Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The EFFECT OF CHICKEN EGG SHELL POWDER ON THE GROWTH AND YIELD OF LEAF ONION (ALLIUM FISTULOSUM) Mardia Apriansi; Adnan Adnan; Merri Sri Hartati
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v2i1.58

Abstract

Rejang Lebong has local commodities, one of which is green onion, because the topographic and geographical conditions of Rejang Lebong are suitable for the growth of leeks. The leek plants produced in the Rejang Lebong area are diverse, where there are leek plants that have a soft stem texture. In the cultivation of leeks, most of the farmers in Rejang Lebong still use inorganic fertilizers to support their agricultural production, this situation if carried out in the long term can have a negative impact on the surrounding environment, especially on agricultural land. Rejang Lebong is a developing city that has many home industries such as the cake industry, restaurants, bakeries, noodle stalls and egg martabak that use eggs as raw materials, so there is a lot of egg shell waste that is not utilized and just thrown away and has an impact on the environment. environmental pollution such as bad smell. The purpose of this study was to determine the effect of broiler eggshell powder on the growth and yield of leek (Allium fistulosum), and what dose was effective for wet weight of leek (Allium fistulosum). This research is a field experiment research using a completely randomized design with 1 factor and 7 treatments, 3 replications, data analysis using analysis of variance (ANOVA). The results showed that there was an effect of egg shell powder on the growth and yield of leek (Allium fistulosum) and the effective dose for growth and yield of leek (Allium fistulosum) was P6 (55 grams).
SOSIALISASI DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH PERTANIAN SERTA TEKNIK BUDIDAYA KENTANG MERAH (Solanum tuberosum, L.) PADA SPESIFIK LAHAN KERING SUB OPTIMAL DI DESA WATAS MARGA, KECAMATAN CURUP SELATAN KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU adnan; Mardia Apriansi; Febri Nur Pramudya
Jurnal Masda Vol. 1 No. 1 (2022): MEI 2022
Publisher : LPPM UNMURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.265 KB) | DOI: 10.58328/jm.v1i1.56

Abstract

ABSTRAKHasil survei ke wilayah PKM dengan Luas pemukiman 5 ha, lahan persawahan 52 ha, lahan perkebunan 5 ha.Lahan tegal/ladang 10 ha., terletak 600 meter dari permukaan laut. Penduduk desa Watas Marga berasal dari sukusuku yang berbeda-beda, dimana mayoritas penduduk lokal dan penduduk tranmigrasi dari Pulau Jawa. Hasil surveydi lapangan profesi masyarakat yang berbedaa-beda, sebagian besar mata pencahariannya dibidang pertanian, buruh,perternakan dll. Dilihat kondisi sumber alamnya sangat potensial dan belum maksimal untuk dimanfaatkan secaramaksimal seperti limbah jerami hasil panen padi dan sisa bahan organik rumah tangga. Dengan kondisi tersebutuntuk melakukan sosialisasi serta dilakukan pelatihan untuk diadakan mendemontrasikan pembuatan pupukkompos padat dan cair. Dengan sasarannya kelompok PKK, dan remaja. Hasil pelaksanaannya :1).Telahdilaksanakan sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan pupuk organic dari limbah jerami padi dan limbah rumahtangga pada sasaran kelompok PKK dan remaja di Desa Watas Marga sesuai dengan scedul yang dibuat. 2) Telahdilakukan hasil pelatihan untuk pembuatan pupuk kompos hasil limbah jerami padi sesuai dengan scedulnyayaitubulan Oktober sampai dengan Nopember 2019. 3).Telah dilaksanakan aplikasi pupuk kompos padat pada tanamanpekarangan warga Desa Watas Marga untuk menciptakan lingkungan asri dan nyaman pada binaan kelompok PKKdan kelompok remaja Desa Watas Marga.Kata Kunci: Sosialisasi, kelompok PKK, Pupuk KomposABSTRACT
Efektivitas Ekstrak Rimpang Kunyit Dalam Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Ralsotonia solanecearum Mardia Apriansi; Adnan; Nina Puspita Sari
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ralstonia solanacearum merupakan bakteri patogen (soil-borne pathogen) yang memiliki kisaran inang sangat luas, termasuk cabai, tomat, kentang, terung, jahe, dan berbagai tanaman hortikultura lainnya. Bakteri ini menginfeksi tanaman melalui akar, terutama pada bagian akar yang mengalami luka, kemudian berkembang di jaringan xilem sehingga menghambat transportasi air dan unsur hara. Akibatnya tanaman mengalami gejala layu secara permanen, pertumbuhan terhambat, dan akhirnya mati. upaya pengendalian penyakit sejak fase pembibitan sangat diperlukan untuk menghasilkan bibit yang sehat dan berkualitas. Salah satu alternatif yang berpotensi dikembangkan adalah pemanfaatan pestisida nabati dari tanaman obat, salah satunya rimpang kunyit (Curcuma longa L.). Rimpang kunyit mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti kurkumin, flavonoid, tanin, saponin, fenol, dan minyak atsiri yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Senyawa-senyawa tersebut bekerja dengan merusak membran sel bakteri, menghambat aktivitas enzim, serta mengganggu metabolisme sel sehingga mampu menekan pertumbuhan mikroorganisme pathogen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas konsentrasi ekstrak rimpang kunyit dalam  penghambatan bakteri Ralsotonia solanecearum. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga April 2026 di Fakultas Pertanian Universitas Pat Petulai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yakni ekstrak rimpang kunyit yang terdiri dari 5 taraf dengan 3 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 10 sampel. K0 =kontrol, K1= ekstrak kunyit 10 ml/1 liter air, K2 =ekstrak kunyit 15 ml/1 liter air, K3 =ekstrak kunyit 20 ml/1 liter air, K4 =ekstrak kunyit 25 ml/1 liter air. Data dianalisis menggunakan Anova (Uji F) apabila F hitung yang diperoleh lebih besar dari F tabel pada taraf  5 %, maka akan diuji lanjut dengan metode Duncan Multiple Range Test. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa ekstrak rimpang kunyit berpengaruh nyata sangat nyata terhadap intensitas serangan bakteri Raksotonia solanecearum (14,8) dengan konsentrasi ekstrak rimpang kunyit 20 ml/l. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak rimpang kunyit efektif dalam penghambatan bakteri Ralsotonia solanecearum Kata kunci : Bakteri, Ekstrak, Ralsotonia solanecearum, Rimpang kunyit DAFTAR PUSTAKA  Abd-Elrahim, R., Tohamy, M. R. A., Atia, M. M., Elashtokhy, M. M. A., & Ali, M. A. S. (2022). Bactericidal activity of some plant essential oils against Ralstonia solanacearum infection. Saudi Journal of Biological Sciences, 29(4). https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2021.11.045 Lia Fikayuniar, Neni Sri Gunarti, & Mellya Apriliani. (2019). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Pseudomonas aeruginosa. Pharma Xplore : Jurnal Ilmiah Farmasi, 4(1). https://doi.org/10.36805/farmasi.v4i1.618 Matar, S. M. (2025). Comparative Assessment of Antibacterial, Antifungal, Antimalarial, and Antioxidant Activity of Aqueous Methanolic Extracts of Common Culinary, Aromatic, and Traditional Medicinal Plants. The Saudi Journal of Applied Sciences and Technology, 1(1). https://doi.org/10.63908/4jy0sg37 Rajak, K. K., Pahilani, P., Patel, H., Kikani, B., Desai, R., & Kumar, H. (2023). Green synthesis of silver nanoparticles using Curcuma longa flower extract and antibacterial activity. Setiawan, A. W. (2019). EPIDEMIOLOGI PENYAKIT LAYU BAKTERI DAN PERKEMBANGAN KOMPLEKS SPESIES Ralstonia solanacearum. JURNAL GALUNG TROPIKA, 8(3). https://doi.org/10.31850/jgt.v8i3.502 Shi, H., Liu, Y., Ding, A., Wang, W., & Sun, Y. (2023). Induced defense strategies of plants against Ralstonia solanacearum. In Frontiers in Microbiology (Vol. 14). https://doi.org/10.3389/fmicb.2023.1059799 Simanjuntak, S., Sritamin, M., & Suada, I. (2014). Uji Aktivitas Ekstrak Kulit Buah Beberapa Tanaman dan Daya Hambatnya Terhadap Pertumbuhan Ralstonia Solanacearum pada Cabai. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 3(2). Wang, S., Sun, X., Li, Y., Xu, L., Fu, Y., Cong, F., Xu, G., Hu, Z., Ma, G., & Lu, S. (2023). Baddeleyite U-Pb age and Hf isotopes, and constraints on genesis of the Panzhihua carbonatite in SW China. Ore Geology Reviews, 152. https://doi.org/10.1016/j.oregeorev.2022.105228 Xia, H., Huang, Y., Wu, R., Tang, X., Cai, J., Li, S. X., Jiang, L., & Wu, D. (2023). A screening identifies harmine as a novel antibacterial compound against Ralstonia solanacearum. Frontiers in Microbiology, 14. https://doi.org/10.3389/fmicb.2023.1269567