Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memelihara Anak Yatim Perspektif Hadis Meki Johendra; Sumiarti Sumiarti; Edriagus Saputra
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 2 No 1 (2022): Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062//IJPI.2022.v2i1.60

Abstract

This research is a library research using qualitative methods. This research aims to understand the hadith of the Prophet Muhammad related to caring for orphans. In this study, the primary sources are related classical hadith books, such as Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Nasa'i and others. Meanwhile, the secondary (supporting) sources of this research are books related to the study of caring for orphans. The results of this study can be concluded, that there are 10 hadiths that explain about caring for orphans and their virtues, which were narrated by Imam Bukhari, Imam Muslim, Abu Daud, Nasa'i, Ibn Majah, Tirmidhi, and Imam Malik. Understanding the hadith about caring for orphans and its virtues, that people who take care of orphans will get blessings from Allah and the Messenger of Allah. In addition, other virtues are obtained, namely getting abundant sustenance, getting self-comfort and getting intercession in the hereafter.
Penafsiran Ishlah Perspektif Buya Hamka dan Relevansinya pada Zaman Modern Nurul Zakiyah Qholbi; Syukraini Ahmad; Meki Johendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i4.7368

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep ishlah dalam perspektif Buya Hamka sebagaimana tertuang dalam Tafsir Al-Azhar serta relevansinya bagi kehidupan masyarakat modern. Ishlah dimaknai sebagai upaya perbaikan dan pendamaian yang menekankan pembentukan keharmonisan dalam hubungan antar individu dan kelompok di tengah meningkatnya konflik, polarisasi, dan melemahnya solidaritas masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penafsiran ayat-ayat ishlah menurut Buya Hamka serta menelaah relevansinya dalam kehidupan modern sebagai landasan etis dan praksis kehidupan bermasyarakat. Metode penelitian menggunakan studi tokoh dengan pendekatan kepustakaan (library research), dengan sumber data utama Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka yang terdiri dari 30 jilid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran ayat-ayat ishlah dalam perspektif Buya Hamka menempatkan ishlah sebagai prinsip fundamental yang berakar pada keimanan, keadilan, dialog, rekonsiliasi, dan tanggung jawab moral. Buya Hamka menafsirkan ishlah secara kontekstual dengan mempertimbangkan dinamika sosial dan kondisi umat. Relevansi penafsiran tersebut dalam kehidupan modern tercermin dalam upaya penyelesaian konflik secara damai, penguatan nilai persaudaraan dan solidaritas, serta pembangunan tatanan kehidupan masyarakat yang harmonis, adil, dan berkeadaban di tengah kompleksitas tantangan sosial kontemporer.