Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENTING PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER YANG BAIK Muhammad Nuruddin Arief; Wahid Abdul Kudus
Jurnal Revolusi Indonesia Vol 2 No 5 (2022): Jurnal Revolusi Indonesia
Publisher : Fenery Library

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1235/jri.v2i5.281

Abstract

Pendidikan adalah Media untuk mencapai nilai dan makna hidup. Masyarakat memiliki peran strategis dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah, upaya tersebut di implementasikan melalui partisipasi dan keterlibatan mereka baik secara moril maupun materil. partisipasi masyarakat dapat berupa peran sebagai perencana dan pengawas Program yang sudah disusun oleh madrasah. partisipasi menuntut adanya pemahaman yang sama dari pihak madrasah dan masyarakat (orangtua terhadap visi dan misi serta tujuan pendidikan di madrasah). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: Bentuk Partisipasi Masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Mandala Citra Indah Kota Serang, Peran pendidikan di madrasah dalam menumbuhkan karakter siswa/siswi, Hambatan yang dihadapi oleh masyarakat dalam berpartisipasi untuk meningkatkan mutu Pendidikan di Madrasah Mandala Citra Indah Kota Serang. Penelitian dilakukan di Madrasah Mandala Citra Indah Kota Serang dengan menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan Hasil Penelitian yaitu; 1) Bentuk Partisipasi Masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu input, proses, dan output, 2) peran pendidikan di Madrasah dalam menumbuhkan Karakter yang baik sudah berjalan dengan hasil yang baik, 3)  Hambatan yang dialami oleh masyarakat adalah mereka mengalami kesibukan kerja, dan kurangnya informasi perkembangan tentang Madrasah.  
Pola Interaksi Sosial Warga Binaan pada Rumah Tahanan Provinsi Banten : (Studi Lembaga Pemasyarakatan Rutan Provinsi Banten) Muhammad Nuruddin Arief; Haryono Haryono; Stefany Afrizal
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 1 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i1.643

Abstract

This research is motivated by the importance of understanding the dynamics of social interaction of prisoners in the Class II B Detention Center of Serang City, Banten Province. The focus of the research is the pattern of relationships between prisoners as well as interactions between prisoners and detention officers that affect social life in the environment. The purpose of this study is to identify the associative and dissociative processes that occur among prisoners and explore the factors that influence the pattern of social interaction in detention centers. The research methodology used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through direct observation, in-depth interviews, and document analysis. This approach allows in-depth exploration of complex social dynamics in closed environments such as prisons. The results show that social interactions between prisoners include associative processes, such as cooperation in daily activities, and dissociative processes, such as competition and conflict triggered by limited resources and social hierarchy. In addition, interactions between prisoners and officers often vary, ranging from formal relationships in coaching activities to informal relationships that are emotional in nature. The conclusion of this study emphasizes that the pattern of social interaction in detention centers is strongly influenced by the social background of prisoners, family support, and the existing hierarchical structure. This research provides recommendations for the management of detention centers that are more inclusive and support the rehabilitation process of prisoners.