Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Muhammad Munir; Hijriati Sholehah
Jurnal Al-Muta`aliyah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 (2020): Education
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.155 KB)

Abstract

Dalam Permendiknas No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi mata pelajaran matematika, yaitu menunjukkan sikap logis, kritis, analitis, kreatif, cermat dan teliti, bertanggung jawab, responsif, dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah. Sesuai dengan tujuan tersebut, diharapkan guru dapat membimbing dan memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematika sesuai dengan caranya masing-masing. Namun, pembelajaran pemecahan masalah di sekolah-sekolah masih banyak mengalami hambatan sehingga perlu adanya suatu pendekatan pembelajaran yang mampu melatih siswa mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Pendekatan matematika realistik merupakan suatu pendekatan pembelajaran matematika yang menekankan pada aktivitas siswa dan berpijak dari hal yang riil (kontekstual) bagi siswa. Berdasarkan analisis kajian dari jurnal-jurnal hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan menumbuhkan motivasi, minat dan antusias belajar siswa, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, aktivitas belajar siswa serta pembelajaran matematika realistik cocok digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik pada ketiga level sekolah baik itu level sekolah rendah, sedang, dan tinggi.
Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang Nur Anwar Hidayat; Mashun Mashun; Muhammad Munir
Jurnal Manajemen dan Budaya Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Budaya
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/manajemen.v1i1.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menitik beratkan sumber data informan : Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Staf Tata Usaha dan Guru untuk mengokohkan keabsahan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu : (1) Sudah ada Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang dengan mengirimkan guru untuk mengikuti pelatihan, memnerikan surat tugas dan sertifikat pendidikan (2) Sudah ada Langkah-langkah Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang dengan membimbing, membina, bekerja sama, dan supervisi dalam Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang (3) sudah ada usaha Kepala Sekolah untuk penyelsaian Kendala-kendala dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang.
Kesiapan Mahasiswa Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Lombok Menjadi Guru MI/SD Muhammad Munir; Muhammad Alwan; Husairi Husairi
Bidayatuna Vol 5 No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v5i1.1551

Abstract

The purpose of this study is to describe the readiness of higher education LPTK students in Lombok to become professional MI/SD teacher candidates in terms of knowledge, practice, and attitude, as well as to describe the dominant factors that hinder the readiness to become professional MI/SD teacher candidates. This type of research is quantitative survey method. Instruments for collecting test data, questionnaires, and observation sheets. This study aims to obtain an overview of the characteristics of the population related to the readiness of students to become professional MI/SD teacher candidates. The population in this research is Mataram State Islamic University and Mataram University. The sampling technique used is area sampling. The results of this study indicate in terms of knowledge about students and how to learn the results of the analysis show an average value of 25.74 in the high category. This shows that students are ready to become MI/D professional teachers. While the questionnaire on the ability to carry out learning when viewed from the average value, which is 136.24 in the high category. In the aspect of perception of being an MI/SD teacher, the average score is 103.60 with the agree category. Furthermore, on the confidence data to become a professional MI/SD teacher, the data analysis results obtained an average of 140.04 with the agree category
Kesiapan Mahasiswa Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Lombok Menjadi Guru MI/SD Muhammad Munir; Muhammad Alwan; Husairi Husairi
Bidayatuna Vol 5 No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v5i1.1551

Abstract

The purpose of this study is to describe the readiness of higher education LPTK students in Lombok to become professional MI/SD teacher candidates in terms of knowledge, practice, and attitude, as well as to describe the dominant factors that hinder the readiness to become professional MI/SD teacher candidates. This type of research is quantitative survey method. Instruments for collecting test data, questionnaires, and observation sheets. This study aims to obtain an overview of the characteristics of the population related to the readiness of students to become professional MI/SD teacher candidates. The population in this research is Mataram State Islamic University and Mataram University. The sampling technique used is area sampling. The results of this study indicate in terms of knowledge about students and how to learn the results of the analysis show an average value of 25.74 in the high category. This shows that students are ready to become MI/D professional teachers. While the questionnaire on the ability to carry out learning when viewed from the average value, which is 136.24 in the high category. In the aspect of perception of being an MI/SD teacher, the average score is 103.60 with the agree category. Furthermore, on the confidence data to become a professional MI/SD teacher, the data analysis results obtained an average of 140.04 with the agree category
PENGARUH BUDAYA RELIGIUS TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI MAN 2 LOMBOK TIMUR Azizurrahman Azizurrahman; Muhammad Sabri; Muhammad Munir
Jurnal Manajemen dan Budaya Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Budaya
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/manajemen.v3i1.394

Abstract

Budaya religius sekolah adalah terwujudnya nilai-nilai ajaran agama sebagai tradisi dalam berprilaku dan budaya organisasi yang di ikuti oleh seluruh warga sekolah.Dengan menjadikan agama sebagai tradisi dalam sekolah maka secara sadar maupun tidak ketika warga sekolah mengikuti tradisi yang telah tertanam tersebut sebenarnya warga sekolah sudah melakukan ajaran agama.Kecerdasan Emosional atau Emotional Intelligence (EQ) menurut Rachman menyangkut angka kapasitas mental yang didasari kepekaan emosi penyadaran dan kemampuan mengatur emosi. Anak dengan kapasitas emosi tinggi dapat membedakan emosi negatif dan positif dan tahu cara mengubah emosi negatif menjadi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya religius terhadap kecerdasan emosional siswa di Man 2 Lombok Timur untuk Mewujudkan peserta didik yang berprestasi dan berakhlakqul karimah atas dasar iman dan taqwa serta. Agar tujuan penelitian ini tercapai peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriftif dengan pendekatan jenis korelasional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan teknik obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara budaya religius terhadap kecerdasan emosional siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (rxy) budaya religius dan kecerdasan emosional R = 0,454 dan R SQOARE = 0,06. Hal ini menunjukan bahwa variabel budaya religius memberikan sumbangan efektif sebsar 20,6% terhadap kecerdasan emosional artinya budaya religius memiliki pengaruh terhadap kerdasan emosional. Nilai hitung = 18,395 dengan nilai signifikansi ( < 0,05 ) maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi budaya religious terhadap kecerdasan emosional. Berdasarkan hal tersebut maka penulis simpulkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara budaya religius terhadap kecerdasan emosional.Dapat dikatakan bahwa semakin tinggi budaya religius maka semakin tinggi juga kecerdasan emosional.
Penguatan Literasi Numerasi Anak-Anak di Desa Sembalun Lawang melalui Pengenalan Metode Jarimatika Muhammad Alwan; Husairi Husairi; Muhammad munir; Hayaturraiyan; Nita Sunarya Herawati
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.1971

Abstract

Number operations is a fundamental and very important material in mathematics learning. However, conditions in the field show that many children still have a low understanding of the concept of jarimatik. This is due to children's lack of interest in mathematics from an early age because it is considered a difficult subject, so their interest in learning becomes low. To overcome this, it is necessary to implement simple and fun learning methods so that children are interested in learning mathematics from an early age. This service activity uses a mentoring method in the form of tutoring which is carried out regularly by children in Sembalun Lawang Village, Sembalun District. every Saturday and Sunday for one month. The goal of this activity is to help children understand the concept of number operations in an easy way while increasing their interest in learning through a fun approach. The service method used is Participatory Action Research (PAR), with coordination and socialization steps, the implementation of tutoring, observation and data collection, and reflection. The results of this activity showed an increase in students' numeracy skills in addition, subtraction, multiplication, and division operations, as well as an increase in interest in learning mathematics among children in Sembalun Lawang Village, Sembalun District through the application of the jarimatika method in tutoring.
Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Jujur Dan Disiplin Siswa Di MI NW Dasan Baru Korleko Husairi Husairi; Muhammad Alwan; Muhammad Munir
Jurnal al Muta'aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6 No 1 (2026): Jurnal AL-Muta`aliyah
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/mutaaliyah.v6i1.1443

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam membentuk karakter jujur dan disiplin siswa di MI NW Dasan Baru Korleko, dengan fokus penelitian: Peran Guru Dalam Membentuk karakakter Jujur dan Disiplin siswa Di MI NW Dasan Baru Korleko. Dan Faktor Pendukung Guru meningkatkan Karakter Jujur dan Disiplin Siswa Di MI NW Dasan Baru Korleko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian: Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut: Peran guru dalam membentuk karakter jujur dan disiplin diantaranya yaitu: memberikan bimbingan kepada siswa, memberikan motivasi kepada siswa, memberikan contoh (teladan) yang baik kepada siswa, memberikan pembelajaran dan pengarahan kepada siswa. Faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan kejujuran dan kedisiplinan siswa yaitu: factor pendukung adalah pihak sekolah, kesiapan guru, lingkungan. Faktor penghambat Adalah kondisi siswa yang tidak bersemangat, kurangnya waktu pada saat jam pelajaran, kurangnya perhatian orang tua.
Exploration of the Implementation of Scaffolding Strategies to Enhance Students’ Understanding of Sequences and Series Muhammad Munir; Ahmad Ahmad; Mariano Dos Santos; Salman Rashid
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 6 No 2 (2025): Volume 6, Issue 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v6i2.4204

Abstract

Mathematics learning is often perceived as difficult due to its abstract nature, particularly in the topic of arithmetic sequences and series. This study aims to explore the implementation of scaffolding strategies in teaching sequences and series and to examine their impact on students’ understanding. The research employed a qualitative approach with a case study design involving 22 eleventh-grade social science students from MA Hidatul Islamiyah Bagik Nyaka. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the application of scaffolding through guiding questions, visual representations, step-by-step exercises, and direct feedback effectively enhances students’ conceptual understanding of sequences and series. Students demonstrated improved systematic thinking as well as progress in identifying patterns, understanding formulas, and solving contextual problems. Therefore, scaffolding strategies are proven to be effective in helping students grasp abstract concepts in a more concrete manner. The study recommends that teachers consistently integrate scaffolding, particularly in mathematics learning that requires a high level of conceptual understanding
Pemberdayaan perempuan: Pelatihan kerajinan tangan berbasis limbah plastik di Desa Lenek Duren Muhammad Munir; Dinda Salsabila Adzro Junaidi; Dewi Mutmainnah; Riadatul Isnaini; Zahiratun Hasanah; Laeli Saputri; Yogi Efendi; Tontowi Jauhari; Ahmad Zanawi; Rusli Umaini; M. Sholihin; Taufikurrahman Taufikurrahman
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v3i2.325

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lenek Duren dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan kerajinan tangan berbasis limbah plastik. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya pemudi, dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Sebanyak 15 pemudi dilibatkan dan membentuk komunitas “Srikandi LDR Bergerak”. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam merajut serta tumbuhnya kesadaran terhadap isu lingkungan. Sebagai hasil awal, peserta berhasil memproduksi tiga tas rajut yang dijadikan sebagai contoh produk dari pelatihan. Berdasarkan evaluasi akhir, sekitar 80% peserta menyatakan minat untuk melanjutkan kegiatan ini secara mandiri dan menjadikannya sebagai peluang usaha berbasis kerajinan daur ulang. Program pelatihan ini memberikan manfaat ganda: pertama, mendukung pengurangan limbah plastik rumah tangga melalui pemanfaatan bahan bekas; kedua, memberikan keterampilan praktis yang mampu meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, dan potensi kemandirian ekonomi peserta. Terbentuknya komunitas perempuan kreatif ini menjadi indikator keberhasilan program dalam mendorong kolaborasi, inovasi sosial, dan keberlanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini dapat dipandang sebagai strategi pemberdayaan perempuan yang relevan sekaligus kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan di Desa Lenek Duren
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Muhammad Munir; Hijriati Sholehah; Muh Rusmayadi
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2022): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.126 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v2i1.285

Abstract

Karakter sering disamaankan dengan ahlak, yaitu cara berpikir atau Prilaku seseorang sebagai ciri khas dalam diri pribadi. Dengan karakter orang akan menampakan keaslian seseorang. Peran orang tua sangat penting sekali dalam hal pendidikan, karena orang tua merupakan guru sekaligus contoh bagi anak-anak. Tiga hal yang perlu ditanamkan kepada peserta didik yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan perilaku moral. Jika ketiga hal tersebut tertanam dalam diri peserta didik maka akan terbentuk karakter baik. karakter yang baik terdiri dari mengetahui hal yang baik, menginginkan hal yang baik, dan melakukan hal yang baik, kebiasaan dalam cara berpikir, kebiasaan dalam hati, dan kebiasaan dalam tindakan. Adapun dalam lingkungan pendidikan formal (sekolah) Ada beberapa hal yang menjadi penyebab penyimpangan karakter, Metode pembelajaran menitik beratkan kepada nilai­-nilai kognitif, sedangkan nilai­-nilai afektif diabaikan, menghafal lebih diutamakan dibandingkan memahami serbuan budaya asing yang begitu dahsyat sehingga mampu menghancurkan benteng moral dan agama para generasi kita sehingga perlu ada pengontrolan kepada budaya asing yang masuk dilingkungan peserta didik.