Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMUNIKASI POLITIK KELOMPOK RADIKAL PADA PORTAL MEDIA VOAISLAM.COM DAN ARRAHMAH.COM PERSPEKTIF HAROLD. D LASSWELL Achmad Tohari; Bany Prayogi
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v11i2.2496

Abstract

Abstract. Modernization makes all access to the delivery of communication and information fast and easy. However, access is often used for various things that lead to negative actions, such as radicalism groups who try to spread their ideology through media labeled as da'wah such as the sites voaislam.com and arrahmah.com in Harold's perspective. D Lasswell. The type of research used is descriptive qualitative with literature study method. The focus of this theoretical analysis uses the analysis of political communication media by Harold D. Lasswell. The results showed that voaislam.com and arrahmah.com as da'wah sites highly uphold the principles of Islamic law so that this fanaticism often causes confrontation. Communicators, messages, media and effects in the analysis of political communication play an important role because each of these units can foster belief in the "truth" ideology of radical groups. The goal of creating trust in the reader can be observed by examining or comparing the performance of the government and the democratic system in accordance with Islamic teachings.Keywords: Political Communication, Media Portal Polemic, Online Media Portal.Abstrak. Modernisasi menciptakan segala akses penyampaian komunikasi dan informasi menjadi cepat dan mudah. Namun seringkali aksesnya dimanfaatkan untuk berbagai hal yang mengarah pada tindakan negatif misalnya kelompok radikalisme yang berusaha menyebarkan ideologinya melalui media berlabel dakwah seperti situs voaislam.com dan arrahmah.com dalam perspektif Harold. D Lasswell. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. fokus analisis teoritik ini menggunakan analisis media komunikasi politik Harold D. Lasswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa voaislam.com dan arrahmah.com sebagai situs dakwah sangat menjunjung tinggi prinsip syariat islam sehingga seringkali fanatisme ini menimbulkan konfrontasi. Komunikator, pesan, media dan efek dalam analisis komunikasi politik memainkan peran penting karena setiap unit-unit tersebut dapat menumbuhkan kepercayaan akan “kebenaran” ideologi kelompok radikalis. Sasaran untuk menciptakan kepercayaan pada pembaca dapat diamati dengan mengkaji atau membandingkan kinerja pemerintah dan sistem demokrasi sesuai dengan ajaran islam.
Makna Syariat Dan Hakikat Tasawuf Al-Qusyairi Dalam Kehidupan Sosial achmad tohari
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v9i2.5485

Abstract

Tasawuf sering diartikan sebagai sebuah perilaku atau akhlak yang timbul pada setiap orang. Dalam pandangan sosiologis, tasawuf merupakan suatu hal yang mempercayai adanya sistem ilahi yang tidak mudah di proses oleh pikiran dengan cara rasional, Pada tingkatan tertentu, tasawuf sudah masuk pada tatanan kehidupan masyarakat yang saling berkaitan erat dengan konstruksi sosial serta budaya yang ada pada setiap masyarakat. Dalam Islam sendiri bahwa hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan antar manusia dan antara manusia dengan alam menjadi sentral dari ajaran Islam. Pada penelitian ini digunakan metode kualitatif yang tujuan utamanya yakni berkaitan dengan pendapat, pesepsi, ide dan kepercayaan, pada metode kualitatif dirancang untuk memberikan pengalaman dan berorientasikan kepada sosial. Pentingnya ajaran tasawuf dalam menjalani kehidupan sosial sehari-hari tentu itu sebuah kejelasan bahwa memang tasawuf bisa di relevansikan kedalam keseharian yang selama ini dilakukan seseorang, dengan adanya unsur antara syariat dan hakikat bahwa menjabarkan suatu kedalam sendi-sendi kehidupan sosial akan berakibat positif untuk keseharian, al-Qusyairi ingin menggabungkan antara syariat dan hakikat kedalam modifikasi tasawufnya, Jika dilihat dari segi pemaknaan akan kehidupan, tentu antara syariat dan hakikat bisa dijalankan dengan kehidupan sosial yang berkembang disekitar kita, yakni menyeimbangkan dunia sosial dengan dunia individu.
Konsep Oksidentalisme Hasan Hanafi Di Era Westernisasi dan Korean Wave Achmad Tohari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi westernisasi, maka konsep oksidentalisme ini muncul. Westernisasi yang merambah kian luas menjadikan lunturnya identitas bangsa Indonesia secara perlahan-lahan. Berangkat dari pemikiran Hasan Hanafi yang memiliki tujuan untuk mengambil konsep bangsa yang telah dibangun agar direbut kembali dan sekaligus menjinakkan Barat dalam menguasai dunia. Sebagai pemikir Islam, Hasan Hanafi merangkum konsep oksidentalisme pada pilar-pilar dalam menghadapi tradisi dan pembaharuannya sesuai berkembangnya zaman. Ketiga pilar yang diusung oleh Hasan Hanafi inilah yang akan menjadi pedoman bagi masyarakat terutama di zaman modern ini yang masuk dalam ranah westernisasi. Selain itu, adanya Korean Wave atau Hallyu yang hadir sebagai rival westernisasi dalam mempengaruhi pandangan masyarakat untuk mempertahankan identitas dirinya. Disinilah peran oksidentalisme sebagai studi dan ideologi akan menampakkan sisi eksistensinya sebagai suatu hal yang penting untuk dipalajari.