Achirman Achirman
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jus Apel Hijau (Malus Sylvestris Mill) Terhadap Penurunan Kolesterol Darah Pada Penderita Hiperkolesterolemia Achirman Achirman; Ervina Nur Afrida
Madago Nursing Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mnj.v3i1.1192

Abstract

Kolesterol terbentuk secara alami didalam tubuh yang merupakan dasar pe,bentuk hormon yang sangat diperlukan untuk mengatur pertumbuhan dan mekanisme kerja tubuh. Hiperkolesterolemia adalah keadaan dimana kadar kolesterol melebihi batas normal (>200 mg/dL), kondisi ini yang akan meningkatkan terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke. Mengkonsumi buah dan sayur adalah salah satu terapi Nonfarmakologis untuk menjaga kolesterol. Buah apel yang memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, salah satunya adalah quercetin yang berperan sebagai antioksidan untuk melawan kolesterol jahat (LDL). Peneltian menggunakan metode penelitian Qusay Experiment dengan rancangan One Group Pretest Posttest, dimana eksperimen ini hanya menggunakan 1 kelompok perlakuan dengan sampel sebanyak 18 orang dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Alat ukur yang digunakan adalah test kolesterol Easy Touch GCU, data diuji dengan T-test. Nilai rata-rata Pretest sebesar 228,28 mg/dL , dan rata-rata nilai Posttest sebesar 195,67 mg/dL Hasil uji T-test p value=0,000 yang menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar kolesterol darah seterlah diberikan jus apel hijau. Terdapat pengaruh pemberian jus apel hijau (Malus Sylvetreis Mill) terhadap penurunan kadar kolesterol darah pada penderita hiperkolesterolemia.
Efektivitas Massage Effleurage dengan Minyak Zaitun dan Alih Baring terhadap Pencegahan Dekubitus pada Pasien Bedrest Achirman Achirman; Esi Andriani; Yenni Malkis
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.20900

Abstract

ABSTRACT Patients undergoing prolonged immobilization or bed rest are at high risk for developing pressure ulcers (decubitus). Decubitus occurs due to continuous pressure, especially over bony prominences. Preventive nursing interventions such as effleurage massage with olive oil and regular repositioning are essential in maintaining skin integrity. This study aims to determine the effect of effleurage massage with olive oil and repositioning on the prevention of pressure ulcers in bed rest. This quantitative study used a pre-experimental design (one-group pretest-posttest). A total of 18 patients were selected using purposive sampling. The intervention included effleurage massage with olive oil and repositioning every 2 hours, administered over four consecutive days, twice a day. Data were collected using skin assessment forms and a pressure ulcer risk scale. Data were analyzed using the Paired t-test. There was a significant reduction in the risk of pressure ulcers after the intervention with effleurage massage and repositioning (p 0.05). Effleurage massage with olive oil and repositioning is effective in preventing pressure ulcers in bedridden patients. This intervention is recommended as a part of preventive nursing care in inpatient wards.  Keywords: Pressure Ulcer, Bedrest, Effleurage Massage, Olive Oil, Repositioning ABSTRAK Pasien bedrest memiliki risiko tinggi mengalami dekubitus akibat tekanan terus-menerus pada area tubuh tertentu. Intervensi keperawatan seperti massage effleurage dengan minyak zaitun dan alih baring secara teratur dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah terjadinya dekubitus. Mengetahui pengaruh massage effleurage dengan minyak zaitun dan alih baring terhadap pencegahan dekubitus pada pasien bedrest. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 18 pasien bedrest yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan selama 4 hari dengan frekuensi dua kali sehari. Data dianalisis menggunakan uji paired t-Test. Terdapat penurunan signifikan risiko dekubitus setelah dilakukan intervensi massage effleurage dengan minyak zaitun dan alih baring (p-value 0,05). Massage effleuragedengan minyak zaitun dan alih baring efektif dalam mencegah terjadinya dekubitus pada pasien bedrest. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan sebagai bagian dari tindakan keperawatan preventif di ruang rawat inap. Kata Kunci: Dekubitus, Bedrest, Massage Effleurage, Minyak Zaitun, Alih Baring