Rahma Muin
Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENYALURAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PAKU, KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR Muh. Yusril; Rahma Muin; Baharuddin Baharuddin
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 7, No 1 (2022): J-Alif, Volume 7, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v7i1.2883

Abstract

Penelitian ini berjudul efektivitas penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat  di Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriftif karena peneliti gambaran keterangan yang lebih akurat dan mendalam berkaitan permaslahan yang dikaji. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar sudah terlaksana dengan baik, dapat dilihat berdasarkan tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi. Sehingga dalam penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar sudah berjalan dengan efektif. Adapun peningkatan kesejahteraan masyarakat setelah penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar yakni mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga penerima manfaat (KPM), dimana sudah terlaksana dengan baik. Sehingga peningkatan kesehjahteraan masyarakat setelah penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar sudah berjalan dengan efektif. Saran penelitian ini yakni terkait perlunya sosialisasi dan edukasi oleh pihak terkait agar keluarga penerima manfaat (KPM) mengetahui jumlah uang yang masuk kesaldo rekeningnya dan harga bahan pangan yang disalurkan di e-warung (elektronik warung).
SISTEM BAGI HASIL NELAYAN DALAM PERPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI LINGKUNGAN UJUNG BARU, KELURAHAN POLEWALI, KECAMATAN POLEWALI) Nur Anisa Pratiwi; H. Muhammad Nuzur; Rahma Muin
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 6, No 2 (2021): J-Alif, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.618 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v6i2.1843

Abstract

Masalah mendasar dalam penelitian ini adalah bagaimana mensurvei hukum Islam dalam kerangka al-mudharabah antara pemilik modal (shahibul mal) dan pengawas bagang (mudharib) dalam audit hukum Islam? Eksplorasi semacam ini dinamakan kuantitatif sedangkan sumber informasi dalam penelitian ini adalah pemilik modal, pengawas modal, cikal bakal yang tegas di kelompok masyarakat Ujung Baru, Desa Polewali, Kecamatan Polewali. Selain itu, strategi pemilahan informasi yang digunakan adalah persepsi, pertemuan, dokumentasi, dan mengikuti referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kerangka al-mudharabah pada kerangka pembagian kemaslahatan pemancing antara pemilik bagang dan pemancing, khususnya mereka melakukan perjanjian lisan dengan manfaat dengan proporsi bagi hasil dibagi dua. Atau sekali lagi 50:50. Dalam pembagian keuntungan ini memanfaatkan pembagian keuntungan tergantung pada bayaran yang diperoleh pengelola tanpa terlebih dahulu memastikan biaya yang dikeluarkan oleh supervisor dalam pembayaran ikan, jika bayarannya besar maka hasilnya juga besar, namun jika bayarannya sedikit. , bagi hasil juga sedikit. Jika dilihat dari syariat Islam, maka sesuai syariat Islam, hokum tersebut dapat diterima dalam kerangka bagi hasil karena di dalamnya terdapat standard kesejatian antara satudengan yang lain.