Susana Farah Diba
Dokter Spesialis Anak, SMF Ilmu Kesehatan Anak, RS Immanuel, Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Diagnosis dan Tatalaksana Intoleransi Makanan Arvin Leonard Sumadi Jap; Alok Adipurnama; Susana Farah Diba
Cermin Dunia Kedokteran Vol 49, No 7 (2022): Vitamin D
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v49i7.1932

Abstract

Intoleransi makanan adalah suatu respon non imun yang diinisiasi oleh makanan atau komponen makanan. Intoleransi makanan diperkirakan memengaruhi 20-25% populasi dunia. Gejala yang paling sering adalah gejala saluran pencernaan. Terapi dengan cara restriksi beberapa makanan tertentu.Food intolerance is non-immunological response initiated by a food or food component. It is estimated to affect up to 20-25% population. Gastrointestinal symptoms are the most common symptom in food intolerance. Therapy is by restriction of certain foods.
Diagnosis dan Tata Laksana Intoleransi Makanan Arvin Leonard Sumadi Jap; Alok Adipurnama; Susana Farah Diba
Cermin Dunia Kedokteran Vol 49 No 7 (2022): Nutrisi - Vitamin D
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v49i7.250

Abstract

Intoleransi makanan adalah suatu respons non-imun yang diinisiasi oleh makanan atau komponen makanan. Intoleransi makanan diperkirakan memengaruhi 20-25% populasi dunia. Gejala yang paling sering adalah gejala saluran pencernaan. Terapi dengan cara restriksi beberapa makanan tertentu. Food intolerance is non-immunological response initiated by a food or food component. It is estimated to affect up to 20-25% population. Gastrointestinal symptoms are the most common symptom in food intolerance. Therapy is by restriction of certain foods.
Diagnosis dan Tata Laksana Intoleransi Makanan Arvin Leonard Sumadi Jap; Alok Adipurnama; Susana Farah Diba
Cermin Dunia Kedokteran Vol 49 No 7 (2022): Nutrisi - Vitamin D
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v49i7.250

Abstract

Intoleransi makanan adalah suatu respons non-imun yang diinisiasi oleh makanan atau komponen makanan. Intoleransi makanan diperkirakan memengaruhi 20-25% populasi dunia. Gejala yang paling sering adalah gejala saluran pencernaan. Terapi dengan cara restriksi beberapa makanan tertentu. Food intolerance is non-immunological response initiated by a food or food component. It is estimated to affect up to 20-25% population. Gastrointestinal symptoms are the most common symptom in food intolerance. Therapy is by restriction of certain foods.