Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG DI KINGTEX FABRIC OUTLET YOGYAKARTA Nani Purwati; Ahmad Ghufron; Sri Kiswati
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v2i1.1206

Abstract

Kingtex Fabric Outlet bergerak di bidang bisnis tekstil yang pekerjaanya berkaitan dengan kain maka harus memiki laporan yang berguna untuk mengatur dan mengelola segala bentuk pelaporan terkait penjualan kain tersebut. Selama ini system pelaporan masih kurang teradministrasi dengan baik. Penulis melakukan riset mengenai sistem penjualan barang di Kingtex Fabric Outlet yang sudah berbasis komputerisasi dengan sebuah aplikasi, akan tetapi aplikasi tersebut masih ditemukan kendala mulai dari user yang terbatas, tidak bisa mengetahui stok barang yang ada, dan juga aplikasi masih bersifat offline. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis membuat aplikasi system informasi penjualan barang yang mampu mengatasi masalah yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall. Website sistem informasi ini dimulai dari pembuatan desain program berupa Entity Relationship Diagram dengan lima tabel pendukung, beserta Logical Record Structur, Struktur Navigasi yang terdiri dari admin dan user, sampai pengujian program yang dilakukan untuk menyesuaikan aplikasi apakah mudah digunakan atau tidak dan mengecek apakah sistem berjalan sesuai dengan perintah atau tidak berdasarkan preferensi dan responden. Dengan adanya aplikasi ini dapat memberikan kemudahan dalam pengolahan data barang dan penjualan serta laporan transaksi pembelian agar lebih tepat dan akurat. Kata Kunci: Perancangan Sistem Informasi, Penjualan Barang, waterfall
TO SAYS THE STATUS OF AN ARTICLE, AND TO SAY AN ARTICLE IS THE STANDING Ahmad Ghufron
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2021): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v3i1.1389

Abstract

Wisdom in the world of da'wah has a very important position, which can determine the success or failure of da'wah. As a da'wah method, wisdom is etymologically defined to refer to meanings such as justice, knowledge, wisdom, prophethood and also the Koran. And in terms of terminology, wisdom refers to the understanding of the accuracy of saying and acting and treating things wisely (al-ishabat fi al-aqwal wa al-af'al wadha'a kulla syay' fi maudhi'ihi). Yusuf Qardhawi in his book Fiqh Priority writes that many of his worries are related to the priority of charity which is not properly implemented by Muslims in social life, family, entertainment and others. He stated, “I saw some young people who were diligent in worship, but they treated their fathers, mothers and brothers harshly and harshly. Under the pretext that they are all perpetrators of disobedience or deviate from religious teachings. The youths have forgotten that Allah SWT. bequeath us to be good to both parents even though both of our parents are musicians and try to make us mushreek
HALAL INDUSTRI PADA PRODUK BATIK GENTONGAN DI KABUPATEN BANGKALAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL Ahmad Ghufron; Fery Nur Hidayat; Khoirul Umam
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v6i4.57629

Abstract

Abstrak Industri batik memiliki peran yang sangat penting dalam budaya dan perekonomian di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bangkalan. Seiring dengan perkembangan industri ini, perhatian terhadap kehalalan produk menjadi semakin penting, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pasar yang semakin sadar akan produk yang sesuai dengan prinsip syariah. Penerapan prinsip halal industri dalam berbagai sektor, termasuk batik gentongan, memerlukan pemahaman dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti dalam pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu: wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan dan dokumentasi, peneliti menggunakan beberapa langkah dalam menganalisis yaitu reduksi data, pengurangan data, penyajian data serta penarikan kesimpulan sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui ketekunan peneliti dan triangulasi metode dan sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bahan yang digunakan dalam batik gentongan alami dan halal, dengan pengolahan pewarnaan berulang dalam gentong. Penyimpanan dilakukan dengan menjaga kebersihan dan pemisahan produk halal dari non-halal. Pengemasan memperhatikan bahan yang sesuai untuk menjaga kehalalan. Pendistribusian memastikan pemisahan produk halal dan non-halal. Dalam penjualan, prinsip pemasaran syariah diterapkan dengan mengutamakan nilai religius dan etika. Kata Kunci:  Halal Industri, Proses Produksi, Batik Gentongan   Abstract The batik industry plays a very important role in the culture and economy in Indonesia, including in Bangkalan Regency. Along with the development of this industry, attention to the halalness of products is becoming increasingly important, especially in meeting the needs of the market that is increasingly aware of products that comply with sharia principles. The application of halal industrial principles in various sectors, including batik gentongan, requires understanding and compliance with existing regulations. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Researchers in collecting data use three methods, namely: semi-structured interviews, non-participant observation and documentation, researchers use several steps in analyzing, namely data reduction, data reduction, data presentation and drawing conclusions while checking the validity of the data is carried out through the persistence of researchers and triangulation of methods and data sources. The results of this study indicate that the materials used in batik gentongan are natural and halal, with repeated coloring processing in the barrel. Storage is carried out by maintaining cleanliness and separating halal products from non-halal. Packaging pays attention to appropriate materials to maintain halalness. Distribution ensures the separation of halal and non-halal products. In sales, the principles of sharia marketing are applied by prioritizing religious and ethical values. Keywords: Halal Industry, Production Process, Batik Gentongan