Vony Riyanto
Universitas Tarumanagara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Layanan dan Nilai yang Dipersepsikan terhadap Niat Pembelian Pengguna Jasa MRT dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Mediasi Vony Riyanto; Hetty Karunia Tunjungsari
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v2i3.9598

Abstract

Success of public transport service marketers is dependent on how they satisfy their customers by delivering value through quality services.  To understand this phenomenon, this study aims to investigate the effect of service quality on purchase intention with perceived value and customer satisfaction as mediated variable in Jakarta Mass Rapid transit (MRT) system. A convenience sampling technique was used to collect the data by distributing the questionnaires to the 200 passengers at various MRT stations, where from 200 questionnaires obtained 151 respondents who fulfill the criteria. Partial least squares method of structural equation modelling (PLS-SEM) was used to analyse the collected data and test the hypotheses. The results of this study indicate that service quality can positively influense customer satisfaction, service quality can positively influence customers purchase intention, , perceived value positively influence customer satisfaction, perceived value can’t positively influence purchase intention, customer satisfaction can positively influence purchase intention, customer satisfaction can’t mediated positively the relationship between service quality and purchase intention, and Customer satisfaction can’t mediated positively the relationship between perceived value and purchase intention. Keberhasilan pemasar jasa transportasi umum bergantung kepada bagaimana mereka memuaskan pelanggan dengan memberikan nilai melalui kualitas layanan untuk mencapai niat pembelian pelanggan. Untuk memahami fenomena ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kualitas pelayanan terhadap niat pembelian dengan variabel mediasi nilai yang dipersepsikan dan kepuasan pelanggan dalam sistem Mass Rapid Transit Jakarta. Teknik convenience sampling digunakan pada penelitian untuk mengumpulkan data dengan mendistribusikan kuesioner kepada 200 penumpang di berbagai stasiun MRT, di mana dari 200 kuesioner diperoleh 151 responden yang memenuhi kriteria. Metode partial least square dari pemodelan persamaan structural digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dan menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan secara positif, kualitas layanan dapat mempengaruhi niat pembelian secara positif, kualitas layanan dapat mempengaruhi nilai yang dipersepsikan secara positif, nilai yang dipersepsikan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan secara positif, nilai yang dipersepsikan tidak dapat mempengaruhi niat pembelian secara positif, kepuasan pelanggan dapat mempengaruhi niat pembelian secara positif, kepuasan pelanggan tidak dapat memediasi hubungan antara kualitas layanan dan niat pembelian, serta nilai yang dipersepsikan dapat memediasi hubungan antara kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.
Pengaruh Hedonic Shopping Motivation dan Fashion Involvement terhadap Impulse Buying dengan Positive Emotion sebagai Variabel Mediasi pada Event Tanggal Kembar di Shopee Vony Riyanto; Riris Loisa
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 6 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v6i6.20686

Abstract

The proliferation of e-commerce businesses in Indonesia has made most people, especially the millennial generation, spend their money shopping online. Various sales promotions are offered to make consumers consumptive by shopping excessively not by what they need. To understand this phenomenon, this study aims to investigate the effect of hedonic shopping motivation and fashion involvement on impulse buying with positive emotion as a mediating variable in the twin date event at Shopee. The convenience sampling technique was used in this study to collect data by distributing questionnaires, where the results of the questionnaire obtained 120 respondents who met the criteria. The PLS (Partial Least Square) method of structural equation modeling was used to analyze the collected data and test hypotheses. The results of this study indicate that hedonic shopping motivation, fashion involvement, and positive emotion can significantly affect impulse buying, and positive emotion can significantly mediate the relationship between hedonic shopping motivation and fashion involvement in impulse buying. Menjamurnya bisnis e-commerce yang ada di Indonesia membuat sebagian besar masyarakat khususnya generasi milenial menghabiskan uang mereka untuk berbelanja online. Berbagai promosi penjualan yang ditawarkan menjadikan konsumen menjadi konsumtif dengan berbelanja berlebihan tidak sesuai dengan kebutuhan. Untuk memahami fenomena ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh hedonic shopping motivation dan fashion involvement terhadap impulse buying dengan positive emotion sebagai variabel mediasi pada event tanggal kembar di Shopee. Teknik convenience sampling digunakan pada penelitian untuk mengumpulkan data dengan mendistribusikan kuesioner, dimana hasil dari kuesioner diperoleh 120 responden yang memenuhi kriteria. Metode PLS (Partial Least Square) dari pemodelan persamaan struktural digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dan menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hedonic shopping motivation, fashion involvement, dan positive emotion secara signifikan dapat memengaruhi impulse buying, dan positive emotion secara signifikan dapat memediasi hubungan antara hedonic shopping motivation dan fashion involvement terhadap impulse buying.