Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REFRESH UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BAYI DENGAN PELATIHAN KONSELING PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DINAS KESEHATAN JOMBANG TAHUN 2022 Rista Novitasari; Evi Rosita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v4i2.9961

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018, prevalensi stunting balita umur 0 sampai 59 bulan di Jawa Timur mencapai 32,81 persen. Angka ini lebih tinggi dari prevalensi stunting nasional yakni sebesar 30,8 persen. Mengingat bahaya stunting adalah berisiko lebih tinggi mengidap penyakit degeneratif. Hal ini karena kebutuhan zat gizi mikro dan makro dalam tubuh tidak terpenuhi secara maksimal sehingga pembentukan fungsi sel tubuh dan lainnya tidak sempurna. Hasil kegiatan bulan timbang per Agustus 2019, tercatat angka stunting di Jombang mencapai 12.013 balita yang tersebar di seluruh kecamatan. Di Kecamatan Diwek dilaporkan paling banyak mencapai 1.353 balita, Kecamatan Mojoagung 1.213 balita, Kecamatan Kesamben 1.087 balita, Kecamatan Mojowarno 938 balita dan Kecamatan Sumobito 916 balita.Metode pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan ceramah, diskusi, dalam mengerjakan pre-tes dan post-tes, serta praktik teknik menyusui yang benar, penanganan bayi kolik. Materi pelatihan mencakup hal yang berkaitan dengan pemberian ASI Eksklusif dalam pencegahan stunting. Jumlah peserta 25 orang terdiri dari tenaga Kesehatan di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dilaksanakan pada tanggal 19-23 November 2020 bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Jombang. Hasil dari program pelatihan tenaga Kesehatan dalam upaya pencegahan stunting pada bayi dengan pemberian ASI Eksklusif melalui mengadakan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan konselor ASI Eksklusif adalah adanya peningkatan pengetahuan yang digambarkan dalam bentuk nilai post test yang meningkat yaitu 90% dengan kategori nilai baik yang sebelumnya 70% nilai baik. Melihat hal tersebut maka ada baiknya jika kegiatan tersebut menjadi salah satu alternatif untuk upaya penurunan stunting di wilayah Jombang khususnya.
Pengaruh Baby Massage Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3 – 6 Bulan Di Pmb Ny.”W” Desa Madureso Kec. Dawarblandong Kab. Mojokerto Rista Novi; Hidayatun Nufus; Evi Rosita
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk bayi, tidur adalah yang utama karena pada saat itulah perbaikan saraf otak terjadi dan sekitar 75% hormon pertumbuhan diproduksi. Di Indonesia cukup banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari. Gangguan keseimbangan fisiologis dan psikologis dapat disebabkan oleh kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk, baby Massage merupakan salah astu upaya untuk meningkatkan lama tidur pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk Pengaruh Baby massage Terhadap Kualitas Tidur pada Bayi Usia 3 – 6 bulan di PMB Ny.”W” Desa Madureso Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre testpost test desain. Populasinya yaitu seluruh bayi usia 3-6 Bulan di PMB Ny.”W” Desa Madureso Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto berjumah 37 bayi. Representatif studi adalah 31 bayi usia 3-6 purnama yang dilakukan dan simple acak sampling. Variabel bebasnya yaitu pijat bayi dan variabel terikatnya adalah mutu bobok bayi. Alat studi memakai SOP dan daftar pertanyaan. Tes perangkaan dilakukan dan memakai Wilcoxon. Perolehan studi memperlihatkan maka mutu tidur anak 3-6 bulan layak efektif pada beberapa banyak informan sebelum dilakukan pijat bayi yakni sebanyak 18 responden (58,0%), sedang sesudah dilakukan pijat bayi mutu bobok hampir seutuhnya efektif. yakni 26 informan (83,9%) lewat tes data Wilcoxon terdapat nilai relevan p value = 0,000< (0,05) hingga peroleh H1, melalui sini bisa disimpulkan maka urut bayi berdampak kepada mutu bobok bunda mengandung. Konklusi bayi umur 3 warsa - 6 purnama di PMB Ny."W" Dukuh Madureso Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto.