Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN BISNIS PRODUKSI & PEMASARAN CAKE DI KOTA BANDUNG (KASUS DI CV. YEYE GROUP) Nasution, Andri Rachmat Kumalasian; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.671 KB) | DOI: 10.26874/jt.vol18no1.95

Abstract

CV. Yeye group merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang usaha kuliner produksi dan penjualan makanan cepat saji dengan membuka beberapa usaha yang antara lain mie ramen, batagor, baso, ayam bakar, dan lain-lain. Untuk mengembangkan usaha kulinernya maka perusahaan berencana untuk mengalokasikan modal yang dimilikinya untuk membuka usaha baru di bidang usaha makanan dengan jenis yang berbeda dari jenis usaha sebelumnya dengan tujuan untuk menjama konsumen yang lebih luas dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Usaha baru yang di rencanakan oleh perusahaan adalah membuat pabrik dan memasarkan kue. Untuk mengetahui besar kebutuhan modal usaha yang diperlukan untuk mendirikan bisnis, mengetahui besar potensi pasar yang dapat dikuasai dan mengetahui tingkat kelayakan usaha apabila direalisasikan maka perlu dilakukan studi kelayakan bisnis berdasarkan aspek pasar & pemasaran, aspek teknis & tekonologi, aspek organisasi & manajemen, dan aspek keuangan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis usaha berdasarkan nilai PI, PP, ROI, NPV,IRR, dan analisis risiko. Hasil analisis kelayakan menunjukan usaha ini layak untuk direalisasikan, hal tersebut salah satunya ditunjukan dengan analisa aspek keuangan yang menghasilkan nilai PI yang lebih dari 1, nilai PP yang kurang dari 3 tahun.
STUDI KELAYAKAN BISNIS PRODUKSI & PEMASARAN CAKE DI KOTA BANDUNG (KASUS DI CV. YEYE GROUP) Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol18no1.95

Abstract

CV. Yeye group is one of the companies engaged in the culinary business of the production and sale of fast food by opening several businesses including ramen noodles, batagor, meatballs, grilled chicken, and others. To develop its culinary business, the company plans to allocate its capital to open a new business in the field of food businesses with different types of previous businesses with the aim of reaching wider consumers and making greater profits. The new business planned by the company is making factories and marketing cakes. To find out the amount of business capital needed to establish a business, knowing the potential of the market that can be mastered and knowing the level of business feasibility if realized, it is necessary to conduct a business feasibility study based on market & marketing aspects, technical & technological aspects, organizational & management aspects, and aspects finance. The analytical tool used in this research is a business analysis based on the values ​​of PI, PP, ROI, NPV, IRR, and risk analysis. The results of the feasibility analysis show that this business is feasible to be realized, one of which is indicated by the analysis of financial aspects that produce a PI value of more than 1, the value of PP which is less than 3 years.
Perencanaan Jadwal Pergantian Komponen Metering Bar sebagai Upaya Preventive Maintenance untuk Meminimalisasi Jumlah Produk Cacat Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Hermita Dyah Puspita; Gianti Puspawardhani; Sinta Rahmawati; Arini Dwi Sulastri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 1 No 2 (2021): JUPIN Desember 2021
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.49

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan penghasil kertas Duplex Board yang bahan baku berasal dari kertas dan karton. Duplex Board biasa digunakan untuk kemasan industri makanan – minuman, farmasi, tekstil, bahkan elektronika. Saat ini perusahaan mengalami tingkat kecacatan yang cukup tinggi yaitu 9,74% dari total produksi 436 ton produk. Kecacatan yang dialami oleh perusahaan didapat dari jumlah kecacatan kualitas 2 dan kecacatan kualitas 3, dimana jenis cacat paling tinggi pada kualitas 2 dan kualitas 3 yaitu cacat coating tidak rata. Perusahaan menetapkan batas maksimum kecacatan yaitu 5%. Dari hasil analisis sebab akibat dan data kecacatan, komponen mesin yang menyebabkan kecacatan yaitu karena komponen Metering Bar pada mesin coater yang rusak dan belum adanya jadwal penggantian komponen sebagai upaya preventive maintenance. Model Age Replacement digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan permasalahan tersebut. Metode ini dipilih karena metode ini dapat memberikan informasi umur penggantian komponen yang optimal yang dapat dilihat dari nilai downtime terkecil. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui bahwa komponen metering bar perlu diganti setiap 65 jam sekali atau selama 2 hari sekali. Setelah diketahui kapan komponen harus diganti, maka jadwal penggantian komponen untuk meminimalisasi produk cacat disusun berdasarkan satuan jam pakai mesin. Jadwal pergantian ini juga sudah mempertimbangkan biaya relevan yang berkaitan dengan total produksi.
Penentuan Jumlah Tenaga Kerja pada Departemen Produksi di PT. XYZ dengan Metode Programa Dinamis untuk Meminimasi Biaya Tenaga Kerja Sinta Rahmawati; Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Muhamad Bagus Nurholik
Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri Vol 2 No 01 (2021): Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri
Publisher : Engineering Faculty at Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/gijtsi.v2i01.5126

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan perakitan komponen elektronika berupa transformator dengan tipe TLF, TLV, TU dan DRB. Kondisi yang terjadi saat ini yaitu perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan secara regular time dan harus mengambil keputusan untuk melakukan overtime dan subcontract. Keputusan ini diambil karena seringnya tenaga kerja multi skill dipindahkan dari stasiun kerja satu ke stasiun kerja lain serta dari departemen satu ke departemen lain untuk memenuhi permintaan konsumen. Dampak yang diperoleh dari kondisi tersebut adalah biaya tenaga kerja yang dikeluarkan oleh perusahaan menjadi lebih tinggi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka diperlukan perhitungan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di setiap stasiun kerja pada keseluruhan departemen. Penentuan jumlah tenaga kerja usulan ini dilakukan dengan menggunakan metode programa dinamis. Langkah awal pada penelitian ini yaitu mengidentifikasi varibel input, variabel keputusan dan kendala yang ada, selanjutnya membuat fungsi tujuan dan menyelesaikan masalah dengan metode programa dinamis. Pada penelitian ini, output berupa jumlah tenaga kerja yang dipilih berdasarkan biaya yang paling minimal akan menjadi input pada periode selanjutnya. Dengan mengimplementasikan metode usulan, perusahaan dapat menghemat biaya tenaga kerja yang dikeluarkan dengan selisih dari metode aktual dan usulan sebesar Rp 2.811.651 (dalam satuan ribuan) pada periode April.
Sosialisasi Pelatihan Dasar-Dasar Pengolahan Makanan Bersih & Bantuan Bak Sampah Kepada Pedagang Kaki Lima Untuk Meningkatkan Kesadaran Terhadap Kebersihan Lingkungan Latifah, Sri Mulyati; Putra, Adi Ganda; Yusriski, Rinto; Piseno, Wirawan; Norina, Rida; Tabah, Gagan Ganjar; Nasution, Andri Rachmat Kumalasian
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i1.297

Abstract

Pengolahan makanan bersih merupakan hal penting dalam menentukan kualitas makanan, dimana pedagang makanan kaki lima sebagai salah satu pelaku harus memperhatikan aspek kebersihan penjamah makanan agar tidak menyebabkan timbulnya masalah kesehatan akibat kualitas makanan yang kurang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku penjamahan makanan pada pedagang kaki lima di lingkungan kampusUNJANI Bandung, Kelurahan Kebon Kangkung dan Sukapura, Kota Bandung, tahun 2022. Partisipan dalam kegiatan berjumlah 50 responden. Data awal menunjukkan bahwa responden memiliki praktik hygiene kategori tidak memahami dengan kriteria jawaban di bawah 6 (enam) betul dari sepuluh pertanyaan sebanyak 37 responden, tingkat pengetahuan baik dengan kriteria minimal 6 (enam) jawaban yang betul dari 10 (sepuluh) yaitu 13 responden. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan agar responden mempunyai pengetahuan dan kesadaran mengolah makanan yang hygiene penjamah makanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman responden dengan kriteria jawaban minimal 6 (enam) dari sepuluh pertanyaan sejumlah 43 atau sebesar 86% dari total responden yang mengikuti pelatihan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode perbandingan Paired-T. Hasil dari pengujian menggunakan metode Paired-T menunjukkan tingkat signifikansi kurang dari 0.000 yang berarti pelatihan memberikan perubahan pemahaman responden menjadi lebih baik mengenai pengolahan makanan dengan cara yang higienis.
Penjadwalan Dinamis Menggunakan Metode Rolling Time Window (RTW) pada Kasus Flowshop 3 Mesin untuk Meminimumkan Total Biaya Lateness, Earliness dan Re-Scheduling Yusriski, Rinto; Budi Astuti; Andri Rachmat Kumalasian Nasution
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol22no2.427

Abstract

This study discusses the problem of job scheduling in a three-machine flowshop to minimize the total cost of lateness, earliness, and rescheduling. This research takes a real system from one of the manufacturing companies engaged in the machining operations of various components. There are 12 jobs with different arrival patterns and due dates. The company uses the first-in, first-out (FIFO) scheduling method and gets the result that some products finish early and some finish late. This study tries to improve the company's scheduling performance by proposing a rescheduling using the rolling time window (RTW) method. Although it is relatively small, scheduling results show an improvement in company performance as measured by the total cost of earliness, lateness, and rescheduling, although it is relatively small (3%). This improvement is obtained by suggesting the company reschedule every 15 days by evaluating the length of the window per 30 days. The company can still use the FIFO method used by the company considering the characteristics of the jobs that come to it are still under control. The company is deemed capable of making agreements with consumers regarding the delivery deadline, making the job queues on the production floor less crowded.
Usulan Perbaikan Keseimbangan Lintasan Perakitan Departemen Assembling Menggunakan Metode RPW-MVM dan Simulasi (Kasus PT.XYZ) Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Danang Adi Kusumo; Ilham Darmawan
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.626 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i04.126

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri sepatu. Produk sepatu yang diproduksi oleh PT. XYZ memiliki model sepatu PDH, PDL dan Casual. Ketiga model sepatu terdiri dari terdiri dari dua bagian utama yaitu bagian upper yang merupakan bagian atas sepatu dan bagian bottom merupakan bagian bawah sepatu dan model-model sepatu tersebut melewati proses produksi yang sama sehingga jika salah satu model sepatu mengalami keterlambatan maka model yang lain akan berdampak dan mengalami keterlambatan juga yang disebabkan oleh keterlambatan pencapaian target produksi upper dan bottom sepatu. Keterlambatan pencapaian target produksi tersebut disebabkan tidak seimbangnya waktu kerja setiap stasiun kerja pada lintasan perakitan departemen assembling. Pada penelitian ini dilakukan penyeimbangan lintasan perakitan menggunakan metode RPW-MVM dan perancangan simulasi dengan menggunakan aplikasi Promodel. Setelah dilakukan penyeimbangan lintasan perakitan diperoleh hasil, penurunan jumlah stasiun kerja menjadi 13 stasiun kerja, peningkatan line efficiency bottleneck situation menjadi 88,28%, balancing efficiency meningkat menjadi 91,76% dan pertambahan output rata – rata 117 pasang sepatu.
A Two-Machine Flow Shop Batch Scheduling Model to Minimize Total Actual Flow Time Yusriski, Rinto; Nasution, Andri Rachmat Kumalasian; Lukas, Lukas; Wijayanti, Linda; Octaviani, Sandra
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 25 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.25.2.179-194

Abstract

This study introduces a scheduling model for a two-machine flow shop batch system to minimize the actual flow time. In this system, two machines are responsible for processing raw materials and producing finished products, with a single bottleneck machine. The entity overseeing the manufacturing process organizes demand units into batches, ensures the accurate and timely arrival of raw materials, and delivers all finished products punctually to meet an expected due date. The study addresses crucial challenges, including determining the optimal number of batches, sizes, and sequences to achieve the specified objective. The analysis adopted an algorithm grounded in the Lagrange relaxation method to tackle these challenges. Moreover, the algorithm is operated by identifying the bottleneck machine as a scheduling reference and determining the appropriate number of batches and sizes. The analysis showed the efficacy of the developed algorithm by using Johnson's rule for making batch sequence decisions through numerical experiments conducted across 1000 cases. The results showed a 1.44% to 4.43% improvement in efficiency compared to previous research, accompanied by a 2–8 times reduction in computational time.
Integrasi Evaluasi Ergonomi dan Perancangan Teknik dalam Pengendalian Risiko Manual Material Handling: Studi Kasus pada Industri Manufaktur Andri Rachmat Kumalasian Nasution; Ledina Ramadhanti; Anisa Fauziah; Hermita Dyah Puspita
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2269

Abstract

Manual material handling (MMH) merupakan salah satu sumber utama risiko ergonomi dan gangguan muskuloskeletal pada industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian teknik berupa alat bantu kerja ergonomis dalam menurunkan risiko MMH. Penelitian menggunakan pendekatan terapan dengan desain pre–post intervention melalui integrasi metode Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), Revised NIOSH Lifting Equation (RNLE), dan Snook Tables. Hasil evaluasi kondisi awal menunjukkan dominasi keluhan pada punggung bawah (77%), skor REBA sebesar 12 (risiko tinggi), lifting index di atas 5, serta rasio beban terhadap maximum acceptable weight (MAW) melebihi 1. Berdasarkan diagnosis tersebut, dirancang alat bantu berbasis pengendalian teknik untuk mengurangi fleksi batang tubuh dan mengeliminasi aktivitas angkat manual selama transportasi. Evaluasi pascaimplementasi menunjukkan penurunan signifikan risiko ergonomi, ditandai dengan skor REBA sebesar 1, nilai lifting index di bawah satu, dan rasio beban terhadap MAW mendekati nol. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pengendalian teknik yang dirancang secara ergonomis efektif meningkatkan keselamatan kerja dan dapat menjadi solusi praktis bagi industri manufaktur skala menengah.
Engineering Design and Ergonomic Evaluation of an Assistive Device for Manual Material Handling Nasution, Andri Rachmat Kumalasian; Ramadhanti, Ledina; Fauziah, Anisa; Puspita, Hermita Dyah
Tibuana Vol 9 No 02 (2026): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/tibuana.9.02.11149

Abstract

Manual material handling (MMH) remains a major contributor to work-related musculoskeletal disorders in manufacturing environments. This study proposes and evaluates an assistive device for box panel handling aimed at reducing ergonomic risk during lifting and transport operations at PT. XYZ. A case-study approach was employed using multiple ergonomic assessment methods, including the Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), the Revised NIOSH Lifting Equation (RNLE), and the Snook Tables. Baseline results indicated dominant lower-back (77%) and upper-back (71%) complaints, a high-risk REBA score of 12, low recommended weight limits (4.46–4.91 kg), and excessive lifting indices (5.50–6.05) for a maximum load of 37 kg. The Snook analysis yielded a maximum acceptable weight of 13.0 kg with a load-to-MAW ratio of 1.38. A trolley-based assistive device integrating lifting and transfer support was then designed to minimize trunk flexion and eliminate manual carrying during transport. Post-intervention evaluation showed substantial improvements, with the REBA score reduced to 1, lifting indices below unity, and the load-to-MAW ratio approaching zero. These results demonstrate that engineering controls in the form of practical assistive devices can effectively reduce ergonomic risk and improve manual material handling safety in industrial settings.