Marling Marling
Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SAMPAH (SIGGI’): PANDANGAN MASYARAKAT BAJO Marling Marling; Wa Ode Winesty
KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/kabanti.v6i1.1444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi sampah di lingkungan masyarakat Bajo di Desa Maginti Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat dan Bagaimana sudut pandang mereka mengenai sampah. Penelitian ini menggunakan teori pandangan menurut Malinowski dalam spradley. Metode dalam penelitian ini adalah etnografi dengan teknik pengamatan terlibat dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menujukkan bahwa budaya membuang sampah di masyarakat Bajo di Desa Maginti masih berorientasi ke laut, meskipun mereka telah bermukim di darat. Akibat hal tersebut banyak terdapat sampah yang berserakan di tepi pantai. Ada beberapa pandangan terkait dengan sampah di lingkungan mereka yaitu: sampah dibuang di laut masih bermanfat bagi pihak lain, sampah akan dibawa atau diangkut ombak (siggi’ na boa ele goya’), sampah dibuang di laut lebih mudah (siggi’ na tiba ka dilao nggai maareso), sampah dibuang di laut lebih cepat (siggi ma tiba cippa), sampah tidak dibuang di sebelah kanan (nggai niba siggi’ ma kanang), tidak membuang sesuatu yang masih berguna (nggai niba siggi’ nia tujuna), dan tidak semua sampah kotor.
SAMPAH (SIGGI’): PANDANGAN MASYARAKAT BAJO Marling Marling; Wa Ode Winesty
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/kabanti.v6i1.1444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi sampah di lingkungan masyarakat Bajo di Desa Maginti Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat dan Bagaimana sudut pandang mereka mengenai sampah. Penelitian ini menggunakan teori pandangan menurut Malinowski dalam spradley. Metode dalam penelitian ini adalah etnografi dengan teknik pengamatan terlibat dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menujukkan bahwa budaya membuang sampah di masyarakat Bajo di Desa Maginti masih berorientasi ke laut, meskipun mereka telah bermukim di darat. Akibat hal tersebut banyak terdapat sampah yang berserakan di tepi pantai. Ada beberapa pandangan terkait dengan sampah di lingkungan mereka yaitu: sampah dibuang di laut masih bermanfat bagi pihak lain, sampah akan dibawa atau diangkut ombak (siggi’ na boa ele goya’), sampah dibuang di laut lebih mudah (siggi’ na tiba ka dilao nggai maareso), sampah dibuang di laut lebih cepat (siggi ma tiba cippa), sampah tidak dibuang di sebelah kanan (nggai niba siggi’ ma kanang), tidak membuang sesuatu yang masih berguna (nggai niba siggi’ nia tujuna), dan tidak semua sampah kotor.