Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pencegahan Juvenile Deliquency Berbasis Masjid Mohammad Hotibul Umam
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid memiliki fungsi yang sangat strategis dalam masyarakat Islam baik sebagai tempat ibadah maupun pusat media pembinaan umat secara holistik. Tulisan ini menggambarkan optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pembenahan kenakalan remaja (juvenile deliquency) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Masyarakat terutama remaja jarang memaksimalkan masjid untuk kegiatan selain agama. Hal ini bagi remaja akan menimbulkan rasa sungkan pada masjid dan yang lebih mengkhawatirkan kegiatan remaja kurang terkontrol. Kenakalan remaja sudah sangat merata di lingkungan masyarakat. Tujuan optimalisasi fungsi masjid sebagai upaya mencegah Juvenile Deliquency (Kenakalan Remaja) sangat diperlukan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Adapun hasil optimalisasi fungsi masjid sebagai upaya pencegahan Juvenile Deliquency meliputi bidang organisasi, ibadah, pendidikan, sosial dan ekonomi. Dalam bidang organisasi yaitu memaksimalkan peran ikatan remaja masjid, kemudian dalam bidang pendidikan yaitu “masjid gudang ilmu”, serta “masjid solusi msyarakat” optimalisasi bidang sosial dan yang terakhir bidang ekonomi yaitu “ekonomi remaja berbasis masjid”. 
Bias Gender dalam Berita Penangkapan Ahed Tamimi oleh Tentara Israel Betty Ayunda Wulandari; Rihaadatul 'Aisy AlQodri; Mohammad Hotibul Umam; Abdul Muntaqim Al-Anshory
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v11i3.2048

Abstract

News about women's cases is often encountered both in online and print media. The purpose of this study was to examine the gender bias contained in the news of Ahed Tamimi's arrest by Israeli troops in online news TribunJatim.com and TribunJateng.com and what forms of framing exist in it. This research included descriptive qualitative research using Sara Mills' critical discourse analysis study. Online media TribunJatim.com and TribunJateng.com were the subject of this study, and online news articles revealing the case of Ahed Tamimi's arrest as the object of research. The results of this study show that, First, articles in online media TribunJatim.com and TribunJateng.com place the victim as an object by not providing space for the victim to tell the chronology of events through his point of view. Second, the author gives a more complete identity to male characters than females. Third, the author is more exposed from the point of Ahed's guilt without considering from the side of the Israeli army.