Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Nilai Religiusitas dalam Komunikasi Dakwah pada Novel Air Mata Tuhan Karya Aguk Irawan M.N Ahmad Ilzamul Hikam
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia diciptakan Tuhan yang maha kuasa dimuka bumi ini sebagai makhluk yang sempurna dengan makhluk lain. Melalui kesempurnaannya itu manusia bisa berpikir, bertindak, berusha, dan bisa menentukan mana yang benar dan baik. Di sisi lain, manusia meyakini bahwa dia memiliki keterbatasan dan kekurangan. Mereka yakin ada kekuatan lain, yaitu tuhan sang pencipta alam semesta. Oleh sebab itu, penelitian ini di tulis dengan judul nilai religiusitas dalam novel Air Mata Tuhan Karya Aguk Irawan M.N,Tujuan penulis meneliti penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan tentang Nilai-nilai keyakinan dalam Novel Air Mata Tuhan karya Aguk Irawan M.N; (2) Mendeskripsikan Nilai-nilai Ketaatan dalam Novel Air Mata Tuhan Karya Aguk Irawan M.N; (3) Mendeskripsikan Nilai-nilai ketaatan dalam Novel Air Mata Tuhan Karya Aguk Irawan M.N. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hal tersebut digunakan untuk menggambarkan dan menafsirkan keadaan secara subjektif tentang nilai-nilai religiusitas dalam novel Air Mata Tuhan Karya Aguk Irawan M.N. Dengan demikian, penelitian akan berisi kutipan-kutipan data yang berbentuk dialog, monolog, naratif untuk memberikan gambaran dan dapat menjawab berbagai permasalahan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi melalui identifikasi, klasifikasi dan analisis data. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, menafsirkan, mereduksi dan terakhir interpretasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hal tersebut digunakan untuk menggambarkan dan menafsirkan keadaan secara subjektif tentang nilai-nilai religiusitas dalam novel Air Mata Tuhan Karya Aguk Irawan M.N. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi melalui identifikasi, klasifikasi dan analisis data. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, menafsirkan, mereduksi dan terakhir interpretasi.
Analisis Nilai Religius Pada Novel Mencintaimu Dalam Doa Karya Shineeminka Delilatul Adawiyah; Ainol Ainol; Ahmad Ilzamul Hikam
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i1.44401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai religius pada novel Mencintaimu Dalam Doa karya Shineeminka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer menggunakan novel Mencintaimu Dalam Doa, penulis Shineeminka, penerbit Grass Media, cetakan pertama Desember 2019 dengan jumlah halaman 208. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Peneliti membaca novel Mencintaimu Dalam Doa karya Shineeminka secara teliti dan berulang-ulang, sehingga peneliti mendapatkan pemahaman data yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Peneliti menggunakan metode analisis isi. Analisis isi memberikan perhatian pada isi pesan dan dapat membantu memperoleh informasi yang akurat dalam penelitian tentang nilai religius pada novel Mencintaimu Dalam Doa karya Shineeminka. Hasil temuan penelitian ini ialah hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia. Hubungan manusia dengan Tuhan berupa salat berjumlah 2 kutipan, berzikir berjumlah 1 kutipan, berdoa berjumlah 3 kutipan, membaca Al-Qur’an berjumlah 1 kutipan. Hubungan manusia dengan manusia berupa berbakti kepada orang tua berjumlah 1 kutipan, peduli berjumlah 1 kutipan, nasihat berjumlah 4 kutipan, rasa sayang berjumlah 1 kutipan.
GAMBARAN EKSPRESI PADA PUISI AKU KARYA CHAIRIL ANWAR DENGAN MENGGUNAKAN KAJIAN EKSPRESIF Ahmad Ilzamul Hikam; Muhammad Faisol
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2023): PENTAS: Mei 2023
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/pentas.v9i1.4736

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the value of the author's creativity in a literary work of poetry entitled Aku, by Chairil Anwar. The data source for this research is the content of the poem Aku, by Chairil Anwar. The research method used is descriptive qualitative method. This method is used on the basis of consideration and suitability of research forms and research objectives. While the data collection techniques in this study used documentation study techniques and data observation. The results of this research can be concluded that Charil Anwar, in creating his poem entitled Aku, tries to describe deep emotional expressions, such as loneliness and anxiety. This poem also reflects the rebellion against social conditions and the author's perceived oppression. Chairil Anwar uses imagery and symbolism to express feelings of limitations and the desire for individual freedom
NILAI SOSIAL DAN BUDAYA PADA NOVEL PANGGIL AKU KARTINI SAJA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Fitri Novita Dewi; Mamluatun Ni’mah; Ahmad Ilzamul Hikam
An-Nas Vol. 7 No. 1 (2023): An-Nas: Jurnal Humaniora
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v7i1.2033

Abstract

“This study aims to discuss as a whole the social and cultural values contained in the novel Panggil Aku Kartini Saja by Pramoedya Ananta Toer. This study uses a qualitative descriptive method. This type of research is included in the realm of qualitative research. The approach in research uses a literary sociology approach that focuses on its study of socio-cultural values. Data collection techniques used in this research are reading techniques, note-taking techniques, and library techniques. Socio-cultural values contained in the novel Panggil Aku Kartini Saja, namely in the form of social values in the aspect of education, social values in accepting rights and obligations, lineage differences between nobles and commoners, traditions, customs, feelings of treatment, interactions between fathers and children and Kartini's art.”
Dominasi Sosial dan Perlawanan terhadap Hegemoni Patriarki dalam Film Kartini : Kajian Hegemoni Antonio Gramsci Dwi Ainur Rosyidah; Dewi Ananta; Bella Intan Pratiwi; Ahmad Ilzamul Hikam
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2025): November : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jkaipbaku.v1i4.199

Abstract

This study examines the representation of patriarchal hegemony and the forms of women’s resistance in Kartini (2017), a film directed by Hanung Bramantyo, using Antonio Gramsci’s theory of hegemony as the analytical framework. The research is grounded in the persistence of patriarchal culture that places women in subordinate positions within society, including in media and film representations. The purpose of this study is to identify the forms of patriarchal domination depicted in the film and to analyze the main character’s strategies of resistance against such hegemony. The study employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation of scenes and dialogues that reveal social domination and acts of resistance. The analysis process involves data reduction, presentation, and conclusion drawing by connecting findings with Gramsci’s theoretical concepts. The results indicate that social domination in the film is represented through restrictions on women’s education, social control, and the reinforcement of traditional values that constrain women’s roles. Patriarchy operates not through physical coercion but through social consent internalized as cultural truth. Meanwhile, Kartini’s resistance is expressed through critical awareness, education, and the dissemination of emancipatory ideas as forms of counter-hegemony. The film portrays women’s struggle to challenge patriarchal structures through intellectual strength and ideological consciousness. The findings suggest that social change begins with shifts in cultural consciousness rather than merely structural transformation.
Pembelajaran dan Pengembangan Kemampuan Bahasa Jerman sebagai Bahasa Kedua melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Menengah Atas Nur Rizqiyanti; Wahyu Lestari; Ahmad Ilzamul Hikam
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74505

Abstract

Pembelajaran bahasa kedua melalui kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa di luar pembelajaran formal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program pembelajaran bahasa Jerman dalam lingkungan pendidikan pesantren yang memiliki karaktristik sosial dan budaya yang khas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran dan perkembangan bahasa kedua melalui Program Germany Club sebagai kegiatan ekstrakurikuler bahasa jerman di SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Germany Club dilaksanakan melalui pembelajaran yang terstruktur dengan menggunakan metode kooperatif serta media visual, audio, dan audiovisual. Program ini memberikan perkembangan pada kemampuan bahasa kedua siswa, khususnya dalam penguasaan kosakata, pelafalan, dan kelancaran berbicara. Meskipun siswa masih mengalami hambatan dalam pelafalan dan rasa percaya diri saat berbicara, pendampingan guru secara berkelanjutan membantu siswa untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa Jerman. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bahasa dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung pembelajaran dan perkembangan bahasa kedua peserta didik.
Analisis Media Dadu dalam Penulisan Teks Negosiasi Siswa Kelas X MA Al-Muttahidah Indah Lestari; Wahyu Lestari; Ahmad Ilzamul Hikam
sarasvati Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL SARASVATI
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v8i1.5567

Abstract

This study aims to describe the learning strategy that utilizes dice media in teaching negotiation text writing, the challenges encountered during its implementation, and the teacher's contribution in improving the participation of tenth-grade students at MA Al-Muttahidah. This research employed a qualitative approach with a descriptive study design. The participants consisted of an Indonesian language teacher, tenth-grade students, and the vice principal for curriculum affairs. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the use of dice media through a game-based learning approach helped students explore ideas, determine themes, and creatively construct negotiation dialogues. The implementation of dice media also created a more dynamic learning environment, as students became more actively involved in discussions and group activities. However, several challenges were identified during the implementation, including students’ lack of self-confidence, difficulties in organizing the structure of negotiation texts, and limited instructional time. Furthermore, the teacher played a crucial role as a facilitator, motivator, and classroom manager in supporting students’ participation throughout the learning process. Therefore, dice media can serve as an effective alternative instructional medium for teaching negotiation text writing.