Gideon Hasiholan Sitorus
Magister Sosiologi Agama, Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SUMBANGSIH TEORI FUNGSIONALIS EMILE DURKHEIM UNTUKMEWUJUDKAN AGAMA SEBAGAI WACANA PERFORMATIFDALAM MEWUJUDKAN SOLIDARITASDI TENGAH PANDEMI Gideon Hasiholan Sitorus
Pute Waya : Sociology of Religion Journal Vol. 3 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan, Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/pwjsa.v3i1.967

Abstract

Agama sangat memungkinkan menjadi penentu akan terwujudnya perspektif bagi setiap penganutnya dalam memandang dan mengerti akan eksistensi diri sendiri serta setiap relasiyang ada dengan masyarakat dan juga alam. Benarlah bahwa agama saat ini mendapat tempat utama pada masyarakat dan menjadi bagian yang bersifat konstitutif. Dalam tulisan ini, penulismengemukakanargumentasi bahwa fungsi agama sebagaimana terdapat dalam dimensi fungsionalnyaseharusnya memberikan suatu hal baru yang mampu mengintegrasikan kehidupan yang bersifat individual(privat) ke kehidupan komunal (public). Kemudian agar agama dapat dipahami sebagai wahana yang dapat berfungsi sebagai penolong. Hasil penelitian menemukan bahwa, Fungsi agama adalah itu sebagai berikut: Pertama, agama mendasarkan perhatiannya pada sesuatu yang berada di luar jangkauan manusia. Kedua, agama menawarkan hubungan transendental melalui pemujaan dan ibadat sehingga memberikan dasar emosional. Ketiga, agama menyucikan norma-norma dan nila-nilai masyarakat yang telah terbentuk.