Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FA’LIYAH ISTIKHDAMUSH SHURAH FI TA’LIMUL MUFRADAT BI MTSN LANGSA Fitriani; Mohd Nasir
Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 6 No 1 (2021): VOLUME 6 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan bahasa Arab IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.972 KB) | DOI: 10.32505/intisyar.v6i1.2986

Abstract

Sesungguhnya media memiliki peranan penting dalam proses belajar mengajar guna tercapainya tujuan pembelajaran. Tapi yang menjadi permasalahannya di dalam proses belajar bahasa arab adalah masalah kurangnya media pembelajaran, kalau di lihat dari segi materi bahasa arab bukanlah sesuatu yang asing dalam dunia pendidikan islam. Hal ini dapat di lihat dari persentase keinginan siswa dan siswi di dalam belajar bahasa arab.. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang efektifitas penggunaan media gambar di dalam mengajar mufradat di madrasah Tsanawiyah negeri langsa sekaligus untuk mengetahui kendala apa saja yang di hadapi oleh guru dalam mengajar mufradat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian uji-t. Populasi dari penelitian ini meliputi para siswa di kelas 2,4 & 2,6 di MTsN Langsa Tahun Pelajaran 2013-2014. Adapun instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, observasi, wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran mufradat di MTsN langsa menunjukkan bahwa proses pembelajaran mufradat berbeda beda antara satu guru dengan guru yang lainnya. Hal ini di sebabkan karena jenjang / tingkat kelas yang berbeda pula, tapi kalau di lihat dari segi metode pengajarannya, semua guru jarang menggunakan media gambar.).
Local Government Policies in Discipline Radicalism in Education In Aceh Tamiang Zainuddin Zainuddin; Mohd Nasir; Samsuar Samsuar; Syamsul Rizal; Nyak Mauliza Warzukni
Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol 8 No 1 (2026): Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Program Pascasarjana IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/lentera.v8i1.14985

Abstract

Religious radicalism in dayah educational institutions is a serious challenge to social stability and national ideology in Aceh Tamiang. This study analyzes local government policies in disciplining radicalism in dayah educational institutions using a qualitative approach with case studies. Data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and then analyzed using the Miles & Huberman model. Michel Foucault's theoretical framework of disciplinary power is used to understand the mechanisms of supervision, normalization, and reward and punishment systems. the epistemological repercussions of state-led deradicalization, suggesting that the disciplinary mechanisms of surveillance and curriculum standardization may engender a nascent knowledge regime, thereby systematically homogenizing religious interpretations. Preliminary findings indicate that such an approach appears effective in mitigating the escalation of radicalism, ostensibly avoiding overt social conflict. This research contributes to the development of inclusive, moderate, and nationally oriented dayah education policies