Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KECAKAPAN KERJA (PKK) DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) “BUGENVIL” BAGI WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Triyono Triyono; Rosidah Rosidah; Hinfa Mosshananza
Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.924 KB) | DOI: 10.37090/jpap.v2i1.550

Abstract

By-Law No. 12 of 1995 concerning Correctional Services, PKBM Bugenvil's Work Skills Program (PKK) was established. The purpose of this research is to describe the problem of the process of implementing the Work Skills Program (PKK) PKBM Bugenvil which is less than optimal and has an impact on the built citizens. The research method used is qualitative. The results of the research that the implementation of PKK in PKBM "Bugenvil" has been carried out properly based on the content of existing policies and situations with the implementation model approach by Meriee. S. Grindle. In the Implementation of the Work Skills Program (PKK), there are inhibiting factors, namely; lack of government roles, tutors, managers, and policy advocates by local governments. Therefore, the local government is expected to pay special attention to the implementation of the PKBM Bugenvil Work Skills Program (PKK) through training, socialization, supervision, providing direction, motivation, advice, and improving communication with PKBM administrators.   Key Words: Implementation, PKBM
PENDAMPINGAN USAHA TEH DAUN KOPI GUNA MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK DAN PENDAPATAN KELOMPOK UMKM IPM2K DESA KRESNOWIDODO PESAWARAN LAMPUNG Rosidah Rosidah; Melan Susanty Purnamasari; Novi Eka Wati
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.843 KB) | DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.742

Abstract

Teh daun kopi merupakan teh yang dibuat dari tunas muda kopi yang dapat mengganggu pertumbuhan bunga kopi. Tunas daun kopi dapat dimanfaatkan menjadi minuman teh yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Persoalan yang dihadapi mitra yaitu pada proses pencacahan yang masih mengandalkan tenaga manusia sehingga dinilai kurang higienis dan kurang efisien, proses pengeringan daun teh yang memakan waktu kurang lebih 3 minggu yang bergantung pada cuaca, pengemasan dan pemasaran yang belum optimal.Tujuan pendampingan UMKM Usaha Teh Daun Kopi di Desa Kresnowidodo adalah untuk meningkatkan nilai jual produk dan pendapatan di kelompok UMKM IPM2K di Desa Kresnowidodo KabupatenPesawaran Lampung. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat adalah persiapan, pelatihan dan implementasi kegiatan. Persiapan terdiri dari Sosialisasi kegiatan PKMS kepada pihak mitra dan Penyediaan sarana dan prasarana untuk praktik atau demo. Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk dan pendapatan di kelompok Usaha Desa Kresno Widodo , Pesawaran Lampung
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMP NEGERI 2 MERBAU MATARAM KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Rosidah Rosidah; Anwar Anwar; Agus Riyanto
Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.121 KB) | DOI: 10.37090/jpap.v2i2.694

Abstract

Education is the basic capital to create superior human resources (HR). The school is one of the alternative educational institutions. Teachers are one of the human resources (HR) in the school. The performance of teachers in schools has an important role in achieving school goals. Performance issues are in the spotlight of many parties, the government's performance will be felt by the community and the performance of teachers will be felt by students or parents. The success of school achievement is determined by various factors, including the leadership of the principal. The principal's leadership provides both mental and moral guidance for educators and education staff and also supervises, as well as records activities. Good communication will create ideas and innovations in increasing teacher work productivity and student learning outcomes. Another factor that can improve teacher performance is motivation. A teacher can work professionally if in himself there is high motivation. The Principal's leadership is a motivator for self-adherence to the teacher's work discipline. Although discipline is one part of the characteristics of teacher performance. Therefore, it is considered necessary to conduct research regarding the leadership role of the principal in improving the performance of educators and education staff. The formulation of this research problem is generally how the role of the Principal in improving the performance of educators and education staff. This research is qualitative and aims to find out how the role of the principal in improving the performance of educators and education staff. The principal acts as an educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, and motivator. To achieve this role the leader must also be able to be a leader in a personal role, a leader in making decisions, and the role of the leader as a source of information. Based on the results of this study, it can be stated that the leadership role of the principal is needed in improving the performance of educators and education staff. Keywords: Leadership, Head-Master, Teacher Performance
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN SAMPAH DALAM UPAYA MENDUKUNG PROGRAM 3R (REDUSE, REUSE, RECYCLE): (Studi Bank Sampah Emak.Id Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan) Fadilah Anggraeni; Rosidah Rosidah; Yuli Evadianti
Jurnal Progress Administrasi Publik Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/x4ctff98

Abstract

This study discusses the implementation, which is the process of executing a policy that has been formulated to achieve specific objectives, in the management of waste based on community involvement. Management here refers to the systematic efforts in planning, executing, and overseeing activities to ensure they are effective. In this context, the waste being managed refers to the remnants of daily human activities that need to be properly handled to prevent environmental contamination. The main focus of this research is the management of waste through the 3R program (Reduce, Reuse, Recycle), which is a principle for reducing waste by minimizing its generation (reduce), reusing items (reuse), and recycling waste materials (recycle). This program is implemented through Waste Banks, which are places for collecting and sorting waste that has economic value and can be exchanged for savings. The study was conducted at the Emak.Id Waste Bank in Natar District, South Lampung Regency, using a qualitative descriptive method with techniques such as observation, interviews, and documentation. The results show that the implementation of the 3R program has been carried out through community education, waste sorting training, and digitalization of waste transactions. However, challenges remain, including limited human resources, inadequate supporting facilities, and uneven public participation. Based on George C. Edwards III's policy implementation theory, the success of the policy is influenced by factors such as communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Therefore, strengthening coordination between stakeholders and raising public awareness is essential to support sustainable waste management.   Keywords: Implementation; Management; Waste Management; Waste Bank; 3R Program
EFEKTIVITAS KEARSIPAN BERBASIS KOMPUTER DALAM MENINGKATKAN TERTIB PENGADMINISTRASIAN PADA BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Desi Heriyani; Rosidah Rosidah; Suhardi Suhardi
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 1 (2024): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/gt402332

Abstract

Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan berkaitan dengan  pengelolaan arsip masih menemui beberapa kendala antara lain; belum dilakukannya penataan arsip sesuai dengan standar pelayanan arsip, pengelolaan arsip belum berbasis online, belum tersusunnya jadwal penyusutan arsip serta masih banyak arsip yang tidak terawat dan rusak. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa aktivitas pengelolaan administrasi belum efektif, meskipun sudah menggunakan komputer melalui aplikasi Microsoft Excel, namun dalam penyimpanan arsip masih manual yaitu dengan menyimpan dengan folder dan disimpan di lemari arsip belum sampai ke tahap duplikasi seluruh arsip secara elektronik, sehingga masih lebih secara konvensional dilakukan dalam administrasi arsipnya. Hal ini tentu kurang efektif dalam mencari kembali surat-surat yang diperlukan secara cepat apabila pimpinan membutuhkan informasi tersebut. Hambatan yang ditemui antara lain adalah kurangnya jumlah dan kompetensi SDM, kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya dukungan anggaran.
IMPLEMENTASI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN ENGGAL KOTA BANDAR LAMPUNG Ngakan Putu Wila Pradja; Rosidah Rosidah; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 1 (2024): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/g0g0b875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelayanan terpadu (PATEN) dalam meningkatkan kinerja secara efektif dan efisien di Kecamatan Enggal Kota Bandar Lampung. Penelitian ini dilatar belakangi oleh Peraturan Daerah Lampung Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu serta 4 Teori Implementasi Kebijakan oleh Van Meter dan Van Horn yaitu Standar dan Sasaran Kebijakan, Sumber Daya, Komunikasi Antar organisasi, dan Disposisi atau Sikap Pelaksana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, yaitu berupa wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Enggal Kota Bandar Lampung sudah efektif dan efisien dan termasuk dalam kategori baik. Namun pada saat ini Kecamatan Enggal masih belum memaksimalkan terkait tujuan yang ingin mereka capai. Ada beberapa faktor-faktor yang memperhambat kinerjanya itu sendiri yang membuat kurang maksimalnya pencapai tujuan dari program pelayanan yang ada di Kecamatan Enggal.
IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA (LANSIA) DI DESA SRIWEDARI KECAMATAN TEGINENENG KABUPATEN PESAWARAN Dina Khunaini; Rosidah Rosidah; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 1 (2025): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/jfd79j41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Implementasi Progam Posyandu   Lanjut   Usia   dengan   menggunakan   pendekatan   deskriptif kualitatif studi pada posyandu di Desa Sriwedari Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran. Dengan menggunakan teori    Implementasi Kebijakan oleh Van Meter and Van Horn dengan 4 indikator yaitu: Standar dan Sasaran Kebijakan , Sumber Daya, Lingkungan Sosial, Ekonomi, dan Politik dan Komunikasi Antar Organisasi. Responden dalam penelitian ini yaitu koordinator posyandu lanjut usia, kader posyandu lansia, bidan dalam posyandu lanjut usia dan masyarakat yang mengikuti posyandu lanjut usia. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan progam posyandu lanjut usia di Desa Sriwedari dalam pelayanan posyandu lanjut usia sudah cukup baik, dilihat dari penyelenggaraannya sudah sesuai aturan-aturan dan SOP yang telah ditentukan. Sumber daya manusia juga sudah cukup baik namun jika sumber daya finansial yang ada dalam pelaksanaan posyandu belum maksimal. Dalam pelaksanaan progam posyandu  lanjut  usia  terdapat  beberapa  hambatan  diantaranya  anggaran dana, serta kurangnya kesadaran lansia dalam memanfaatkan posyandu lansia.
PERAN FAD (FORUM ANAK DAERAH) DALAM MEWUJUDKAN KABUPATEN LAYAK ANAK (KLA) DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Santi Firnawati; Agus Mardihartono; Rosidah Rosidah
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 2 (2025): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/6fphrh17

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya anak yang belum terpenuhi hak sipilnya, minimnya sarana dan prasarana menuju Kabupaten Layak Anak (KLA), serta kurangnya peran aktif beberapa pelaksana. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana Peran FAD dalam Mewujudkan KLA di Kabupaten Lampung Tengah dan faktor penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh melalui hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, memilih mana yang penting dan akan dipelajari, sehingga dapat ditarik kesimpulan dan dalam pembacaannya mudah dipahami. Hasil penelitian, bahwa Peran FAD dalam Mewujudkan KLA di Kabupaten Lampung Tengah secara umum sudah baik karena adanya inisiatif pemerintahan setempat yang mengarah pada upaya transformasi Konvensi Hak-Hak anak dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak-hak anak. Meskipun, pemenuhan hak-hak anak belum sepenuhnya optimal karena kurangnya koordinasi dan kepedulian masyarakat serta lemahnya sosialisasi. Kesimpulan dari peneliti untuk Peran FAD dalam Mewujudkan KLA di Kabupaten Lampung Tengah berjalan dengan baik.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI FARM DAY DI KELURAHAN SUKARAME 2 KOTA BANDAR LAMPUNG Agus Gunawan; Agus Mardihartono; Rosidah Rosidah
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 2 (2025): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/z6fqym43

Abstract

Masalah yang berkaitan dengan partisipasi masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata edukasi Farm Day merupakan hal yang kompleks dan saling berkaitan. Tujuan penelitian untuk menganilisis sejauh mana Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Edukasi Farm Day. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan partisipasi masyarakat dalam pengembangan Wisata Edukasi Farm Day berdasarkan 3 indikator yaitu; dimensi pemikiran, dimensi tenaga, dan dimensi materi sudah berjalan secara positif dan berdampak pada pengembangan wisata Farm Day. Namun terdapat beberapa hambatan seperti Keterbatasan daya tarik bagi pengunjung dan kurangnya keterampilan tenaga kerja. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pada indikator dimensi pemikiran, adanya partisipasi aktif oleh masyarakat melalui penyebaran informasi jangka Panjang, sedangkan dimensi tenaga, masyarakat aktif ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan taman Farm Day dan Dimensi materi adanya dukungan infrastruktur dan sumber daya yang memadai.