Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penguatan Literasi Numerasi Anak-Anak di Desa Sembalun Lawang melalui Pengenalan Metode Jarimatika Muhammad Alwan; Husairi Husairi; Muhammad munir; Hayaturraiyan; Nita Sunarya Herawati
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.1971

Abstract

Number operations is a fundamental and very important material in mathematics learning. However, conditions in the field show that many children still have a low understanding of the concept of jarimatik. This is due to children's lack of interest in mathematics from an early age because it is considered a difficult subject, so their interest in learning becomes low. To overcome this, it is necessary to implement simple and fun learning methods so that children are interested in learning mathematics from an early age. This service activity uses a mentoring method in the form of tutoring which is carried out regularly by children in Sembalun Lawang Village, Sembalun District. every Saturday and Sunday for one month. The goal of this activity is to help children understand the concept of number operations in an easy way while increasing their interest in learning through a fun approach. The service method used is Participatory Action Research (PAR), with coordination and socialization steps, the implementation of tutoring, observation and data collection, and reflection. The results of this activity showed an increase in students' numeracy skills in addition, subtraction, multiplication, and division operations, as well as an increase in interest in learning mathematics among children in Sembalun Lawang Village, Sembalun District through the application of the jarimatika method in tutoring.
Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Jujur Dan Disiplin Siswa Di MI NW Dasan Baru Korleko Husairi Husairi; Muhammad Alwan; Muhammad Munir
Jurnal al Muta'aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6 No 1 (2026): Jurnal AL-Muta`aliyah
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/mutaaliyah.v6i1.1443

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam membentuk karakter jujur dan disiplin siswa di MI NW Dasan Baru Korleko, dengan fokus penelitian: Peran Guru Dalam Membentuk karakakter Jujur dan Disiplin siswa Di MI NW Dasan Baru Korleko. Dan Faktor Pendukung Guru meningkatkan Karakter Jujur dan Disiplin Siswa Di MI NW Dasan Baru Korleko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian: Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut: Peran guru dalam membentuk karakter jujur dan disiplin diantaranya yaitu: memberikan bimbingan kepada siswa, memberikan motivasi kepada siswa, memberikan contoh (teladan) yang baik kepada siswa, memberikan pembelajaran dan pengarahan kepada siswa. Faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan kejujuran dan kedisiplinan siswa yaitu: factor pendukung adalah pihak sekolah, kesiapan guru, lingkungan. Faktor penghambat Adalah kondisi siswa yang tidak bersemangat, kurangnya waktu pada saat jam pelajaran, kurangnya perhatian orang tua.
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Tingkat Sekolah Dasar Di Sekolah Luar Biasa (SLB) Cinta Harapan Aikmel Utara Husairi Husairi; Nita Sunarya Herawati; Muhammad Alwan; Mirnawati Mirnawati
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i1.92

Abstract

Kurikulum merupakan dokumen perencanaan yang berisi tentang tujuan, isi, materi, dan pengalaman belajar yang harus dicapai oleh peserta didik. Penelitian ini berfokus pada penerapan kurikulum merdeka tingkat sekolah dasar di Sekola Luar Biasa (SLB) Cinta Harapan Aikmel Utara dengan tujuan mengetahui proses penerapan Kurikulum Merdeka belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif lapangan. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) perencanaan penerapan kurikulum merdeka dimulai dari sekolah mendaftar penerapan kurikulum merdeka melalui platform merdeka mengajar kemudian bapak/ibu guru mengikuti In House Training (IHT) dengan mengundang narasumber dari sekolah penggerak. 2) factor pendukung dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar yaitu sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar peserta didik. 3) faktor penghambat dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar tenaga pendidik yang masih menggunakan mindset lama dan terkesan tidak memperhatikan perkembangan belajar siswa. 4) hasil/implikasi strategi kepala sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka di SLB Cinta Harapan Aikmel Utara yaitu sekolah dapat mengembangkan minat bakat siswa, sekolah dapat lebih fokus untuk menumbuhkan karakter profil pelajar pancasila (P3) melalui kegiatan P5
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PERKULIAHAN ONLINE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MASA PANDEMIC COVID-19 Muhammad Alwan
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.821 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v1i2.254

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk memaparkan informasi tentang persepsi mahasiswa terhadap perkuliahan online selama masa pandemic Covid-19. Informasi persepsi mahasiswa terhadap perkuliahan online menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu dengan melakukan survey dengan memberikan angket google form kepada 48 mahasiswa. Berdasarkan angket survey yang diberikan diperoleh hasil penelitian bahwa pada item jenis aplikasi e-learning yang paling sering digunakan oleh mahasiswa yaitu sebanyak 56,3% atau 27 mahasiswa lebih sering menggunakan WhatsApp, 37,5% atau 18 mahasiswa lebih sering menggunakan google classroom, 4,2% atau 2 edmodo, dan 2,1% atau 1 mahasiswa zoom meeting. Pada item tempat biasa mahasiswa kuliah online menunjukan 89,6% menyatakan belajar online dari rumah. 81,3% mahasiswa selalu bersedia mengikuti kuliah online. Kemudian 79,2% menyatakan pembelajaran online selalu dilaksanakan sesuai prosedur Instruktural dan 20% sisanya mengatakan tidak sesuai. 89,6% Dosen dalam kuliah menggunakan RPS dalam perkulihan, 10,4% tidak menggunakan RPS. Selanjutnya 72% mahasiswa setujua e-learning memberikan kemudahan dalam belajar mandiri, 27,1% mengatakan tidak memberi kemudahan belajar mandiri. Kemudian 52,1% mengatakan e-learning dapat memotivasi mahasiswa dalam belajar, 47,9% mengatakan tidak. 60,4% mahasiswa setuju e-learning dapat meningkatkan kesiapan belajar, 30,6% mengatakan tidak. Pada survey alat elektronik yang digunakan kuliah online 35,4% menggunakan laptop, dan 93,8% menggunakan smartphone. Selanjutnya sebanyak 93,6% mengatakan lebih senang dengan tatap muka, dan senang dengan kuliah online 8,5%.
Strategi Penguatan Moderasi Beragama Pada Sekolah Dasar Muhammad Alwan; Husairi Husairi; Muhammad Munir
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2024): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v4i1.652

Abstract

So the purpose of this study is to describe a rigid strategy in providing reinforcement of religious moderation values to elementary school children. Especially how to integrate the values of religious moderation, especially in the teaching and learning process. This research uses a descriptive qualitative approach, where in obtaining data is carried out by library research through various literature that has been filtered according to the topic to be discussed. Furthermore, data collection techniques are carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of the study show that starategy that can be done in strengthening religious moderation is by internalizing the value of Bergama moderation in the curriculum, compiling material by inserting religious moderation, good role models, problem-based learning strategies, cooperative learning and so on.