Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Architectural Design and Development (JAD)

Penggunaan Biochar Sebagai Material Bangunan Green Indoor Playground Berkelanjutan di Batam Jeanny Laurens Pinassang; Dimas Iqbal Nurrahman; Billy Shevriyanto; Gladies Imanda Utami; Amanda Rosetia
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 3 No 1 (2022): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v3i1.6737

Abstract

Majunya pembangunan di Batam mengakibatkan menipisnya area hijau dan area publik yang dapat dialokasikan sebagai tempat bermain anak-anak, sehingga pembentukan suatu indoor playground menjadi jawaban atas permasalahan tersebut. Perkembangan industri di Batam juga membuat kesehatan udara terancam, karena itu diperlukan penggunaan bahan bangunan yang tidak memperburuk keadaan lingkungan, namun berperan baik bagi pengguna juga lingkungan di sekitarnya. Biochar, bahan yang dinilai sebagai bahan baik untuk lingkungan, ditelilti untuk menjadi campuran material bangunan. Melalui studi literatur dari berbagai sumber terkait penggunaan dan uji biochar khususnya pengaplikasiannya pada bahan bangunan, didapatkan berbagai bukti yang mendukung digunakannya biochar menjadi campuran bahan bangunan yang tepat untuk desain perancangan. Hasil dari penelitian ini kelak akan menunjukkan bahwa pengaplikasian biochar sebagai campuran bahan bangunan pada konsep perancangan suatu green indoor playground yang memiliki konsep green architecture dan sustainable dapat terbukti baik bagi pengguna dan lingkungan di Batam.
THE CONCRETE’S UGLY DUCKLING: MEMPERTAHANKAN WARISAN GAYA ARSITEKTURAL BRUTALISM DI PERTH Dimas Iqbal Nurrahman
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 3 No 2 (2022): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v3i2.7446

Abstract

Sebuah bangunan beton yang sangat besar dengan elemen kuat yang diperlihatkan di Perth Concert Hall (1969) yang dirancang oleh Howlett dan bailey menggambarkan keunikan bangunan brutalism. Keindahan beton ekspos dengan pola yang menakjubkan, hutan beton ini bertahan melewati waktu. Sebagai perbandingan, School of Early Learning (2018) yang baru dibangun di Perth Utara oleh Godden dan Crawford mengadaptasi penerapan bahan baku yang merupakan bagian dari gagasan brutalisme. Esai ini akan membandingkan karya arsitektur bangunan brutalis terdahulu dan saat ini untuk menentukan pengaruh brutalisme terhadap arsitektur di masa sekarang sehingga pantas untuk di pertahankan. Sejarah teoretis oleh Reyner Banham “kualitas dasar dari kebrutalan baru didefinisikan sebagai daya ingat sebagai Gambar; Pameran Struktur yang jelas; dan Penilaian Bahan 'seperti yang ditemukan'” (Banham, 1995, p5) memiliki peran utama dalam memeriksa kesamaan dan variasi dari dua bangunan. Gambar analitik dan fotografi kedua bangunan tersebut menjadi bukti pendukung analisis.