Triyoso Triyoso
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Asuhan keperawatan komprehensif pola nafas tidak efektif pada pasien asma dengan teknik aromaterapi dan massage Triyoso Triyoso; Rahma Eliya; Irma Fitriyan
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.856 KB) | DOI: 10.56922/phc.v1i3.87

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data survey di Provinsi Lampung dengan jumlah penderita Asma sebanyak 4.403 pada tahun 2020 sedangkan kasus di wilayah kerja Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat terdapat sebanyak 240 kasus dengan kejadian ASMA. Tujuan: Melakukan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi asuhan keperawatan komprehensif pola nafas tidak efektif pada pasien asma pada pasien asma dengan teknik aromaterapi dan massage Di Puskesmas Ganjar Agung Metro Barat Metode: Desain student oral case analysis (SOCA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk penerapan dengan cara pendekatan sesuai metode deskriptif, metode ini bersifat mengumpulkan data terlebih dahulu, menganalisis data lalu menarik kesimpulan data. Unit yang menjadi kasus tersebut secara lebih jauh dianalisis dan diberikan suatu tindakan terapi Hasil: An. R Implementasi keperawatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan tindakan keperawatan non farmakologi terapi uap hangat menggunakan campuran minyak kayu putih untuk menurunkan sesak pada dan di kolaborasikan dengan menggunakan masase kaki. An. T dengan masalah sesak diberikan tindakan keperawatan menggunakan uap hangat untuk menurunkan sesak yang dirasakan, dengan memberikan uap air hangat maka akan menambah rasa nyaman dan menurunkan sesak karena otot paru akan lebih mampu melakukan gerakan secara bebas. Simpulan: maka ditarik kesimpulan dengan memberikan uap air angat dicampur minyak kayu putih dan disertai dengan massages mampu menurunkan sesak. Saran agar orang tua mampu menerapkan teknik ini secara mandiri.
Asuhan keperawatan pada lansia dengan insomnia menggunakan terapi penerapan massase Triyoso Triyoso; Umi Romayati; Rio Nanda Bayu Herdiantama
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 4 (2021): Perawatan Lansia Secara Umum Dan Pertolongan Pertama Pada Keadaan Darurat
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.183 KB) | DOI: 10.56922/phc.v1i4.138

Abstract

Pendahuluan: Menurut Word Health Organization (WHO) populasi lansia yang berusia diatas 60 tahun diperkirakan menjadi dua kali lipat dari 11% pada tahun 2000 dan akan meningkat menjadi 22% tahun 2050. Berdasarkan hasil Susenas tahun 2013, jumlah lansia di Indonesia telah mencapai 20, 40 juta orang atau sekitar 8,05% dari total penduduk Indonesia. Jumlah penduduk di Indonesia lansia di Indonesia pada tahun 2025 akan bertambah sekitar 34,22 juta jiwa Tujuan: melakukan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi pengkajian komprehensif pada lansia dengan insomnia menggunakan terapi penerapan massage dan air hangat di metro Metode : desain analisis kasus lisan siswa (SOCA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk penerapan cara pendekatan sesuai metode deskriptif, metode ini mengumpulkan data terlebih dahulu, menganalisis data dan menarik kesimpulan data. Unit yang menjadi kasus-kasus tersebut secara lebih jauh dianalisis dan diberikan suatu tindakan terapi. Hasil : Evaluasi yang dilakukan terhadap kedua pasien dengan masalah insomnia pada lansia dengan memberikan terapi rendam air hangat dan masase untuk pasien pertama sedangkan pada pasien kedua gunakan rendam air hangat saja. Untuk hasil perbandingan yang di berikan menunjukkan bahwa setelah melakukan penerapan yang mengalami perubahan signifikan pada pasien dengan penerapan terapi masase dan rendam air hangat sedangkan yang di lakukan penerapan air hangat saja mengalami perubahan namun tidak signifikan. Simpulan : Setelah dilakukan implementasi, evaluasi yang dapat dilakukan yaitu masalah teratasi