Ambrosius Matthew Junius Reynaldo
Universitas Kristen Petra

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MULTI-OBJECTIVE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION UNTUK OPTIMASI FINANCE-BASED SCHEDULING PADA PROYEK SOHO X DI SURABAYA Ambrosius Matthew Junius Reynaldo; Doddy Prayogo
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.9.1.18-29

Abstract

Penjadwalan proyek dan kondisi keuangan perusahaan kontraktor untuk pendanaan selama aktivitas proyek merupakan dua aspek penting penentu keberhasilan proyek konstruksi. Konsep finance-based scheduling mengintegrasikan penjadwalan proyek dan pendanaan untuk menghindari pembengkakan biaya dan keterlambatan. Metode metaheuritsik digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan optimasi finance-based scheduling. Proses optimasi dengan Multi-Objective Particle Swarm Optimization (MOPSO) dilakukan untuk meminimalkan ketiga aspek dalam finance-based scheduling yaitu durasi proyek, besarnya pinjaman dana yang dibutuhkan, dan besarnya bunga dari pinjaman yang dilakukan oleh kontraktor berdasarkan studi kasus proyek SOHO X di Surabaya. Hasil dari proses optimasi adalah solusi-solusi berupa skenario penjadwalan yang dapat dipilih oleh kontraktor berdasarkan what-if analysis sesuai dengan tingkat kepentingan kontraktor.
PENERAPAN MULTI-OBJECTIVE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION UNTUK OPTIMASI FINANCE-BASED SCHEDULING PADA PROYEK SOHO X DI SURABAYA Ambrosius Matthew Junius Reynaldo; Doddy Prayogo
Dimensi Utama Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Magister Teknik Sipil - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/duts.9.1.18-29

Abstract

Penjadwalan proyek dan kondisi keuangan perusahaan kontraktor untuk pendanaan selama aktivitas proyek merupakan dua aspek penting penentu keberhasilan proyek konstruksi. Konsep finance-based scheduling mengintegrasikan penjadwalan proyek dan pendanaan untuk menghindari pembengkakan biaya dan keterlambatan. Metode metaheuritsik digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan optimasi finance-based scheduling. Proses optimasi dengan Multi-Objective Particle Swarm Optimization (MOPSO) dilakukan untuk meminimalkan ketiga aspek dalam finance-based scheduling yaitu durasi proyek, besarnya pinjaman dana yang dibutuhkan, dan besarnya bunga dari pinjaman yang dilakukan oleh kontraktor berdasarkan studi kasus proyek SOHO X di Surabaya. Hasil dari proses optimasi adalah solusi-solusi berupa skenario penjadwalan yang dapat dipilih oleh kontraktor berdasarkan what-if analysis sesuai dengan tingkat kepentingan kontraktor.
PENGGUNAAN ALGORITMA METAHEURISTIK UNTUK OPTIMASI FINANCE BASED SCHEDULING Reynaldo, Ambrosius Matthew Junius; Prayogo, Doddy
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2023): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v8i2.2229

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi dipengaruhi oleh penjadwalan proyek dan kondisi finansial kontraktor. Kedua faktor ini perlu terintegrasi dengan baik sehingga tercapai penjadwalan proyek yang mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan kontraktor. Konsep finance-based scheduling mengintegrasikan kedua faktor tersebut dan penelitian ini berusaha melakukan proses optimasi dengan menggunakan algoritma metaheuristik. Pemilihan konsep finance-based scheduling bertujuan untuk menghindarkan proyek dari keterlambatan dan pembengakakan biaya. Proses optimasi finance-based scheduling meminimalkan total durasi proyek, besarnya pinjaman dana, dan besarnya bunga pinjaman dari bank secara simultan. Hasil dari proses optimasi yang dilakukan pada studi kasus proyek SOHO X di Surabaya adalah berbagai skenario penjadwalan proyek yang dapat dipilih oleh kontraktor sesuai dengan tingkat kepentingannya
Optimasi Penempatan Tower Crane dengan Mempertimbangkan Beban Angkatan (Studi Kasus: Proyek High-Rise Building di Kota Surabaya) Jessica Natalia Hartono; Harbert Kuanda; Ambrosius Matthew Junius Reynaldo; Handoko Sugiharto
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i3.445

Abstract

Tower crane merupakan salah satu peralatan utama dalam proyek konstruksi gedung bertingkat yang berperan penting dalam distribusi material. Penempatan tower crane yang tidak optimal dapat menyebabkan penurunan produktivitas sehingga jadwal proyek terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi penempatan tower crane berdasarkan nilai konflik , keseimbangan beban kerja , durasi proyek, dan total biaya. Metode penelitian menggunakan pemodelan spasial dengan membagi area proyek ke dalam zona demand yang ditentukan berdasarkan kebutuhan material, kapasitas angkatan, serta elevasi lantai. Selanjutnya dilakukan iterasi perhitungan pada tiga skenario: (1) kondisi eksisting, (2) optimasi penempatan dengan tiga tower crane, dan (3) optimasi penempatan dengan dua tower crane. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skenario 1 nilai konflik sebesar 141.236 dan keseimbangan beban kerja 603,18 menit dengan durasi proyek 165 hari. Pada skenario 2, konflik turun menjadi 42.706 dan keseimbangan beban kerja menjadi 417,09 menit dengan durasi 148 hari, tetapi ada peningkatan biaya. Sementara itu, skenario 3 menghasilkan nilai konflik nol, keseimbangan beban kerja 346,06 menit, dan biaya operasional lebih rendah dibanding skenario 1 maupun 2, meskipun durasi proyek lebih lama yaitu 169 hari. Dengan demikian, skenario 3 dapat dianggap sebagai solusi terbaik karena memberikan distribusi beban kerja yang lebih merata, eliminasi konflik, dan efisiensi biaya, meskipun memiliki durasi proyek yang sedikit lebih panjang.