Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman
Vol 9, No 2 (2022)

Makna Syariat Dan Hakikat Tasawuf Al-Qusyairi Dalam Kehidupan Sosial

achmad tohari (UIN Sunan Kalijaga)



Article Info

Publish Date
03 Dec 2022

Abstract

Tasawuf sering diartikan sebagai sebuah perilaku atau akhlak yang timbul pada setiap orang. Dalam pandangan sosiologis, tasawuf merupakan suatu hal yang mempercayai adanya sistem ilahi yang tidak mudah di proses oleh pikiran dengan cara rasional, Pada tingkatan tertentu, tasawuf sudah masuk pada tatanan kehidupan masyarakat yang saling berkaitan erat dengan konstruksi sosial serta budaya yang ada pada setiap masyarakat. Dalam Islam sendiri bahwa hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan antar manusia dan antara manusia dengan alam menjadi sentral dari ajaran Islam. Pada penelitian ini digunakan metode kualitatif yang tujuan utamanya yakni berkaitan dengan pendapat, pesepsi, ide dan kepercayaan, pada metode kualitatif dirancang untuk memberikan pengalaman dan berorientasikan kepada sosial. Pentingnya ajaran tasawuf dalam menjalani kehidupan sosial sehari-hari tentu itu sebuah kejelasan bahwa memang tasawuf bisa di relevansikan kedalam keseharian yang selama ini dilakukan seseorang, dengan adanya unsur antara syariat dan hakikat bahwa menjabarkan suatu kedalam sendi-sendi kehidupan sosial akan berakibat positif untuk keseharian, al-Qusyairi ingin menggabungkan antara syariat dan hakikat kedalam modifikasi tasawufnya, Jika dilihat dari segi pemaknaan akan kehidupan, tentu antara syariat dan hakikat bisa dijalankan dengan kehidupan sosial yang berkembang disekitar kita, yakni menyeimbangkan dunia sosial dengan dunia individu.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

multd

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman (Journal of Islamic Studies) published by Postgraduate IAIN Padangsidimpuan (now the status has changed to State Islamic University Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan). This journal was started in 2014, when it was still in the form of P-ISSN: ...