using Pearson Product Moment correlation, and reliability was tested using Cronbach's Alpha. The results showed that all questionnaire items were valid and reliable. Data were processed using IBM SPSS Statistics version 25 software. The study results indicate that digital marketing strategies have a regression coefficient of 0.025 with a significance value of 0.907 (p > 0.05), while product quality has a regression coefficient of -0.203 with a significance value of 0.369 (p > 0.05). Simultaneously, the F test resulted in a value of 0.418 with a significance of 0.663 (p > 0.05). These findings indicate that digital marketing strategies and product quality, both partially and simultaneously, do not significantly influence the sales of culinary MSMEs in Kalijati District. These results suggest that external factors, such as local economic conditions and market competition levels, play a more dominant role in influencing sales. Keywords: Digital Marketing Strategies, Product Quality, Sales, Culinary MSMEs, Kalijati District, Subang Regency