Pasuruan merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak generasi muda bertalenta. Sebagai daerah dengan generasi muda yang berpotensi ini, Sebagai daerah dengan potensi genrasi muda yang banyak, Pasuruan sangat memperhatikan edukasi terhadap kesehatan mental mereka. Namun perkembangan kesadaran akan self healing cukup lamban dikarenakan pengaruh sebagian lingkungan sosial yang kurang memperhatikan kesehatan mental dan luka batin. Faktor lainya ialah kurangnya media edukasi mengenai self healing ini. Maka dari itu perlu dibuatkan semacam ilustrasi untuk media edukasi berupa buku bergambar, supaya remaja mengetahui bahwa luka batin dapat disembuhkan dengan self healing. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini ialah Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung ke lokasi yang dituju dan melakukan wawancara bersama narasumber. Kemudian di dukung oleh studi pustaka yang bersumber dari buku dan jurnal. Proses perancangan pembuatan buku bergambar ini dimulai dari tahap Pra Produksi yang meliputi naskah dan rough layout. Untuk proses Produksi ialah proses visualisasi karakter, coloring, proses editing. Dan untuk proses pasca produksi ialah proses penyelesaian akhir, publikasi, dan pengujian. Pengujian dilakukan melalui media kuisioner yang disebarkan kepada 30 responden remaja usia akhir untuk mengetahui seberapa baik buku ini dipahami oleh mereka. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa buku ini dapat dipahami dengan baik. Dengan demikian buku bergambar "self healing" ini layak digunakan sebagai media edukasi bagi para remaja. Kata Kunci : Media Edukasi, buku bergambar, visualisasi karakter, self healing.
Copyrights © 2022