This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ad-Dariyah
Islahuddin Ibrahim
UIN Alauddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Degradasi Politik Nilai Mahasiswa dalam Gerakan Sosial: Perspektif Ambivalensi Islahuddin Ibrahim; Askar Nur
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2023): Dialektika, Sosial dan Budaya (Juni 2023)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v4i1.162

Abstract

Dalam sejarahnya, perubahan sosial yang terjadi tidak pernah lepas dari gerakan sosial yang dibangun atas dasar kesadaran kritis para mahasiswa sebagai agen perubahan. Gerakan sosial yang dibangun mahasiswa bukan tanpa alasan, mereka menganggap ada yang timpang dan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Akan tetapi, dewasa ini gerakan mahasiswa semakin meredup dan mengalami degradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses dan faktor kemunduran dari gerakan sosial mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan ambivalensi Homi Bhabha. Pengumpulan data dilakukan dengan kajian pustaka, pengamatan terhadap fenomena yang terjadi, selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan ambivalensi perspektif Homi Bhabha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal meredupnya gerakan mahasiswa, terjadi proses yang berakibat pada subjek mengalami kondisi kebimbangan. Hal ini terjadi dikarenakan subjek dipengaruhi oleh lingkungan aktivis mahasiswa dan membuat subjek meniru atau berkamuflase dengan budaya lingkungannya. Subjek menginginkan perubahan sosial dengan membangun gerakan sosial. Akan tetapi, di sisi lain mereka tidak memiliki analisis yang tajam terhadap persoalan sosial yang dituntutnya. Alhasil, subjek mengalami ambivalensi yang berujung pada mereduksinya nilai gerakan mahasiswa antara mengintrupsi sistem atau memenuhi lifestyle. Maka dari itu, subjek membutuhkan suatu analisis tajam serta pengetahuan mendalam untuk membangun kesadaran kritis yang mampu menciptakan gerakan kolektif dalam menginstrupsi sistem dan juga sebagai upaya mengembalikan marwah dari gerakan sosial mahasiswa.