Faldi Hendrawan
Desain Komunikasi Visual, Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Visual Identity Kue Browqies sebagai Media Promosi di Kota Malang Pinky Diah Mayangsari; Faldi Hendrawan
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 5 No 2 (2021): Jeskovsia 5.2
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v5i2.637

Abstract

ABSTRACT Browqies are brownies topped with melted chocolate on top. Browqies is a cake with a soft and dense texture, dark brown in color and has a distinctive chocolate taste. However, for many years this product has not been known by consumers. It turns out that this is due to the lack of media promotion built by the browqies product. The solution offered in this research is the design of Visual Identity as a promotional medium for the Browqies Cake product. Where visual identity is a visual communication system that forms the identity/personality of a company, institution, or product. The results of testing with alternative methods of filling out questionnaires in this study showed that out of ten buyers who agreed with the Visual Identity design, they were able to provide a value of trust and attract consumers to buy products with packaging, and promotional media such as posters, flyers, x-banners and media. namely merchandise. Keywords: Visual Identity, Browqies Malang City.
Buku Bergambar “Self Healing” Sebagai Media Edukasi Untuk Remaja Pasuruan Teguh Adi Saputra; Faldi Hendrawan
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 6 No 01 (2022): Jeskovsia 6.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v6i01.728

Abstract

Pasuruan merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak generasi muda bertalenta. Sebagai daerah dengan generasi muda yang berpotensi ini, Sebagai daerah dengan potensi genrasi muda yang banyak, Pasuruan sangat memperhatikan edukasi terhadap kesehatan mental mereka. Namun perkembangan kesadaran akan self healing cukup lamban dikarenakan pengaruh sebagian lingkungan sosial yang kurang memperhatikan kesehatan mental dan luka batin. Faktor lainya ialah kurangnya media edukasi mengenai self healing ini. Maka dari itu perlu dibuatkan semacam ilustrasi untuk media edukasi berupa buku bergambar, supaya remaja mengetahui bahwa luka batin dapat disembuhkan dengan self healing. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini ialah Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung ke lokasi yang dituju dan melakukan wawancara bersama narasumber. Kemudian di dukung oleh studi pustaka yang bersumber dari buku dan jurnal. Proses perancangan pembuatan buku bergambar ini dimulai dari tahap Pra Produksi yang meliputi naskah dan rough layout. Untuk proses Produksi ialah proses visualisasi karakter, coloring, proses editing. Dan untuk proses pasca produksi ialah proses penyelesaian akhir, publikasi, dan pengujian. Pengujian dilakukan melalui media kuisioner yang disebarkan kepada 30 responden remaja usia akhir untuk mengetahui seberapa baik buku ini dipahami oleh mereka. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa buku ini dapat dipahami dengan baik. Dengan demikian buku bergambar "self healing" ini layak digunakan sebagai media edukasi bagi para remaja. Kata Kunci : Media Edukasi, buku bergambar, visualisasi karakter, self healing.