Sinta Rahmawati
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Manufaktur, Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perencanaan Jadwal Pergantian Komponen Metering Bar sebagai Upaya Preventive Maintenance untuk Meminimalisasi Jumlah Produk Cacat Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Hermita Dyah Puspita; Gianti Puspawardhani; Sinta Rahmawati; Arini Dwi Sulastri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 1 No 2 (2021): JUPIN Desember 2021
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.49

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan penghasil kertas Duplex Board yang bahan baku berasal dari kertas dan karton. Duplex Board biasa digunakan untuk kemasan industri makanan – minuman, farmasi, tekstil, bahkan elektronika. Saat ini perusahaan mengalami tingkat kecacatan yang cukup tinggi yaitu 9,74% dari total produksi 436 ton produk. Kecacatan yang dialami oleh perusahaan didapat dari jumlah kecacatan kualitas 2 dan kecacatan kualitas 3, dimana jenis cacat paling tinggi pada kualitas 2 dan kualitas 3 yaitu cacat coating tidak rata. Perusahaan menetapkan batas maksimum kecacatan yaitu 5%. Dari hasil analisis sebab akibat dan data kecacatan, komponen mesin yang menyebabkan kecacatan yaitu karena komponen Metering Bar pada mesin coater yang rusak dan belum adanya jadwal penggantian komponen sebagai upaya preventive maintenance. Model Age Replacement digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan permasalahan tersebut. Metode ini dipilih karena metode ini dapat memberikan informasi umur penggantian komponen yang optimal yang dapat dilihat dari nilai downtime terkecil. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui bahwa komponen metering bar perlu diganti setiap 65 jam sekali atau selama 2 hari sekali. Setelah diketahui kapan komponen harus diganti, maka jadwal penggantian komponen untuk meminimalisasi produk cacat disusun berdasarkan satuan jam pakai mesin. Jadwal pergantian ini juga sudah mempertimbangkan biaya relevan yang berkaitan dengan total produksi.
Penentuan Jumlah Tenaga Kerja pada Departemen Produksi di PT. XYZ dengan Metode Programa Dinamis untuk Meminimasi Biaya Tenaga Kerja Sinta Rahmawati; Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Muhamad Bagus Nurholik
Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri Vol 2 No 01 (2021): Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri
Publisher : Engineering Faculty at Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/gijtsi.v2i01.5126

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan perakitan komponen elektronika berupa transformator dengan tipe TLF, TLV, TU dan DRB. Kondisi yang terjadi saat ini yaitu perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan secara regular time dan harus mengambil keputusan untuk melakukan overtime dan subcontract. Keputusan ini diambil karena seringnya tenaga kerja multi skill dipindahkan dari stasiun kerja satu ke stasiun kerja lain serta dari departemen satu ke departemen lain untuk memenuhi permintaan konsumen. Dampak yang diperoleh dari kondisi tersebut adalah biaya tenaga kerja yang dikeluarkan oleh perusahaan menjadi lebih tinggi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka diperlukan perhitungan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di setiap stasiun kerja pada keseluruhan departemen. Penentuan jumlah tenaga kerja usulan ini dilakukan dengan menggunakan metode programa dinamis. Langkah awal pada penelitian ini yaitu mengidentifikasi varibel input, variabel keputusan dan kendala yang ada, selanjutnya membuat fungsi tujuan dan menyelesaikan masalah dengan metode programa dinamis. Pada penelitian ini, output berupa jumlah tenaga kerja yang dipilih berdasarkan biaya yang paling minimal akan menjadi input pada periode selanjutnya. Dengan mengimplementasikan metode usulan, perusahaan dapat menghemat biaya tenaga kerja yang dikeluarkan dengan selisih dari metode aktual dan usulan sebesar Rp 2.811.651 (dalam satuan ribuan) pada periode April.
Application of Project Management Model with Theory of Constraints to Minimize Project Completion Time and Direct Labor Costs Cucu Wahyudin; Ronald Sukwadi; Sinta Rahmawati Rahmawati
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 26 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v26i02.7262

Abstract

Small and medium-scale manufacturing industries generally face difficulties in minimizing their operational costs. The company's Make-to-Order strategy causes fluctuations in the number of jobs received, so it minimizes fixed costs such as labor wages. This phenomenon occurs in rectifier panel manufacturing companies and various other companies. Companies minimize the number of permanent employees and recruit daily contract employees. Unfortunately, daily contract employees are recruited when orders are received (t=0) so that employees are still paid even though work is not yet available. This study attempts to determine the timing of recruiting daily contract employees that is adjusted to the scheduled work. The method used is a combination of project management with the theory of constraints. The study focuses on three things, namely: (1) Determining the number of workers based on the workload in each position. (2) Conducting project scheduling using the PDM (Precedence Diagram Method) project scheduling method. (3) Applying the Theory of Constraint (TOC) method at problematic workstations so that product flow is balanced. The results of the study show efficient performance, namely: the number of workers decreased from 24 people to 17 people, and the duration of the project decreased from 171 working days to 94 working days