Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Metode Telenursing terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Klien Skizofrenia Yuliati; Claudia Jenniver
Journal of Finance and Business Digital Vol. 1 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.044 KB) | DOI: 10.55927/jfbd.v1i2.1291

Abstract

Telenursing adalah metode pemberian asuhan keperawatan jarak jauh oleh perawat. Pasien dengan gangguan jiwa skizofrenia  membutuhkan intervensi yang efektif, mudah diakses untuk pengobatan yang dijalani. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh telenursing terhadap kepatuhan minum obat.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian,  jenis penelitian one group pre and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia rawat jalan  bulan Oktober 2021  di RSJ Dr. Soeharto Heerdjan. Teknik pengumpulan data yang digunakan  adalah kuesioner  dan  observasi terkait penggunaan metode Telenursing. Uji validitas menggunakan kuesioner MMAS-8, uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha, Hasil penelitian menunjukkan  terdapat perbedaan tingkat kepatuhan minum obat sebelum dan sesudah dilakukan intervensi metode Telenursing. disimpulkan ada pengaruh Telenursing terhadap kepatuhan minum obat pada klien skizofrenia.
The Effect of Triage on Occupational Health at the Kembangan Hospital during the Covid19 Pandemic Yuliati Yuliati; Kezia Irene Joseph
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 4, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v4i2.8363

Abstract

Introduction: Corona Virus Disease or also known as COVID-19 has become a major global health problem. Health workers are one of the groups most vulnerable to being exposed to SARS-CoV-2, so to protect occupational health from health workers, triage during the COVID-19 pandemic can play a key role. Recommendations for triage implementation have been issued in Indonesia and all hospitals need to implement the protocol, one of the government hospitals in the West Jakarta area is RSUD Kembangan. Further evidence is needed to prove that triage has an impact on the occupational health of health workers during the COVID-19 pandemic. The purpose of this study was to identify the effect of triage implementation on the health of health workers during the COVID-19 pandemic at Kembangan Hospital. This study used an associative design with a cross sectional method. This study used a total sampling technique, so the sample used in the study was the entire population, namely 27 health workers who worked in the triage area of Kembangan Hospital. The instruments used in the study were questionnaires and observation instruments. Validity and reliability tests were carried out at the Kebon Jeruk Health Center and found valid and reliable results. This study found the conclusion that there was an effect of implementing triage on the health of health workers during the COVID-19 pandemic at Kembangan Hospital
PENGEMBANGAN MODEL PARTISIPATIF MASYARAKAT DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG SEHAT, BERKUALITAS DAN PRODUKTIF (SEMADU) BAGI MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA SUKADAMAI CIKUPA Yuliati; Abdurrasyid; Rian Adi Pamungkas
JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Antara Abdimas Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37063/abdimaskep.v6i1.814

Abstract

Pendahuluan: Keadaan sehat adalah kehendak semua pihak, tidak hanya di dominasi oleh perorangan, akan tetapi juga harus dimiliki oleh kelompok dan bahkan oleh masyarakat. Desayang bersih menjadi sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan jasmani dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana diketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Maka seharusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan. Metode: Metode yang digunakan yaitu survey, sosialisasi kepada masyarakat, dan memberikan edukasi pada waega desa Hasil: Masyarakat yang peduli akan desanya untuk menjadi seterkait Sehat, Produktif dan Berkualitas bagi masyarakat di masa pandemi COVID-19 Desa Sukadamai, melalui Senam kaki diabetes pada Lansia, didapatkan data 40 % masyarakat LANSIA mengikuti kegiatan edukasi dan demonstrasi dalam melakukan Senam kaki diabetes dengan baik dan antusias. Kesimpulan: Masyarakat memberikan respon yang baik dan berkomitmen ikut serta dalam membentuk desa Sehat dan Mandiri
Formation of Healthy Citizens and Clean Living in the Earthquake Area of Mangunkerta Village, Cianjur Regency, West Java Yuliati; Ari Pambudi
Jurnal Pengabdian Pancasila (JPP) Vol. 2 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpp.v2i1.3435

Abstract

This Community Service activity aims to provide education on proper breastfeeding methods and education about plants and foods that can facilitate and increase breast milk production. One of the efforts that can be made to increase the coverage of exclusive breastfeeding is proper breastfeeding and consumption of plants and foods that can facilitate and increase milk production. The activity went well and was carried out on September 2 2022 at the Posyandu Buegenville, Way Huwi Village, which is included in the Working Area of ​​the Karang Anyar Health Center. Participants received counseling on how to breastfeed properly and information about lactagogue plants that can expedite and increase milk production. In addition, participants were given lactagogue plant seeds such as moringa, katuk and legume seeds and planted directly on the land. It is hoped that this activity can be useful and can provide knowledge to pregnant women about how to breastfeed and can increase milk production for nursing mothers by correct breastfeeding and consumption of lactagogue plants.
Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada saat Bencana di Desa Ciherang Kecamatan Pacet Yulia Wahyuni; Erry Yudha Mulyani; Sri Teguh Rahayu; Yuliati Yuliati; Angelina Pasaribu; Miza Mustika; Luqyyana Hanifah; Wafiq Qutrotul Aeni Soba; Muhammad Raihan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9486

Abstract

ABSTRAK Bencana merupakan kejadian baik yang bersifat alam atau non alam tanpa bisa diprediksi terlebih dahulu. Dampak bencana alam dapat berupa kerusakan lingkungan secara meyeluruh yang menimbulkan kematian manusia secara masal. Dengan demikian dibutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Indonesia merupakan salah satu Negara rawan bencana. Kelompok usia yang rentan dengan masalah tersebut adalah bayi dan balita. Penanggulangan bencana terkhusus pada kelompok usia tersebut seperti program PMBA. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi kelompok usia bayi dan balita di desa Ciherang sehingga dapat mencegah masalah gizi karena bencana dan dapat menangani masalah gizi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah demonstrasikan PMBA kepada masyarakat dan juga penyuluhan PMBA ditempat bencana. Hasil yang dicapai yakni edukasi PMBA berjalan dengan lancar sehingga pelayanan makan pada kelompok bayi dan balita terlaksana dengan baik pada fase satu kedaruratan. PMBA wajib dilakukan dalam keadaan bencana untuk mencegah dan menangani masalah gizi akut pada saat bencana Kata Kunci: Bencana Alam, PMBA, Gizi  ABSTRACT Disasters are both natural and non-natural events that cannot be predicted in advance. The impact of natural disasters can be in the form of damage to the environment as a whole which causes mass human death. Thus, preparedness is needed in dealing with disasters. Indonesia is a disaster-prone country. The age group that is vulnerable to this problem is infants and toddlers. Disaster management specifically for this age group such as the feeding children program. The purpose of this activity is to meet the nutritional needs of the infant and toddler age group in Ciherang village so that they can prevent nutritional problems due to disasters and can deal with nutritional problems. The method used in community service activities is demonstrating feeding children to the community and also counseling feeding children at the disaster site. The results achieved were feeding children education that ran smoothly so that food services for infants and toddlers were carried out well in the first phase of the emergency. Feeding children must be carried out in a disaster situation to prevent and deal with acute nutritional problems during a disaster Keywords: Natural Disasters, Feeding Children, Nutrition
PERBEDAAN PENGGUNAAN TERAPI BURNAZINE DENGAN TERAPI MEBO TERHADAP LAMA HARI RAWAT DAN BIAYA OBAT PASIEN LUKA BAKAR GRADE II DI UNIT LUKA BAKAR RUMAH SAKIT SWASTA X JAKARTA. Yuliati Yuliati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v12i1.67

Abstract

Fenomena yang terjadi saat ini di Unit Luka Bakar Rumah Sakit Swasta X Jakarta , terapi dengan pemberian  MEBO untuk perawatan luka bakar masih merupakan hal baru. Dimana sebelumnya perawatan luka menggunakan terapi BURNAZINE. Maka dari itu penelitian ini bertujuan membandingkan efektifitas antara pemberian terapi dengan BURNAZINE dan MEBO pada pasien Luka Bakar dengan menentukan lama hari rawat dan biaya obatnya. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif kuantitatif observasional dengan pendekatan retrospektif, yaitu membandingkan kelompok pasien luka bakar yang diberikan terapi burnazine dan terapi mebo terhadap lama hari rawat dan biaya obat. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel penelitian dan analisis bivariat untuk melihat apakah ada perbedaan yang menggunakan terapi Burnazine dengan terapi Mebo terhadap  lama hari rawat dan biaya obat  dalam perawatan luka bakar grade II di unit perawatan luka bakar. Untuk analisis bivariat menggunakan uji statitik T test beda dua mean.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata rata pasien yang menggunakan terapi Burnazine 34,00 hari dengan standard deviasi 23,08 dan pasien yang menggunakan terapi Mebo 19,40 hari dengan standard deviasi 8,27, dan hasil uji statistik diperoleh  nilai p-value = 0,03, yang bearti lebih kecil dari alpha 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan lama hari rawat antara pasien yang mengunakan terapi Burnazine dan terapi Mebo.Selanjutnya dari biaya obat diperoleh nilai rata rata biaya obat untuk pasien dengan terapi Burnazine adalah Rp. 5,693,241 dengan standard deviasi Rp. 4,110,873. Dan  rata- rata biaya obat untuk pasien dengan terapi Mebo adalah Rp. 4,923,790 dengan standard deviasi sebesar Rp. 3,264,463, dan  hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai P-value = 0,575, berarti lebih besar dari alpha 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa,  biaya obat pasien dengan terapi burnazine tidak berbeda nyata dengan biaya obat pasien dengan terapi mebo.Dengan demikian dapat disarankan kepada Unit pelayanan yang menangani Luka Bakar bahwa,  dalam perawatan luka bakar dapat menggunakan terapi Mebo dengan pertimbangan hari rawat lebih singkat dan biaya obat yang relatif tidak berbeda dari terapi burnazine.
PENGARUH AIR REBUSAN DAUN PEPAYA TERHADAP KONSTIPASI LANSIA STUDI KASUS DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI MULYA 02 CENGKARENG Yuliati Yuliati; Najma S.A
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.275

Abstract

Konstipasi pada lansia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain asupan serat, intake cairan, aktivitas fisik, depresi, penggunaan obat-obatan, gangguan metabolik. Konsumsi  serat  yang  cukup  dapat  memperlancar proses defekasi. Salah satu serat yang dapat mempermudah proses defekasi terdapat pada daun pepaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Pepaya Terhadap Konstipasi pada Lansia. Penelitian dilakukan pada  39 orang lansia dengan teknik non probability sampling dan jenis purposive sampling. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen, pre tes, post test tanpa kelompok control. Hasil uji statistik paired t-test nilai konstipasi sebelum pemberian air rebusan daun pepaya nilai rata-rata (mean) 7.95 dan sesudah pemberian air rebusan daun pepaya nilai rata-rata (mean) 5.74 dengan nilai p=0.001 (p0.05). Kesimpulan Air rebusan daun pepaya berkhasiat untuk mengurangi kejadian konstipasi ada lansia di panti sosial tresna werdha budi mulia 02 cengkareng