Dewi Rantam Sari
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AUTISM CARE CENTER : PUSAT LAYANAN PENDIDIKAN DAN TERAPI DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC Dewi Rantam Sari
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Setiap orang tanpaterkecualimemilikihak-hakuntukmemperolehpelayananbaikpendidikanmaupunkesehatantermasukbagi para penyandangdisabilitasautisme. Di Kota Semarang, menurutDinas Sosial Kota Semarang melalui DTKS (Data TerpaduKesejahteraanSosial)periodetahun 2020kelompokpenyandangdisabilitas mental memilikijumlahhingga 768 jiwa dan salah satudarikategoripenyandangdisabilitas mental adalahautisme. Upayamemfasilitasikebutuhanpenyandangdisabilitasautismemasihmenghadapibeberapahambatandiantaranyamasihminimnyaketersediaan data valid mengenaijumlahpenyandangautisme di Indonesia hinggaadanyapandangan-pandangannegatif yang tersebar di kalanganmasyarakatmengenaipenyandangdisabilitas. Selainitu, fasilitaskhususbagi para penyandangdisabilitasautismemasihbelumbanyakditemukan, halinidikarenakan pada umumnyafasilitas-fasilitastersebutdigabungkanbersamaandenganfasilitaspenyandangdisabilitaslainnya. Sarana dan prasaranabagipenyandangdisabilitasautismedalampendidikan dan kesehatandibentuktidakhanyauntukmembantupertumbuhan dan perkembangansajamelainkan juga membantu proses terapikemampuanfisik dan psikologis. Salah satupendekatan yang dapatdigunakanadalahmelaluidesain biophilic yaknimengaitkanantaraalam dan manusiasehinggadapatmemberikanpengaruhpositifdimanadapatmerangsangsensorikotakdaripenyandangdisabilitasautismedalam proses terapimaupunpendidikandenganmenggunakanalamsebagaimedianya. Dengandemikian, perluadanyaupayapenyediaanfasilitaspendidikan dan kesehatanmelaluiAutism Care Centerselainsebagaiupayamembantupemerintah Kota Semarang dalammemenuhihakpenyandangdisabilitas juga sebagaiwadahuntukpengembanganpotensimelaluipendidikan nonformal, formal, sertaterapi di fasilitaskhususbagipenyandangdisabilitasautisme.