Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Promosi dan Distribusi Bisnis tterhadap Peningkatan Penjualan Al Tasya Fitrah; Zuhrinal M. Nawawi
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 2 No 1 (2022): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi, dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current industrial business competition in producing and marketing products to consumers continues to get higher every year. The presence of various kinds of competitors in today's global industry is one factor that must be considered. Product quality, promotion and distribution are thought to have an important role in efforts to increase marketing performance in a business. Promotion is very closely related to a sale as a result, promotion is used and carried out on the marketing and sales of a product so that it gets an increase in sales of a business. Promotion can be done in various ways, one of which is through advertising. Promotion through advertising needs to be done through the media of newspapers, radio, magazines, social media, television, or in the form of posters placed on the side of the road or in strategic places. Therefore, as marketing, it is required to be able to carry out promotions appropriately so that it can be accepted by consumers and can increase product sales as expected by a business. Distribution is the act of getting products from producers to consumers at the right time. Therefore, distribution is one of the marketing policies that includes the identification of marketing channels (marketing). Distribution channels are used to facilitate sales transactions, introduce products from producers to consumers, and ensure Therefore, promotion and distribution will have an impact on the level of product sales in a business. This is because the more effective promotion and distribution are carried out, the more product sales increase.
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA MANAJEMEN DARI HASIL KEUNTUNGAN OPERASI PADA PEDAGANG PASAR HALAT KOTA MEDAN Al Tasya Fitrah; Nadia Ulfa; Lintang Dwiyana; Zainarti
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v2i1.800

Abstract

Definisi kinerja yaitu hasil kerja yang dilakukan oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Pada dasarnya, konsep kinerja dapat diinterpretasikan dalam berbagai cara. Beberapa ahli melihatnya sebagai hasil dari proses menyelesaikan pekerjaan, sementara yang lain melihatnya sebagai perilaku yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Kinerja juga merupakan yang digambarkan sebagai hasil pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam rangka mencapai tujuan, sasaran dan visi perusahaan yang dituangkan dalam rumusan rencana strategis perusahaan. Penilaian ini tidak lepas dari proses transformasi input menjadi output atau evaluasi selama penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan mempengaruhi pencapaian tujuan. Tingkat Rasio ini, tinggi atau rendah biasanya mencerminkan profitabilitas penggunaan modal. Sebagai tolak ukur pengukuran kinerja manajemen persentase laba usaha pada pedagang Sembako, pedagang Sayuran, dan Pedagang Jasa(Tukang Elektronik). Karena pada umumnya, mereka menghitung modal mereka untuk mendapatkan keuntungan darinya dengan cara tidak efesien sehingga banyak yang melakukan kesalahan perhitungan dan membuat perhitungan hasil laba tidak balance. Sangat sulit Manajemen pada modal yang efektif diketahui, karena laba tinggi tidak berarti modal rendah digunakan secara efektif. Penelitian ini dilakukan pada Pedagang Pasar Halat yang menjual sembako, sayuran, elektronik, di Kelurahan Kota Matsum IV, Medan Area . Data yang digunakan adalah profitabilitas, yaitu laba operasi, yaitu rasio penjualan bersih dikurangi harga harga pokok penjualan dan dikurangi gaji, administrasi penjualan dengan penjualan bersih.