Steven Frans
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN ROBUSTA COFFEE BUNGA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Steven Frans; Vonny Tiara Narundana
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2022): June
Publisher : PENERBIT LAFADZ JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v1i7.132

Abstract

Robusta Coffee Bunga adalah sebuah produk kopi bubuk Lampung yang memiliki masalah penurunan penjualan karena kurang tepat dan benarnya strategi pemasaran yang dilakukan terutama karena kondisi COVID-19 ini, dimana dari data, terlihat penjualan dari tahun 2018-2019 mengalami kenaikan konsisten dengan rata-rata pendapatan Rp.288.000.000-Rp374.400.000, namun mengalami penurunan signifikan di tahun 2020-2021 dengan rata-rata pendapatan Rp.144.000.000-Rp.172.800.000 akibat COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengatasi masalah tersebut dan mengetahui strategi pemasaran yang benar dan tepat untuk meningkatkan upaya penjualan Robusta Coffee bunga pada saat pandemi COVID-19 berdasarkan analisis SWOT. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif, menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, dengan analisis SWOT untuk menganalisis permasalahan yang dialami dan merumuskan strategi pemasaran. Dari hasil perhitungan matriks IE, diketahui Robusta Coffee Bunga berada pada sel 2 yaitu posisi tumbuh dan membangun (grow and build) yang didesain untuk mencapai pertumbuhan baik dalam keuntungan, aset, penjualan, atau campuran dari ketiganya. Yaitu dengan cara strategi intensif (strategi pengembangan produk baru, penetrasi pasar, pengembangan pasar) ataupun strategi integratif ( integrasi ke depan, belakang, horizontal). Hasil kombinasi matrik SWOT yang dominan adalah strategi SO dan WO yang dapat diterapkan untuk meningkatkan penjualan pada masa COVID-19.