Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

“Barru Membaca” sebagai Gerakan Literasi Alternatif; Studi tentang Pembudayaan Literasi Membaca pada Masyarakat di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan Askar Nur; Muhammad Syamsul Abdullah
Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55480/saluscultura.v2i1.41

Abstract

Currently, technological developments have significant impact on people's lives. This development must also be followed by the mentality and readiness of the community to deal with it. One form of effort to keep pace with technological developments is through literacy-based community empowerment. This research focuses on community empowerment through cultivating reading literacy as a step in facing the challenges of the times while creating quality community characters based on literacy skills. Aspects of discussion in this research are alternative literacy movement carried out by the Barru Membaca community in the process of cultivating reading literacy among the people of Barru District, Barru Regency, South Sulawesi Province and responds of the community to the presence of the Barru Membaca community. This research uses descriptive research with a qualitative approach by conducting interviews with informants. The data analysis technique used is data collection, reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the process of cultivating reading literacy carried out by the Barru Membaca community had been running systematically, efficiently and independently, starting from the planning process of reading literacy acculturation programs, to the program evaluation stage in improving human resources literacy skills.
Fundamentalisme, Radikalisme dan Gerakan Islam di Indonesia: Kajian Kritis Pemikiran Islam Askar Nur
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.683 KB) | DOI: 10.55623/au.v2i1.16

Abstract

Fundamentalisme, radikalisme dan gerakan Islam di Indonesia merupakan segenap perkara yang masih menjadi topik perbincangan di berbagai madrasah-madrasah intelektual baik di tataran perguruan tinggi maupun di organisasi-organisasi keagamaan. Artikel ini berfokus pada aspek lahir dan tumbuh kembangnya fundamentalisme beragama hingga persoalan gerakan islam di Indonesia sebagai upaya counter terhadap segala bentuk tindakan yang mendegradasi nilai-nilai keislaman dan menguraikan sebuah definisi yang dangkal terkait islam. Artikel ini menawarkan sebuah perspektif kritis dalam menanggapi polemik fundamentalisme beragama dan tindakan radikalisme yang selalu diidentikkan dengan tindakan kejahatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran islam berdasarkan Al-Quran dan Hadis memiliki beberapa pendefinisian berbeda di beberapa kalangan khususnya perbandingan antara agama-agama yang diakui oleh Negara padahal islam secara generik merupakan sikap hidup untuk tunduk dan patuh kepada perintah Allah SWT dengan menantiasa menyebarkan kebaikan dimanapun berada. Semangat keislaman demikian telah mengalami proses redefinisi di berbagai organisasi khususnya organisasi yang berasaskan islam.
Kapitalisme Pendidikan dan Reinventing Paradigma Pendidikan Indonesia: Sebuah Tinjauan Antropologi Pendidikan Askar Nur
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v3i1.94

Abstract

Sejatinya, pendidikan merupakan perkara yang netral. Arah dan proses pendidikan ditentukan oleh sistem yang mengarahkan. Dalam konteks Indonesia, kecenderungan tujuan pendidikan lebih kepada model pendidikan yang memiliki orientasi utama pada keselarasan dan keterkaitan dengan dunia usaha dan dunia industri. Kecenderungan tersebut merupakan salah satu variabel yang mendukung proses kapitalisasi pendidikan. Konsekuensi logis yang harus diterima adalah konsep pendidikan di Indonesia akan lebih berfokus pada kepentingan pasar bebas dan mengesampingkan pendidikan sebagai kebutuhan dasar manusia dalam mengasah potensi diri dan intelektualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan proses dan model kapitalisme pendidikan di Indonesia dan berupaya untuk mengembalikan paradigma pendidikan sesuai tujuan pendidikan nasional dalam UUD 1945. Penelitian ini merupakan jenis penelitian descriptif kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan menggunakan pendekatan antropologi pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam hal kapitalisme pendidikan di Indonesia dapat terjadi melalui sistem pendidikan yang diterapkan, di antaranya sistem pendidikan melalui mekanisme sistem pasar, sistem pendidikan melalui sistem komando negara, dan sistem pendidikan berbasis kerakyatan. Dari ketiga sistem pendidikan tersebut, di Indonesia lebih didominasi oleh sistem pendidikan berbasis sistem pasar dan sistem komando negara sehingga sebagai upaya dalam mengembalikan paradigma pendidikan Indonesia sesuai tujuan pendidikan nasional adalah dengan menerapkan konsep pendidikan berbasis kerakyatan. Selain itu, Indonesia sebagai negara multikultural tidak terlepas daripada aspek penerimaan para peserta didik yang berasal dari latar belakangg keluarga yang beragam sehingga dalam hal mewujudkan konsep pendidikan yang berkerakyatan, dibutuhkan konsep atau kebijakan pendidikan berbasis kearifan lokal sebagai upaya dalam mensiasati keinginan individu dalam dunia pendidikan untuk mencapai kompleksitas pengembangan intelektual.
Proses dan Langkah Penelitian Antropologi: Sebuah Literature Review Askar Nur; Fakhira Yaumil Utami
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 3 No 1 (2022): Dialektika, Sosial dan Budaya (Juni 2022)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v3i1.109

Abstract

This study aims to explore the stages and research processes in anthropological studies. This research is a literature study that focuses on searching literature that is relevant to the research topic. The results of the research show that in anthropological research, there are stages and processes in the research including the field preparation stage. At the field preparation stage, things that must be prepared by researchers are research topics, understanding research ethics, research permits, determining informants, and initial observations at research sites so that researchers are able to understand the research location in detail.
Pemikiran dan Praktek Akuntansi di Masa Dinasti Turki Usmani M. Nur Ilham Achdar HT; Askar Nur
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v3i2.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan praktek dan pemikiran akuntansi di masa Turki Utsmani. Akuntansi yang berkembang di zaman tersebut adalah konsep akuntansi syariah yang menekankan pada aspek religius masyarakat dan juga meningkatkan efektivitas pencatatan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan tinjauan historis dalam beberapa literatur dan merupakan jenis penelitian pustaka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa di masa Turki Utsmani perkembangan akuntansi syariah mengalami perkembangan signifikan dan terdapat beberapa teori yang menjadi perpaduan antara akuntansi syariah dan konvensional yang berkembang di masa tersebut.
Degradasi Politik Nilai Mahasiswa dalam Gerakan Sosial: Perspektif Ambivalensi Islahuddin Ibrahim; Askar Nur
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2023): Dialektika, Sosial dan Budaya (Juni 2023)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v4i1.162

Abstract

Dalam sejarahnya, perubahan sosial yang terjadi tidak pernah lepas dari gerakan sosial yang dibangun atas dasar kesadaran kritis para mahasiswa sebagai agen perubahan. Gerakan sosial yang dibangun mahasiswa bukan tanpa alasan, mereka menganggap ada yang timpang dan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Akan tetapi, dewasa ini gerakan mahasiswa semakin meredup dan mengalami degradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses dan faktor kemunduran dari gerakan sosial mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan ambivalensi Homi Bhabha. Pengumpulan data dilakukan dengan kajian pustaka, pengamatan terhadap fenomena yang terjadi, selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan ambivalensi perspektif Homi Bhabha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal meredupnya gerakan mahasiswa, terjadi proses yang berakibat pada subjek mengalami kondisi kebimbangan. Hal ini terjadi dikarenakan subjek dipengaruhi oleh lingkungan aktivis mahasiswa dan membuat subjek meniru atau berkamuflase dengan budaya lingkungannya. Subjek menginginkan perubahan sosial dengan membangun gerakan sosial. Akan tetapi, di sisi lain mereka tidak memiliki analisis yang tajam terhadap persoalan sosial yang dituntutnya. Alhasil, subjek mengalami ambivalensi yang berujung pada mereduksinya nilai gerakan mahasiswa antara mengintrupsi sistem atau memenuhi lifestyle. Maka dari itu, subjek membutuhkan suatu analisis tajam serta pengetahuan mendalam untuk membangun kesadaran kritis yang mampu menciptakan gerakan kolektif dalam menginstrupsi sistem dan juga sebagai upaya mengembalikan marwah dari gerakan sosial mahasiswa.
Social and Internal Conflict in Stephenie Meyer’s Novel “Breaking Dawn”: Anthropology Study of Literature Askar Nur; Rahmat Yusuf
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 1 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i1.4709

Abstract

This research is about the analysis of social class, including internal and social conflicts in the novel Breaking Dawn by Stephenie Meyer. The objectives of this research are to know the kinds of conflicts and its most dominant one in the novel. The method used in this research is qualitative method by using anthropology of literature, whereas the data resource is the novel Breaking Dawn by Stephenie Meyer which was published in 2007, also some books were used to analyze and support this research. In collecting the data, the writer used note taking as the instrument to get the data. In this research, the researchers found that there are two kinds of conflict existed, i.e. social conflict and internal conflict, and the most dominant one occurs in the first eleven chapters of novel is the internal conflict. AbstrakPenelitian ini membahas analisis kelas sosial termasuk konflik internal dan sosial dalam novel Breaking Dawn karya Stephenie Meyer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis konflik dan jenis konflik yang paling dominan terdapat dalam novel Breaking Dawn karya Stephenie Meyer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data penelitian ini adalah novel Breaking Dawn karya Stephenie Meyer yang diterbitkan pada tahun 2007 serta beberapa buku yang digunakan untuk menganalisis dan mendukung penelitian ini. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan note-taking sebagai instrumen untuk mendapatkan data. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa ada dua jenis konflik yang ada dalam novel tersebut, yaitu konflik sosial dan konflik internal, sedangkan jenis konflik yang paling dominan terjadi pada sebelas bab pertama novel ini adalah konflik internal.