Jayaputra
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transfer Teknologi Peningkatan Produktivitas pada Lahan Terbatas di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara Nurrachman; Jayaputra; Bambang Budi Santoso
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.44 KB) | DOI: 10.29303/jsit.v2i1.46

Abstract

Perkembangan pariwisata di Kabupaten Lombok Utara cukup tinggi, namun sejak tahun 2019 hingga saat ini pariwisata mengalami penurunan akibat gempa dan pandemi COVID-19, akibatnya para petani hortikultura terkena imbas dari penurunan pariwisata tersebut. Untuk meningkatkan pendapatan petani, terutama lahan yang terbatas, produk hortikultura harus dipilih, seperti cepat dalam panen, efisiensi input dan peningkatan produktivitas lahan. Jagung manis khususnya baby corn dan selada masih memiliki pasar yang baik (Ifsca, 2020). Transfer teknologi peningkatan produktivitas lahan diperlukan untuk mengatasi masalah ini dengan melakukan tumpangsari jagung manis dengan selada. Penyuluhan dan demplot menggunakan partisipatif diterapkan. Demplot dilakukan pada bulan Juli -Agustus hingga 2020 di Kelompok Tani Tangkok Kliang Desa Sesait , Kayangan, Lombok Utara. Hasil demplot menunjukkan hasil yang memuaskan dengan nilai nilai kesetaraan lahan (LER) sebesar 1,62, artinya meningkat sekitar 0,62., dibandingkan dengan monokultur jagung atau selada. Artinya, petani yang menerapkan teknologi tersebut akan mendapatkan produk dan pendapatan yang lebih banyak.
Budidaya Pekarangan di Era Urban Farming: Solusi untuk Kota Hijau dan Sehat Jayaputra
Jurnal Ilmiah Populer Inovasi-Sainsphere Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Populer Inovasi-Sainsphere
Publisher : CV. RINJANI AKSARA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat menimbulkan tantangan serius terhadap ketahanan pangan, kesehatan, dan kualitas lingkungan perkotaan. Salah satu solusi yang semakin relevan adalah budidaya pekarangan dalam kerangka urban farming. Pemanfaatan pekarangan dengan berbagai teknik seperti hidroponik, vertical farming, dan penggunaan pot atau polybag memungkinkan masyarakat memproduksi sayuran, buah, dan tanaman obat secara mandiri di lahan terbatas. Selain meningkatkan ketahanan pangan keluarga, budidaya pekarangan juga berkontribusi pada penghijauan kota, perbaikan kualitas udara, serta kesejahteraan sosial dan psikologis masyarakat. Dukungan teknologi digital, inovasi pertanian, serta kebijakan pemerintah memperkuat peran pekarangan sebagai bagian integral dari strategi mewujudkan kota hijau dan sehat. Artikel ini menegaskan bahwa budidaya pekarangan di era urban farming bukan sekadar kegiatan rumah tangga, melainkan gerakan kolektif menuju keberlanjutan perkotaan.